• Tentang Kami
Sunday, June 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Tiga Hari Jelang Lebaran, Permintaan Ayam Hidup di Pasar Terban Melonjak Drastis

Seorang pedagang ayam hidup di Pasar Terban, Ade (35), mengatakan bahwa peningkatan penjualan ayam hidup sudah terlihat sejak Selasa (17/3/2026).

byredaksi
March 18, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aktivitas jual beli ayam hidup di Pasar Terban mengalami peningkatan jelang lebaran, Rabu (18/3/2026)

Aktivitas jual beli ayam hidup di Pasar Terban mengalami peningkatan jelang lebaran, Rabu (18/3/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, penjualan ayam hidup di Pasar Terban, Kota Yogyakarta, mulai mengalami peningkatan signifikan. Permintaan ayam hidup diketahui naik 50 persen dibanding hari biasa, seiring melonjaknya kebutuhan masyarakat untuk persiapan Lebaran.

Pantauan Populi.id, aktivitas jual beli ayam hidup terlihat ramai pada Rabu (18/3/2026). Sejumlah warga silih berganti memilih ayam-ayam hidup yang akan dibeli. Para pedagang ayam tampak telaten membantu pembeli memilihkan serta menimbang ayam hidup yang dikehendaki.

BERITA MENARIK LAINNYA

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

Seorang pedagang ayam hidup di Pasar Terban, Ade (35), mengatakan bahwa peningkatan penjualan ayam hidup sudah terlihat sejak Selasa (17/3/2026). Peningkatan dikatakan mencapai 50 persen, bahkan dia terus menambah stok persediaan ayam hidup agar bisa memenuhi permintaan konsumen.

“Ada peningkatan permintaan 50 persen dibanding hari biasa, sejak kemarin (16/3/2026). Kalau hari biasa saya menjual ayam hidup 250 ekor, sekarang melonjak bisa 1.500 ekor sehari,” ucap Ade kepada Populi.id, Rabu (18/3/2026).

Lonjakan permintaan ayam hidup tersebut dibarengi dengan peningkatan harga ayam hidup. Dikatakan, kini harga ayam naik dari Rp27 ribu menjadi Rp34 ribu per kg. Harga ayam hidup yang dia jual pun dihitung berdasarkan beratnya, sehingga ayam yang dipilih pembeli akan ditimbang, lalu beratnya dikalikan harga per kg.

“Pembelinya ini warga sekitar yang sudah jadi pelanggan lama saya. Warga Jogja pasti membeli ayam hidup untuk menyambut Idul Fitri, biasanya untuk dimasak opor,” katanya.

Meski ada lonjakan permintaan, namun Ade menyebut stok ayam hidup dalam kondisi aman. Bahkan dia menyebut tidak kesusahan mencari pasokan ayam hidup karena bisa diambil di wilayah Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Ramainya penjualan ayam hidup juga dirasakan pedagang lainnya bernama Prapti (45). Warga Kota Yogyakarta itu menuturkan, permintaan ayam hidup meningkat sekitar 30 persen dibanding hari biasanya.

“Kalau hari biasa saya jual ayam 250 ekor per hari, sekarang bisa menjual 400 ekor. Untuk harga juga ada kenaikan dari Rp30 ribu per kg menjadi Rp35 ribu per kg,” katanya.

Walaupun ada lonjakan signifikan, namun Prapti menilai penjualan ayam hidup masih ramai Lebaran tahun lalu. Sebab, dia belum lama pindah kembali ke Pasar Terban sehingga perlu adaptasi lagi.

“Tapi di sini sekarang lebih bersih dan nyaman, cuman memang perlu adaptasi lagi,” tuturnya.

Adapun setelah memilih sejumlah ayam, sebagian pembeli bergegas jalan menuju rumah pemotongan unggas yang ada di bagian belakang Pasar Terban.

Sebanyak lima gerai rumah pemotongan unggas (RPU) itu tampak ramai berkumpul pelanggan dan ratusan ayam hidup yang siap disembelih. Mereka pun tampak sabar antre menunggu giliran agar ayamnya disembelih petugas RPU.

Seorang warga Kelurahan Gowongan, Andri Sumantri (43), mengaku menunggu selama 2,5 jam untuk memotongkan ayam di RPU Pasar Terban. Dia datang sejak pukul 07.00 WIB dan baru selesai dilayani pada pukul 09.30 WIB.

“Biasanya tidak selama ini nunggunya. Kalau hari biasa paling 10 menit sudah selesai, tapi ini tadi nunggu 2 jaman karena ramai. Di banding tahun lalu lebih ramai saat ini,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Andri mengaku membawa ayam enam ekor untuk dipotongkan di RPU Pasar Terban. Ayam hasil ternak itu akan Andri bagikan ke tetangga dan dimasak opor.

“Ya itu sudah jadi tradisi setiap jelang Lebaran masyarakat beli dan potong ayam untuk masak opor. Karena harga ayam relatif terjangkau, kalau kalangan masyarakat menengah ke atas mungkin masak daging sapi,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: ayam hidupIdulfitrilebaranpasar terbanYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara simbolis menyerahkan TNKTB kepada perwakilan komunitas bentor Kota Yogyakarta dalam kegiatan penyaluran 50 unit becak listrik dan pemusnahan 50 bentor di KUPT Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Pemkot Yogyakarta Salurkan 50 Unit Becak Listrik Bantuan CSR PT KAI kepada Pengayuh Bentor

June 3, 2026
Next Post
Pebalap Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari, Absen di Ajang WorldSSP?

Pebalap Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari, Absen di Ajang WorldSSP?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.