• Tentang Kami
Sunday, April 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Amarah dan Kesedihan Ortu Korban Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Bukan diasuh dengan kasih sayang, anak-anak balita yang dititipkan di daycare tersebut justru mendapatkan perlakuan kejam.

byredaksi
April 26, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Sri (53), warga Kotagede mengaku sangat kesal ketika mengetahui cerita cucunya dikunci di kamar mandi saat dititipkan di daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Sri (53), warga Kotagede mengaku sangat kesal ketika mengetahui cerita cucunya dikunci di kamar mandi saat dititipkan di daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Amarah dan jerit tangis orang tua tak dapat terbendung saat mengetahui buah hatinya menjadi korban dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha, Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Kepercayaan orang tua yang menitipkan malaikat kecilnya di daycare tersebut seolah pecah berkeping-keping, ketika tindakan tak manusiawi pengasuh daycare terbongkar.

BERITA MENARIK LAINNYA

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Bukan diasuh dengan kasih sayang, anak-anak balita yang dititipkan di daycare tersebut justru mendapatkan perlakuan kejam.

Di antaranya diikat dengan kain, anak balita diumbar tidur beralaskan matras tanpa baju, bahkan ada yang sampai dikunci di dalam kamar mandi.

Perlakuan nahas itu juga dialami oleh cucu Sri (53), warga Kotagede, yang baru berusia 4 tahun. Sri mengatakan bahwa cucunya mengaku pernah dimasukkan dan dikunci di kamar mandi agar tidak bermain.

“Kemarin saat ada penggerebekkan itu, cucu saya langsung dibawa pulang sama anak saya. Cucu saya cerita kalau tidak boleh main terus dikancing (dikunci) di kamar mandi sama pengasuhnya. Dulu pas saya jemput juga pernah pipinya merah,” katanya kepada Populi.id, Sabtu (25/4/2026).

Mendengar pengakuan cucunya, Sri merasa marah dan sangat kesal. Dia pun datang ke daycare Little Aresha untuk meminta penjelasan, namun tempat penitipan anak itu sudah disegel garis polisi oleh Polresta Yogyakarta.

Rasa amarah Sri cukup memuncak lantaran menitipkan cucunya di daycare tersebut tidak gratis. Setiap bulan, dia mengeluarkan uang sekitar Rp1,5 juta untuk membayar biaya penitipan anak pada Senin-Jumat mulai pukul 10.00 – 17.00 WIB.

“Saya pasrahkan ke polisi. Kami tidak menyangka bisa seperti itu, karena pengasuhnya itu ramah-ramah. Kalau pas jemput atau mengantar cucu pasti ketemu pengasuhnya dan itu kelihatan baik,” ujarnya.

Warga Kota Yogyakarta, Khoirunisa (34), tak bisa membendung kesedihannya saat melihat buah hatinya ada di antara foto anak-anak yang pergelangan tangannya diikat.

Mirisnya bocah berusia 1,5 tahun itu ditidurkan di atas matras playmate, tanpa bantal ataupun kasur, dan tidak memakai baju, hanya memakai popok di daycare tersebut. Kebiasaan itupun sampai terbawa ke rumah.

“Tadi malam anak saya tidur tidak mau di kasur. Maunya di lantai tanpa bantal, padahal belum ada sampai sebulan,” ucapnya.

Dia melanjutkan, sejak dititipkan di daycare berat badan anaknya justru turun, dari yang awalnya 9 kg kini menjadi 8 kg. Dikatakan setiap pulang dari daycare, sang anak merasa kelaparan, padahal dia selalu membawakan bekal makanan.

“Saya selalu bawain dia snack camilan jajanan pasar, pulang tuh selalu bersih, dan saya lihat langsung yang makan adalah Miss-missnya (guru atau pengasuh daycare). Setiap pulang dia selalu kelaparan, nangis, dan ketakutan,” ujarnya.

Tak sampai sana, Khoirunisa menyebut anaknya mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh sejak masuk daycare. Padahal sebelumnya sang anak tidak pernah batuk sampai muntah dalam waktu lama.

