• Tentang Kami
Thursday, May 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Cerita Mereka yang Tak Bisa Mudik Lebaran

Momen lebaran bagi sebagian orang menjadi waktu nan wajib untuk mudik ke kampung halaman. Tapi nyatanya tak sedikit di antaranya yang terpaksa menetap di tanah rantau dengan sejumlah alasan

byredaksi
March 26, 2026
in headline, Urban
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Seorang pedagang telur gulung, Santoso (57), memilih tidak mudik Lebaran karena alasan ekonomi, Rabu (25/3/2026).

Seorang pedagang telur gulung, Santoso (57), memilih tidak mudik Lebaran karena alasan ekonomi, Rabu (25/3/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Momentum lebaran kerap kali dimanfaatkan bagi para perantau untuk mudik ke kampung halaman.

Namun, tidak semua orang berkesempatan mudik pada momen Lebaran 2026. Sejumlah orang terpaksa tidak mudik Lebaran karena harus tetap berangkat kerja, menghindari kemacetan, maupun alasan ekonomi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mencuat Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Psikolog UGM: Alarm Serius bagi Keluarga dan Pemerintah

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Satu di antaranya yang tak mudik saat momen Lebaran 2026 adalah Arif Mujiyo (23). Warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah itu tidak bisa pulang kampung karena harus tetap masuk kerja sebagai pegawai minimarket. Bahkan pada Hari Raya Idulfitri, dia tidak libur dan tetap masuk kerja setelah menunaikan Salat Ied.

“Ya lebaran kemarin saya tidak mudik karena tidak libur. Rasanya sedih tidak bisa kumpul keluarga tapi mau bagaimana lagi,” kata Arif kepada Populi.id, Rabu (25/3/2026).

Dia mengaku sudah tiga tahun terakhir tidak pernah mudik lebaran karena alasan yang sama. Meski sedih tapi Arif menyadari hal itu sudah menjadi kewajiban dan bentuk tanggung jawab yang harus diemban.

“Mungkin besok saat saya libur baru pulang ke Cilacap. Walaupun cuma libur sehari tapi saya cuman ingin pulang ketemu orang tua,” ujarnya.

Perantau lainnya, Husnul Khotimah (23), juga memilih tidak mudik ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Lebaran 2026. Husnul sekeluarga mengaku sudah dua tahun tidak mudik saat Lebaran.

“Kemarin saya sekeluarga tidak mudik karena perjalanannya macet. Mungkin habis Lebaran selesai baru kami mudik,” katanya.

Dia menuturkan biasanya naik travel untuk pulang kampung ke Banyuwangi. Dikatakan, harga tiket travel bisa mencapai Rp400-an ribu saat momen libur Lebaran.

Sementara itu, seorang pedagang telur gulung, Santoso (57), memilih tidak mudik Lebaran karena alasan ekonomi. Warga asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, itu merasakan penurunan omzet penjualan selama puasa sehingga memilih tidak pulang kampung.

“Karena keponakan saya banyak, jadi harus ngasih THR. Daripada mengecewakan keponakan, mendingan (lebih baik) saya tidak pulang saja,” ucap dia.

Santoso mengatakan biasanya mangkal berjualan berpindah dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Ia mengaku bisa mengantongi penghasilan kotor sekitar Rp200 ribu sehari.

Akan tetapi, penjualannya mengalami penurunan omzet selama bulan Ramadan. Sebab, banyak sekolah libur sehingga dia kehilangan pelanggan tetap.

“Tahun ini ekonomi terasa berat, penjualan saya menurun. Apalagi saat puasa hanya dapat Rp100 ribu sehari, itu belum dipotong modal dan paling sisanya cuma bisa untuk makan,” tuturnya.

Diapun berharap perekonomian ke depan bisa menjadi lebih baik dan penjualannya lancar. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: alasan ekonomilebaranmudikpulang kampungYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi daycare

Mencuat Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Psikolog UGM: Alarm Serius bagi Keluarga dan Pemerintah

May 11, 2026
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

May 10, 2026
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Bukit pengilon, satu di antara deretan jalur trekking yang menarik untuk dikunjungi

4 Rekomendasi Jalur Trekking di Yogyakarta dengan View Juara untuk Lepaskan Penat

May 11, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Siasati Keterbatasan Lahan, Wali Kota Yogyakarta Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

May 8, 2026
Band Sheila on 7

Sheila on 7 Rilis Single Sederhana Rayakan 30 Tahun Berkarya

May 6, 2026
Next Post
Ilustrasi nilai tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pengamat: Berpotensi Ganggu Stabilitas Pangan Domestik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.