YOGYAKARTA, POPULI.ID – Harga cabai rawit merah semakin pedas pada hari keempat puasa Ramadan 1447 Hijriyah atau Minggu (22/2/2026). Pantauan Populi.id, harga cabai rawit merah di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta mencapai Rp95 ribu per kg.
Pedagang Sembako Pasar Kranggan, Sutini (67), mengatakan bahwa cabai rawit merah telah mengalami kenaikan harga sejak empat hari lalu.
“Sudah empat hari ini naik, sebelumnya Rp90 ribu per kg, sekarang Rp95 ribu per kg,” kata Sutini, Minggu (22/2/2026).
Dia mengaku tak tahu pasti alasan harga cabai rawit semakin melonjak. Meksi begitu, dia menyebut harga cabai memang fluktuatif dan bisa naik atau turun secara cepat.
“Tapi biasanya kalau Jakarta minta pasokan banyak, di sini harganya naik. Tapi kalau Jakarta tidak kulakan, di sini harganya bisa turun,” ucapnya.
Selain cabai rawit merah, cabai lalap hijau juga mengalami kenaikan harga signifikan memasuki bulan suci ramadan. Hal itu dipengaruhi tingginya permintaan pembeli terhadap cabai lalap untuk teman santap gorengan ketika berbuka.
“Sekarang harga cabai lalap Rp52 ribu per kg. Kemarin dua hari lalu, harganya masih Rp46 ribu per kg. Biasanya yang beli untuk jualan gorengan,” ujarnya.
Sutini menyampaikan, tingginya harga cabai rawit merah dan lalap hijau membuat pelanggan mengurangi jumlah belanjaan. Kini, pada pembeli cenderung belanja cabai rawit atau lalap sebanyak satu ons atau mulai Rp5.000 sampai Rp10.000.
“Sekarang saya bawa stok cabai 5 kg, kadang-kadang tidak habis. Karena lagi mahal jadi pelanggan beli sedikit-sedikit,” tutur dia.
Meski harga cabai rawit merah dan lalap hijau melonjak naik. Namun, Sutini menyebut harga cabai keriting merah justru turun dari Rp50-52 ribu menjadi Rp45 ribu per kg. Sedangkan bawang merah dan bawang putih dikatakan stabil di harga Rp35 ribu dan Rp32 ribu per kg.
“Kalau sayuran yang harganya naik sekarang kacang panjang, dari Rp8 ribu menjadi Rp11 ribu,” tandasnya.
Jamin Komoditas Aman
Sebelumnya, Pemerintah Kota Yogyakarta menjamin pasokan pangan tersedia mencukupi selama bulan Ramadan, bahkan sampai Hari Raya Idulfitri.
Masyarakat diharapkan tak khawatir dan tidak melakukan panic buying berbelanja dalam jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan pangan di bulan Ramadan. Meskipun ada beberapa harga komoditas naik, tapi masih dalam harga acuan dan terkendali.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan secara umum ketersediaan pasokan pangan dalam kondisi mencukupi sampai dengan Hari Raya Idulfitri.
“Untuk ketahanan pangan kami berada di rentang waktu satu setengah sampai dua bulan ke depan masih aman,” kata Vero dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta.
Terkait harga pangan, diakuinya dari hasil pemantauan ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Misalnya cabai rawit merah menjadi sekitar Rp 84.000/kg dan daging ayam ras sekitar Rp 40.000/kg dan telur ayam ras sekitar Rp 30.000/kg.
Termasuk harga ikan bandeng juga naik menjadi sekitar Rp 45.000/kg dan ikan tongkol sekitar Rp 46.000/kg karena momentum perayaan tahun baru Imlek.
Menurutnya harga cabai merah keriting dimungkinkan kembali naik menjelang hari-hari terakhir bulan puasa atau mendekati hari raya karena masyarakat banyak memasak sambal goreng. Harga daging ayam ras juga biasanya H-3 Hari Raya Idulfitri masih ada kenaikan. “Ini kami mewaspadai itu. Tetapi sudah kami kondisikan di lapangan dan komunikasi dengan teman-teman di sana untuk menjaga ketersediaannya,” ujarnya.












