• Tentang Kami
Saturday, March 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Perbedaan Versi Kian Tajam, Kasus Hibah Pariwisata Masuki Tahap Konfrontir

Harda hadir menjadi saksi sesuai kompetensi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman pada 2020.

byGalih Priatmojo
January 24, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perbedaan Versi Kian Tajam, Kasus Hibah Pariwisata Masuki Tahap Konfrontir
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menjadi saksi di sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata dengan terdakwa mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo, Jumat (23/1/2026), di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Harda hadir menjadi saksi sesuai kompetensi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman pada 2020. Hakim bertanya kepadanya terkait pengeluaran Surat Edaran (SE) tentang teknis hibah pariwisata untuk kapanewon.

BERITA MENARIK LAINNYA

Jejak Kelam Korupsi Haji: Daftar Mantan Menteri Agama yang Terjerat Hukum

Polresta Sleman Anak di Gamping Terkait Petasan Ilegal, Beli Bahan Lewat Marketplace

Hakim anggota Gabriel Siallagan menyoroti SE tertanggal 5 November 2020 yang terbit bersamaan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Hakim juga menanyakan bagaimana SE diterbitkan sebelum ada Peraturan Bupati (Perbup).

Mengenai pertanyaan itu, Harda membenarkan bahwa SE ditandatanganinya atas nama Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Kala itu, ia sudah menanyakan kepada Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman, apakah isi SE sesuai arahan dan diketahui oleh Sri Purnomo. Ia tak tahu kalau SE terbit bersamaan dengan penandatanganan NPHD.

“Saya sudah menanyakan ke Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sleman, apakah SE sudah sesuai arahan atau perintah Bupati. Jawabannya sudah. Saya pun tanda tangan atas nama Bupati,” ujarnya.

Terkait isi materi yang ada di dalam SE, Harda mengaku tidak ikut menyusun. Penyusunan dilakukan oleh dinas teknis. Begitu juga dengan substansi materi dalam Perbup, Harda tak tahu secara rinci karena tidak terlibat langsung saat pembahasan penyusunan draft.

“Hal teknis penyusunan ada di tim pelaksana. Saya selalu menekankan dan mengingatkan bahwa penyusunan harus sesuai peraturan. Artinya, tim teknis bisa menyesuaikan aturan di atasnya,” katanya.

Lebih lanjut, Harda juga mengaku tidak pernah dimintai konsultasi oleh Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sleman bahwa dana hibah pariwisata akan dipakai untuk memenangkan Pilkada 2020 yang diikuti oleh Kustini Sri Purnomo.

“Termasuk saya tidak pernah dimintai konsultasi atau saran bahwa dana hibah boleh diterima kelompok masyarakat atau pokmas,” ujarnya.

Soal pertemuan dan obrolan di Smart Room dengan Raudi Akmal terkait hibah pariwisata, ia menyatakan tidak pernah. Ia tidak tahu dari mana Raudi Akmal mengetahui informasi tersebut. Apalagi, Raudi Akmal tidak ada dalam tim pelaksana.

Harda bahkan siap untuk dikonfrontir di sidang terkait kebenaran pernyataan pertemuan dan obrolan dengan Raudi akmal terkait hibah pariwisata.

Harda menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Kehadirannya sebagai saksi di persidangan merupakan bentuk kepatuhan warga negara dan pejabat publik terhadap kewajiban hukum.

“Saya telah menyampaikan keterangan sesuai apa yang diketahui dan alami pada saat itu. Saya menyampaikan secara objektif dan apa adanya tanpa menambah maupun mengurangi,” ujarnya.

Harda menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berkomitmen terus mendukung penegakan hukum sekaligus menjaga roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara baik serta profesional.

Ke depan, Pemkab Sleman bakal terus memperkuat tata kelola pemerintahan supaya lebih akuntabel, transparan, dan patuh hukum. Supaya kejadian serupa tidak terulang.

“Kami menyerahkan sepenuhnya penilaian dan keputusan perkara ini kepada majelis hakim sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Harda Kiswaya.

Tags: harda kiswayahibah pariwisataKorupsiPengadilan Negeri YogyakartaRaudi AkmalSlemanSri Purnomo

Related Posts

Ilustrasi korupsi

Jejak Kelam Korupsi Haji: Daftar Mantan Menteri Agama yang Terjerat Hukum

March 13, 2026
Polresta Sleman mengungkap kepemilikan petasan ilegal seorang anak di Sleman, Jumat (13/3/2026)

Polresta Sleman Anak di Gamping Terkait Petasan Ilegal, Beli Bahan Lewat Marketplace

March 13, 2026
Persiapan pembukaan fungsional Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Prambanan, Rabu (11/3/2026). (Hadid Pangestu)

Tol Jogja–Solo Segmen Purwomartani–Prambanan Dibuka Fungsional Satu Arah Saat Mudik Lebaran

March 13, 2026
Ahok dan Mahfud MD blak-blakan soal kondisi korupsi di Indonesia.

Kunci Berantas Korupsi Ada di Tangan Presiden, Ahok: Kalau Mau, Pasti Bisa

March 12, 2026
PT Taru Martani, satu di antara BUMD milik Pemda DIY

Deretan Skandal PT Taru Martani, Dari Korupsi Belasan Miliar hingga Tudingan Pemberangusan Serikat Pekerja

March 12, 2026
Candi Prambanan merupakan satu di antara kawasan wisata unggulan di wilayah Kabupaten Sleman.

Kunjungan Wisata Sleman Turun 37 Persen, Dampak Ekonomi Akibat Konflik Timur Tengah Menghantui

March 11, 2026
Next Post
Shayne Pattynama diperkenalkan sebagai pemain baru Persija Jakarta.

Dari Eropa hingga Asia: Jejak Karier Bek Timnas Shayne Pattynama yang Kini Berseragam Persija

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.