• Tentang Kami
Sunday, May 31, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Realisasi APBD Sleman 2025 Tembus 92,84 Persen, Lebih Rendah dari 2024

Dona Saputra Ginting, menjelaskan bahwa belum optimalnya penyerapan anggaran di Kabupaten Sleman disebabkan oleh beberapa faktor teknis serta kebijakan tertentu.

byredaksi
January 12, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sleman Dona Saputra Ginting (baju biru).

Kepala Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sleman Dona Saputra Ginting (baju biru). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
110
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman membukukan capaian realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 pada level yang tergolong tinggi.

Pelaksanaan kegiatan secara fisik tercatat mencapai 99,42 persen, sementara penyerapan anggaran berada di angka 92,84 persen.

BERITA MENARIK LAINNYA

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

Megawati Menangis Usai Menonton Film Pesta Babi: Itu Benar Adanya

Walaupun angka tersebut sedikit di bawah realisasi keuangan tahun 2024 yang mencapai 95,71 persen, kinerja pelaksanaan program dan kegiatan dinilai tetap berjalan dengan baik dan efektif.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Dona Saputra Ginting, menjelaskan bahwa belum optimalnya penyerapan anggaran disebabkan oleh beberapa faktor teknis serta kebijakan tertentu.

“Tidak semua kegiatan dapat direalisasikan sepenuhnya karena adanya penyesuaian kebijakan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, termasuk hasil efisiensi pelaksanaan,” kata Dona, Minggu (11/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama adalah ditundanya pembangunan RSUD Sleman. Penundaan ini berkaitan dengan perubahan Detail Engineering Design (DED) guna menyesuaikan standar setelah dilakukan konsultasi dengan Kementerian Kesehatan.

Selain itu, proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Moyudan juga tidak dilanjutkan seiring diterapkannya kebijakan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah DIY.

Faktor lain yang memengaruhi realisasi adalah tidak adanya program transmigrasi pada tahun 2025 karena Sleman tidak mendapatkan alokasi kuota dari Kementerian Transmigrasi.

“Masih terdapat sisa anggaran dari hasil lelang serta efisiensi pada beberapa kegiatan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia,” imbuhnya.

Dona menambahkan, proses pengadaan barang dan jasa turut berdampak pada serapan anggaran. Penyesuaian Harga Satuan Barang dan Jasa (SHBJ/SHSR) dilakukan setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2025 dan Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025 terkait e-purchasing katalog elektronik melalui metode mini-kompetisi.

Kondisi tersebut menyebabkan penyesuaian jadwal pelaksanaan sejumlah kegiatan.

Berdasarkan data Organisasi Perangkat Daerah (OPD), realisasi keuangan tertinggi pada 2025 diraih Kapanewon Depok sebesar 96,66 persen, disusul Dinas Koperasi dan UKM dengan capaian 96,65 persen.

Adapun realisasi terendah tercatat pada Dinas Komunikasi dan Informatika sebesar 82,9 persen serta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman sebesar 83,7 persen.

Menurut Dona, rendahnya serapan Diskominfo disebabkan oleh efisiensi anggaran pada layanan internet dan local loop yang disesuaikan dengan kebutuhan aktual.

“Kendati dilakukan efisiensi, pelayanan publik dan pelaksanaan kegiatan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, capaian DPUPKP dipengaruhi oleh penundaan pembangunan RSUD Sleman, efisiensi pembangunan Kantor Kapanewon Turi akibat gagal lelang, serta adanya sisa hasil pengadaan.

Dalam rangka menjaga akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan pembangunan, Pemkab Sleman melakukan pendampingan bersama Kejaksaan, serta pengawasan dan monitoring evaluasi secara berkelanjutan oleh APIP.

“Upaya ini dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutup Dona. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: anggaran pendapatan dan belanja daerahDona Saputra GintingPembangunanrealisasitempat pengolahan sampah terpadu

Related Posts

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

May 31, 2026
Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri memberikan arahan dalam forum National Policy Dialogue yang digelar di UGM, Jumat (22/5/2026)

Megawati Menangis Usai Menonton Film Pesta Babi: Itu Benar Adanya

May 24, 2026
Landskap Kota Yogyakarta.

Realisasi Kinerja Fisik Pemkot Yogyakarta Capai 30,81 Persen pada Triwulan Pertama 2026

May 8, 2026
kawasan wisata On The Rock

WALHI Soroti Dugaan Kerusakan Kawasan Karst Gunungsewu, Desak Pencabutan Izin Wisata On The Rock

March 11, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Kota Yogyakarta Tak Butuh Branding Baru, Hasto: Fokus Perkuat Tiga Pilar Utamanya

February 9, 2026
ilustrasi PHK

PHK Meningkat Berpotensi Destruktif, Hempri: Pemerintah Jangan Abai

February 9, 2026
Next Post
Pemain PSS Sleman Muhammad Junior Haqi melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang, Sabtu (10/1/2026)

PSS Sleman Raih Kemenangan Penting Jamu PSIS, Debut Manis Gilang Ramadhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.