• Tentang Kami
Friday, August 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon, Ini Kata Dosen UMY

Gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon dinilai sebagai dampak pelanggaran hukum internasional oleh Israel dan meningkatnya eskalasi konflik, sehingga Indonesia didorong memperkuat diplomasi multilateral ketimbang menarik pasukan.

byredaksi
April 3, 2026
in Cendekia, headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dosen Hubungan Internasional UMY, Idham Badruzaman.

Dosen Hubungan Internasional UMY, Idham Badruzaman.

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon memicu keprihatinan mendalam bagi Indonesia. Peristiwa memilukan itu menjadi sinyal merah atas runtuhnya penghormatan terhadap hukum internasional di zona tempur.

Dosen Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Idham Badruzaman, menilai insiden itu merupakan imbas nyata dari pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh Israel.

BERITA MENARIK LAINNYA

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

Akademisi UMY Ungkap Mengapa AI Bakal Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Menurutnya, insiden tersebut berkaitan erat dengan perubahan strategi militer Israel yang berupaya menggeser zona penyangga (buffer zone) dari Blue Line menuju Sungai Litani. Pergeseran peta konflik yang semakin agresif itulah yang meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian PBB.

“Padahal keberadaan pasukan perdamaian berada di antara dua wilayah tersebut. Jika pergeseran itu dipaksakan, maka keberadaan pasukan UNIFIL tidak terhindarkan akan terdampak,” kata Idham, Rabu (1/4/2026).

Dia menegaskan bahwa dalam perspektif hukum humaniter internasional, pasukan penjaga perdamaian bukanlah objek sah dalam peperangan. Oleh karena itu, serangan yang mengenai pasukan perdamaian dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip dasar perlindungan non-kombatan.

“Dalam hukum humaniter internasional, civilians termasuk pasukan perdamaian tidak boleh menjadi target. Mereka hadir untuk menjaga buffer dan mencegah eskalasi antara Hizbullah dan Israel,” jelasnya.

“Jadi secara normatif, jika mereka terdampak serangan, itu jelas melanggar hukum internasional. Itulah yang harus menjadi perhatian komunitas internasional agar perlindungan terhadap pasukan perdamaian diperkuat,” tegas dia.

Meskipun resiko semakin tinggi, namun Idham menyarankan agar Pemerintah Indonesia tidak terburu-buru menarik pasukan secara sepihak. Menurutnya, langkah penarikan diri justru bisa dianggap sebagai bentuk menyerah terhadap tekanan pihak yang berkonflik.

“Justru yang perlu dilakukan adalah konsolidasi bersama negara kontributor lain semisal Italia dan Spanyol, untuk memberi tekanan kepada komunitas internasional agar keberadaan UNIFIL lebih dihormati,” papar dia.

Selain itu, Indonesia juga perlu memaksimalkan peran diplomasi multilateral melalui berbagai forum internasional. Menurutnya, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), PBB, hingga koordinasi dengan negara-negara Eropa yang vokal dapat menjadi jalur untuk meningkatkan tekanan diplomatik.

Langkah tersebut dinilai penting karena dampak konflik tidak hanya dirasakan negara yang berperang, tetapi juga masyarakat global.

“Kita mungkin tidak ikut berperang, tetapi kita tetap membayar dampaknya. Harga minyak naik, biaya hidup meningkat, dan masyarakat sipil yang menanggung. Karena itu, dalam disiplin hubungan internasional, dialog dan diplomasi harus dikedepankan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Idham berharap Indonesia tetap konsisten memainkan peran diplomasi kolektif. Meski mungkin kontribusinya terlihat kecil. Namun dalam upaya perdamaian, hal itu tetap memiliki arti penting jangka panjang serta menjadi komitmen Indonesia untuk menjaga stabilitas kawasan.

“Saya percaya pada multilateralism, di mana perdamaian harus diperjuangkan melalui kerja sama, bukan penggunaan kekuatan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Dosen UMYhubungan internasionalIdham BadruzamanLebanonTNIUMYUNIFIL

Related Posts

Ilustrasi kelas kosong.

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

July 23, 2026
Ilustrasi AI memengaruhi geopolitik dunia

Akademisi UMY Ungkap Mengapa AI Bakal Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

July 21, 2026
Ilistrasi hukum yang berkeadilan

Soroti Pengalihan Isu Kasus Febrie Adriansyah, Ini Kata Pakar UMY

July 16, 2026
Ilustrasi korupsi

Korupsi Kepala Daerah Masih Marak, Pakar UMY: Ongkos Pilkada Jadi Penyebab

July 14, 2026
Ilustrasi pelecehan seksual

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

July 13, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Sementara Usai Tersangkut Dugaan Pelecehan Seksual

July 12, 2026
Next Post
Ungkap kasus pencurian dan pembakaran motor di Tridadi, Sleman, Kamis (2/4/2026).

Kasus Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Sleman Terungkap, Pelaku Masukkan Mercon ke Tangki Bensin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.