• Tentang Kami
Tuesday, May 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

BUKP Tempel merupakan lembaga keuangan yang didukung permodalan dari Pemerintah Provinsi DIY dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

byredaksi
May 26, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Polresta Sleman mengungkap dugaan tindak pidana korupsi di Bank Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Tempel yang diduga berlangsung selama periode 2014 hingga 2024.

Dalam kasus tersebut, tiga mantan pengurus ditetapkan sebagai tersangka setelah negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp2,1 miliar.

BERITA MENARIK LAINNYA

Korupsi Material Penyebab Infrastruktur Indonesia Cepat Rusak

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Istri Cerita Momen Paling Berat Saat Anak-anak Tanya soal Ayahnya

Kasubnit I Unit IV Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Fajar Setiawan, menjelaskan bahwa BUKP Tempel merupakan lembaga keuangan yang didukung permodalan dari Pemerintah Provinsi DIY dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Lembaga tersebut dibentuk untuk memberikan akses permodalan kepada masyarakat melalui layanan kredit yang mudah dan sederhana.

Namun, hasil penyidikan menemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan kredit yang diduga dilakukan oleh sejumlah pengurus.

Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni BH (57), mantan Ketua BUKP Tempel, RBH (29) yang bertugas sebagai staf operasional, serta S (56), mantan kasir BUKP Tempel.

Menurut Fajar, modus yang digunakan para tersangka adalah mengajukan kredit dengan memanfaatkan data nasabah fiktif. Selain itu, proses pengajuan kredit juga diduga tidak mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Dalam penyelidikan ditemukan adanya pengajuan kredit menggunakan identitas nasabah fiktif. Prosesnya juga tidak sesuai dengan standar operasional yang berlaku,” kata Fajar saat konferensi pers di Mapolresta Sleman, Selasa (26/5/2026).

Penyidik juga menemukan dugaan penyalahgunaan dana angsuran yang telah dibayarkan oleh nasabah.

Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak disetorkan sebagaimana mestinya ke dalam pembukuan kredit.

Akibat perbuatannya, BH diduga memperoleh keuntungan sekitar Rp800 juta, RBH sekitar Rp1,1 miliar, dan S sekitar Rp160 juta.

Dari hasil audit yang dilakukan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DIY, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp2,1 miliar.

Fajar mengungkapkan, total kredit yang tercatat di BUKP Tempel mencapai Rp3,1 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 485 orang. Namun, hampir seluruh kredit tersebut mengalami kemacetan.

“Dari hasil analisis yang kami lakukan, sekitar 99,5 persen kredit yang tercatat dinyatakan macet,” ujarnya.

Penelusuran lebih lanjut terhadap data debitur mengungkap adanya sekitar 200 nasabah yang diduga fiktif. Untuk menguatkan pembuktian, penyidik telah memeriksa sekitar 200 saksi.

Saat ini, kepolisian masih terus mengembangkan perkara dan menelusuri aset milik para tersangka guna mendukung proses pemulihan kerugian negara melalui mekanisme asset recovery.

Dalam penyidikan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa Surat Keputusan pengangkatan pengurus BUKP Tempel, dokumen perjanjian kredit fiktif, dokumen verifikasi nasabah, rekapitulasi kredit fiktif, hingga dokumen setoran angsuran yang diduga terkait dengan tindak pidana tersebut.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 KUHP juncto Pasal 20 huruf c juncto Pasal 66 ayat (1) huruf b dan d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Bank Usaha Kredit PedesaanKorupsikredit fiktifPenyimpanganTempeltersangka

Related Posts

Ilustrasi buruh atau pekerja proyek infrastruktur

Korupsi Material Penyebab Infrastruktur Indonesia Cepat Rusak

May 18, 2026
Istri Nadiem Makarim yakni Franka Franklin berkisah tentang situasi berat yang dihadapi keluarganya saat Nadiem Makarim harus menjalani kasus hukum terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Istri Cerita Momen Paling Berat Saat Anak-anak Tanya soal Ayahnya

May 14, 2026
Garis polisi terpasang di pagar Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, usai digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Polisi Tetapkan Pemilik Yayasan Little Aresha Sebagai Tersangka

May 6, 2026
Polisi dan Menteri PPA menunjukkan barang bukti dalam kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Polisi Dalami Motif Kekerasan di Daycare Little Aresha, Tersangka Berpeluang Tambah

April 27, 2026
6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

April 27, 2026
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

April 26, 2026
Next Post
Bhayangkara FC

Performa Tiga Tim Promosi Super League 2025/2026, Siapa Paling Moncer?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.