• Tentang Kami
Wednesday, December 10, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Kerap Jadi Alat Politik Kekuasaan, Akademisi Desak Reformasi Polri

perilaku menyimpang di tubuh Polri tidak muncul begitu saja, tetapi dipengaruhi oleh dua faktor utama: kewenangan lembaga yang terlalu besar dan sistem seleksi elite yang tidak berbasis meritokrasi.

byredaksi
November 18, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberi hormat kepada Presiden Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberi hormat kepada Presiden Prabowo. [Instagram/Listyo Sigit Prabowo]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Problematika reformasi Polri saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek kelembagaan, tetapi juga menyentuh persoalan mendasar pada sistem seleksi kepemimpinan di tingkat elite.

Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Isnaini Mualidin, menegaskan bahwa praktik pemanfaatan Polri sebagai alat kepentingan politik kekuasaan menjadi akar utama menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kecam Cara Komunikasi Pemerintah Soal Bencana Sumatra, Pakar: Tak Ada Empati

Pakar UMY Sebut Bencana Banjir di Sumatra karena Tata Ruang yang Tak Adaptif

Menurut Isnaini, kegelisahan ini telah mencapai titik mengkhawatirkan hingga memunculkan Gerakan Nurani Bangsa, yang dipimpin oleh Sinta Nuriyah, untuk menemui Presiden Prabowo dan menyampaikan langsung kekhawatiran masyarakat sipil terhadap meningkatnya distrust (ketidakpercayaan) kepada Polri.

“Polri dijadikan alat kepentingan politik kekuasaan. Ini yang menimbulkan kecemasan besar di masyarakat,” ungkap Isnaini, dikutip dari laman UMY, Selasa (18/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa perilaku menyimpang di tubuh Polri tidak muncul begitu saja, tetapi dipengaruhi oleh dua faktor utama: kewenangan lembaga yang terlalu besar dan sistem seleksi elite yang tidak berbasis meritokrasi.

“Sistem seleksi elite di kepolisian sangat tidak berdasarkan meritokrasi, tetapi lebih ditentukan oleh kekuasaan dan kedekatan politik,” tegasnya.

Akibat dari seleksi yang berorientasi pada relasi kekuasaan ini, Isnaini menilai bahwa Polri mengalami kehilangan arah. Hampir seluruh elite Polri, katanya, cenderung berorientasi pada kepentingan politik penguasa, bukan pada kepentingan publik.

Ia mencontohkan bagaimana di periode pemerintahan sebelumnya, Polri kerap digunakan sebagai instrumen untuk meredam oposisi.

Oleh karena itu, Isnaini menilai Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo memiliki dua tugas besar yang tidak dapat ditunda. Pertama, melakukan perubahan mendasar terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.

Kedua, mereformasi sistem seleksi kepemimpinan agar berorientasi pada integritas, profesionalisme, dan kinerja, bukan kedekatan politik.

“Dua hal itu yang harus dievaluasi secara menyeluruh: Kelembagaan yang kewenangannya terlalu luas dan sistem seleksi kepemimpinan yang masih didominasi kedekatan dan relasi kekuasaan,” jelas Isnaini.

Isnaini juga mengingatkan adanya tantangan lain, yakni manuver internal Polri yang telah membentuk task force reformasi kepolisian. Ia menilai pembentukan tim internal ini berpotensi menjadi upaya untuk membatasi ruang gerak Komisi Percepatan agar tidak melakukan intervensi mendalam pada sektor-sektor strategis.

“Ini harus diantisipasi agar proses reformasi benar-benar berjalan substantif, bukan sekadar kosmetik,” pungkasnya.

Tags: alat politik kekuasaanGerakan Nurani BangsaIsnaini MualidinReformasi PolriUMY

Related Posts

Presiden Prabowo berdialog dengan para korban bencana banjir bandang di wilayah Tapanuli Selatan

Kecam Cara Komunikasi Pemerintah Soal Bencana Sumatra, Pakar: Tak Ada Empati

December 8, 2025
ilustrasi banjir Sumatra. [x.com/@danrem]

Pakar UMY Sebut Bencana Banjir di Sumatra karena Tata Ruang yang Tak Adaptif

December 3, 2025
Ilustrasi dokter atau tenaga medis

Jumlah Dokter di Indonesia Jauh dari Ideal, Ini Implikasinya

December 1, 2025
ilustrasi uang Rupiah yang diwacanakan bakal dilakukan redenominasi

Pakar Ekonomi Sebut Upaya Redenominasi Langkah Strategis, Tapi dengan Catatan

November 13, 2025
Ilustrasi gangguan mental

Cap Narsistik Serampangan di Medsos, Akademisi UMY Ingatkan Bisa Timbulkan Gangguan Mental

November 8, 2025
Ilustrasi hujan

Waspadai Kandungan Mikroplastik dari Air Hujan, Bisa Picu Risiko Kanker Kulit

November 8, 2025
Next Post
Ilustrasi beras. [vecteezy/Suwinai Sukanant]

Pemerintah Stop Impor Beras, Pakar Dedah Dampaknya Bagi Petani hingga Konsumen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.