• Tentang Kami
Sabtu, Oktober 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Gunungkidul

Pemkab Gunungkidul Relokasi Warga Terdampak Longsor di Tancep

Pemkab Gunungkidul telah diberikan arahan dan izin oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk merelokasi warga ke daerah yang lebih aman.

byredaksi
Februari 19, 2026
in Gunungkidul
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meninjau lokasi di wilayah Tancep, Ngawen yang terdampak longsor, Rabu (18/2/2026)

Bupati Gunungkidul Endah Subekti meninjau lokasi di wilayah Tancep, Ngawen yang terdampak longsor, Rabu (18/2/2026). [Dok Pemkab Gunungkidul]

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

GUNUNGKIDUL, POPULI.ID – Pemkab Gunungkidul mengupayakan relokasi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kelurahan Tancep, Ngawen, Gunungkidul, mengingat kondisi geografis dan situasi iklim yang berpotensi memicu bencana susulan.

Relokasi dipandang sebagai langkah strategis untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan memberikan jaminan keamanan jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Sultan HB X Beri Wejangan ke Veda Ega dan Mario Aji: Jangan Kalah Sebelum Bertanding

Hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih dalam monitoring lokasi bencana, Rabu (18/2/2026).

Memperhatikan potensi kebencanaan yang cukup tinggi di beberapa wilayah, Pemkab Gunungkidul telah diberikan arahan dan izin oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk merelokasi warga ke daerah yang lebih aman.

“Ngarso Dalem, setelah kemarin sudah terindikasi akan banyaknya bencana alam, beliau menyampaikan untuk warga yang membutuhkan tanah apalagi itu untuk warga miskin yang terdampak bencana, diizinkan untuk memanfaatkan tanah sultan ground maupun tanah kas desa. Pak Lurah, pemerintah daerah (nantinya) mengajukan kepada keraton untuk merelokasi,” ungkap Endah usai monitoring, yang turut diunggah di akun instagram pribadinya.

Ke depan, akan dilakukan edukasi dan komunikasi intensif bersama warga setempat untuk membahas rencana relokasi, terutama terkait skema pelaksanaannya.

“Artinya, ini butuh edukasi warga masyarakat dari Pemda. Apakah yang bersangkutan secara sukarela berkenan untuk direlokasi, dibelikan tanah atau menggunakan tanah khas desa. Nanti pak lurah yang akan mengedukasi warganya,” jelas Endah.

Endah mengungkapkan, meski terasa berat, relokasi menjadi pilihan utama demi keselamatan warga Ngawen yang tinggal di wilayah rawan bencana, mengingat kondisi geografis serta situasi iklim yang sulit diprediksi.

“Karena pasti berat untuk meninggalkan tempat tinggal yang sudah puluhan tahun ditempati. Dan kebencanaan itu tidak bisa diprediksi pagi, siang, sore, bahkan mungkin dini hari pun bisa,” ujar Bupati Gunungkidul.

Senada, Kepala Dinas PUPR Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto menyampaikan, pihaknya akan segera membangun shelter daerah sebagai tempat penampungan sementara bagi masyarakat terdampak.

“Pertama, kedepan kita akan mengusulkan untuk pembuatan shelter daerah Tancep yang kita gunakan untuk penampungan sementara bila terjadi bencana,” tuturnya.

Lebih lanjut, menyoroti keberadaan pemukiman warga yang berada di area lawan longsor, PUPR Gunungkidul bersama BPBD akan segera merancang skema relokasi rumah bagi korban terdampak.

“Tentu saja kami coba untuk melakukan koordinasi dulu dengan BPPD, dengan pelaksanaan asesmen yang dilakukan oleh BPPD. Bagaimana supaya kita bisa merencanakan relokasi rumah bagi korban atau warga yang terdampak bencana,” pungkas Rakhmadian.

Sehari pascakejadian, telah dilakukan pembersihan lokasi, pemberian bantuan peralatan dan logistik sementara, serta penyiapan skema relokasi dan pembangunan shelter oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, pemerintah kapanewon dan kalurahan, serta Tagana.

Tags: Bupati GunungkidulEndah SubektiLongsorNgawenRelokasiSri Sultan Hamengku Buwono XTancep

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama (kiri), saat sowan ke Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, Minggu (19/7/2026).

Sultan HB X Beri Wejangan ke Veda Ega dan Mario Aji: Jangan Kalah Sebelum Bertanding

Juli 20, 2026
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berkeliling Alun-alun Selatan Kota Yogyakarta menggunakan becak kayuh listrik wisata (Bekalista), Kamis (16/7/2026).

Menkeu Purbaya Resmikan 80 Becak Listrik Wisata di Yogyakarta, Dibuat 100 Persen Tenaga Lokal

Juli 18, 2026
Wamen PKP, Fahri Hamzah (kiri), dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, ditemui usai pertemuan di Gedhong Wilis kompleks Kantor Kepatihan DIY, pada Selasa (14/7/2026).

Fahri Hamzah Temui Sri Sultan HB X, Bahas Penataan Kota hingga Hunian Terjangkau di Yogyakarta

Juli 15, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

Juli 2, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Kepala Diskominfo Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono memberi keterangan terkait program ducting kabel fiber optik, Senin (15/6/2026).

Relokasi Kabel Fiber Optik Udara Sasar Lima Titik Jalan di Batas Kota Yogyakarta pada 2026

Juni 16, 2026
Next Post
Wakil Wali Kota Wawan Harmawan berbincang dengan pedagang pasar.

Pemkot Yogyakarta Jamin Kecukupan Pangan Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.