• Tentang Kami
Thursday, May 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Dishub Sleman Sebut Pemanfaatan Gerbang Tol Prambanan Selama Libur Lebaran Kurang Maksimal

Dishub Sleman menyebut banyak pengguna jalan yang belum memanfaatkan Gerbang Tol Prambanan sebagai jalur alternatif selama mudik lebaran. Padahal, jalur tersebut cenderung lebih lengang

byredaksi
March 27, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gerbang Tol Prambanan masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pengendara selama libur lebaran 2026

Gerbang Tol Prambanan masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pengendara selama libur lebaran 2026. [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Gerbang Tol Purwomartani masih menjadi jalur utama yang dipilih wisatawan untuk keluar dari Yogyakarta pada libur Lebaran 2026.

Perpanjangan jam operasional tol hingga pukul 22.00 WIB dinilai cukup membantu memperlancar arus kendaraan. Namun demikian, kepadatan tetap terjadi karena tingginya volume kendaraan yang melintas.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mencuat Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Psikolog UGM: Alarm Serius bagi Keluarga dan Pemerintah

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi, mengungkapkan masih banyak pengguna jalan yang belum memanfaatkan Gerbang Tol Prambanan sebagai jalur alternatif. Padahal, jalur tersebut cenderung lebih lengang dan berpotensi mengurangi penumpukan kendaraan di Purwomartani.

“Sebenarnya pemudik tidak harus antre di situ, bergeser sedikit ke arah timur melalui Prambanan, volumenya tidak terlalu padat,” ujarnya saat ditemui, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, tingginya minat masyarakat serta statusnya sebagai jalur baru membuat akses tersebut tetap ramai dilalui. Bahkan sebelumnya sempat terjadi sejumlah kendaraan tersesat akibat mengikuti navigasi dari aplikasi Google Maps.

“Informasi dari Jasamarga, rute yang menyebabkan kendaraan tersasar sudah dihapus dari Google Maps. Ke depan perlu penambahan rambu agar tidak terulang,” tambahnya.

Dishub Sleman juga memetakan potensi titik rawan kemacetan, khususnya di sepanjang Jalan Solo mulai dari Gerbang Tol Purwomartani hingga Bandara Adi Sutjipto, terutama saat puncak arus balik kedua pada Sabtu (28/3/2026).

Untuk arus keluar Yogyakarta melalui Jalan Magelang, kondisi lalu lintas masih relatif terkendali meski sempat terjadi antrean di sejumlah titik seperti Jombor hingga Denggung.

Sebaliknya, arus kendaraan menuju Yogyakarta dari arah Magelang justru lebih padat.

“Yang justru padat itu dari Magelang ke Yogyakarta, kemungkinan karena pemudik masuk lewat Tempel, sebab tidak memungkinkan melalui tol timur,” jelasnya.

Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di simpang lampu merah Tempel. Selain itu, meningkatnya kunjungan wisata ke destinasi di sepanjang Jalan Magelang turut memicu kepadatan.

Satu di antara titik yang ramai adalah kawasan Ibarbo, di mana kendaraan pengunjung bahkan meluber hingga ke luar area parkir resmi, termasuk di seberang jalan dan halaman sekolah.

“Ada yang parkir sampai ke area SMP Sleman dan seberang jalan, tapi masih dalam pantauan dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” katanya.

Dishub Sleman juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan saat terjadi antrean panjang.

“Di Tempel sempat terjadi antrean sampai Baledono, tapi saat mulai padat langsung kami lakukan penguraian,” ungkapnya.

Secara nasional, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu (28/3/2026), dengan sebagian besar kendaraan berasal dari Jakarta. Meski begitu, Heri memperkirakan volume kendaraan yang keluar tidak akan melebihi 50 persen dari total kendaraan yang masuk ke Yogyakarta saat arus mudik.

Kepadatan juga sempat terjadi di Jalan Solo, meskipun masih dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan.

Sementara itu, Dirlantas Polda DIY, Arie Prasetya Syafaat, menyampaikan bahwa lonjakan arus balik turut dipengaruhi wisatawan luar daerah yang kembali ke kota asalnya.

“Diperkirakan sekitar 14 ribu kendaraan keluar DIY, namun jumlah ini tidak setinggi arus balik pada Selasa lalu,” ujarnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Dinas Perhubungan Slemangerbang tol PrambananGerbang Tol PurwomartaniHeri KuntadilebaranYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi daycare

Mencuat Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Psikolog UGM: Alarm Serius bagi Keluarga dan Pemerintah

May 11, 2026
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

May 10, 2026
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Bukit pengilon, satu di antara deretan jalur trekking yang menarik untuk dikunjungi

4 Rekomendasi Jalur Trekking di Yogyakarta dengan View Juara untuk Lepaskan Penat

May 11, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Siasati Keterbatasan Lahan, Wali Kota Yogyakarta Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

May 8, 2026
Band Sheila on 7

Sheila on 7 Rilis Single Sederhana Rayakan 30 Tahun Berkarya

May 6, 2026
Next Post
Ilustrasi hotel

Tingkat Okupansi Hotel di DIY Selama Libur Lebaran Belum Capai Target, Ini Penyebabnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.