“Yang bikin saya kaget, dia (anaknya) demam sampai 38,7 atau 39 derajat celsius tidak disampaikan ke kami. Bilangnya saat kami sudah tanya. Terus di tangan anak saya pernah ada bekas cakaran. Lalu saya tanyakan ke pengasuhnya, bilangnya kena cacar air atau gimana,” paparnya.

Orang tua lainnya, Norman Windarto (41), mengaku kaget saat mengetahui daycare tempat anaknya dititipkan digerebek polisi karena dugaan penganiayaan balita. Dia menyebut sudah 2 tahun lebih menitipkan anaknya di daycare itu.

“Ternyata perlakuan di daycare selama kami menitipkan anak tidak manusiawi. Melihat dari video bukti di TKP kemarin, perlakuan ke anak usia di bawah 3 tahun sangat tidak manusiawi, ada yang diikat kaki maupun tangannya, kemudian tidak pakai baju, dan hanya pakai popok,” terangnya.

Norman menuturkan bahwa anaknya pernah mengalami luka yang juga dialami oleh anak-anak lain yang dititipkan di daycare tersebut. Dari situ, dia mengetahui bahwa luka yang diderita anak-anak sama. Kesamaan lain, anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut juga sering sakit.

“Hampir sebulan sekali kami ke dokter dan terakhir anak saya divonis pneumonia paru-paru. Ternyata yang kena pneumonia bukan hanya anak saya, tapi beberapa anak lain,” jelasnya.

Norman menyampaikan, suatu hari daycare juga pernah melaporkan ada luka goresan di pungung serta bibir anaknya semenjak kedatangan. Padahal sebelum berangkat dia selalu memandikan anaknya dan memastikan tidak ada luka tersebut.

“Jadi seolah-olah lukanya memang berasal dari rumah. Dua kali ada laporan seperti itu, kemudian saya berpikir ada apa ini?. Tapi sebelum terbongkar, dulu anak yang dititip di sana juga pernah ada luka serupa, saya pikir karena alergi,” tuturnya.

Norman mengaku tidak ada kecurigaan apapun terhadap daycare tersebut. Sebab, sejak awal branding yang ditunjukkan daycare bagus dan fasilitasnya menjanjikan. Selama ini, dia mengira anak-anak ditidurkan di atas kasur dan memakai AC. Ternyata hal itu jauh dari ekspetasi.

“Selama ini setahu kami ada kasur berAC, karena fasilitas yang ditawarkan bagus. Ternyata anak-anak cuma tidur di atas playmate dan pakai kipas angin,” ungkapnya.

Menurutnya, selama ini orang tua tidak boleh masuk ke dalam daycare. Sehingga mereka hanya mengantar dan menjemput anak dari luar daycare. Ia baru mengetahui ternyata kondisi di dalam daycare hanya berupa ruangan-ruangan kamar kecil yang susah menampung puluhan anak.

“Ini jadi pembelajaran buat kami orang tua untuk lebih care lagi dengan anak. Semoga menjadi titik awal daycare di Jogja tidak seperti itu,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daycarekekerasanlittle areshaorang tuaPenganiayaanpengasuhPolresta Yogyakarta

Related Posts

Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

April 26, 2026
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

April 26, 2026
Garis polisi terpasang di pagar Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, usai digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Terungkap dari Laporan Karyawan, Ini Kronologi Penggerebekan Daycare di Umbulharjo Yogyakarta

April 26, 2026
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Diduga Terjadi Penganiayaan Anak, Rumah Penitipan Anak di Umbulharjo Yogyakarta Digerebek Polisi

April 26, 2026
Dugaan kekerasan anak di daycare Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Deretan Fakta di Balik Penyegelan Daycare Little Aresha di Sorosutan Yogyakarta: Anak Ditali hingga Trauma Berat

April 25, 2026
Petugas kepolisian Polresta Yogyakarta melakukan olah TKP insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan sepeda motor dan pejalan kaki di Simpang Tiga Jambon, Jalan Magelang, Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu (22/4/2025).

Nenek Asal Tegalrejo Jadi Korban Kecelakaan, Ditabrak saat Menyeberang di Jalan Magelang

April 22, 2026
Next Post
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.