• Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Jumlah Pernikahan Dini di Sleman Meroket, Didominasi Akibat Pergaulan Bebas

alasan lain yang melatarbelakangi dispensasi nikah adalah untuk menghindari zina sebesar 8 persen dan pergaulan bebas sebesar 2 persen.

byredaksi
April 11, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pernikahan dini

Ilustrasi pernikahan dini. [vecteezy/Roy Anditya Kusworo]

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Kasus pernikahan usia dini di Kabupaten Sleman masih menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama Sleman mencatat sebanyak 112 permohonan dispensasi nikah dikabulkan, dengan mayoritas dipicu kehamilan yang tidak direncanakan.

Kepala DP3AP2KB Sleman Novita Krisnaeni mengungkapkan bahwa wilayah dengan kasus tertinggi berada di Kapanewon Gamping sebanyak 13 kasus. Sementara itu, Kapanewon Prambanan dan Ngaglik masing-masing mencatat 12 kasus.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

“Sebagian besar dispensasi nikah terjadi karena kehamilan yang tidak diinginkan, mencapai 80 persen. Ini menunjukkan bahwa alasan utama pernikahan dini adalah kondisi yang sudah terlanjur terjadi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Selain faktor tersebut, alasan lain yang melatarbelakangi dispensasi nikah adalah untuk menghindari zina sebesar 8 persen dan pergaulan bebas sebesar 2 persen. Kondisi ini dinilai berdampak luas, mulai dari putusnya pendidikan, risiko kesehatan reproduksi, hingga potensi meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga.

Lebih lanjut, fenomena pernikahan dini ini turut berkontribusi pada tingginya angka perceraian di Sleman. Novita menyebut, tidak sedikit pasangan yang awalnya mengajukan dispensasi nikah, namun beberapa waktu kemudian kembali ke pengadilan untuk mengurus perceraian.

“Awalnya mereka datang untuk meminta izin menikah lebih cepat, tapi kemudian kembali dengan tujuan berbeda, yakni mengajukan cerai. Ini menjadi salah satu penyumbang tingginya angka perceraian,” jelasnya.

Data tahun 2025 mencatat angka perceraian di Sleman mencapai 1.489 kasus. Wilayah dengan kasus tertinggi berada di Kapanewon Depok dan Gamping masing-masing 125 kasus, diikuti Mlati 109 kasus, serta Ngaglik 108 kasus.

Adapun penyebab utama perceraian didominasi oleh konflik dan pertengkaran sebesar 84 persen, yang erat kaitannya dengan lemahnya komunikasi antar pasangan. Faktor lain meliputi ditinggalkan salah satu pihak sebesar 8,42 persen dan masalah ekonomi sebesar 5,20 persen.

“Kurangnya komunikasi menjadi pemicu utama konflik dalam rumah tangga. Oleh karena itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi sangat penting,” imbuhnya.

Sebagai langkah penanganan, DP3AP2KB Sleman terus menggencarkan berbagai program, baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif. Salah satu fokusnya adalah sosialisasi delapan fungsi keluarga kepada masyarakat.

Fungsi tersebut mencakup aspek agama, sosial budaya, kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan dan sosialisasi, ekonomi, serta pembinaan lingkungan.

Selain itu, program Generasi Berencana (Genre) juga dioptimalkan untuk kalangan remaja. Program ini bertujuan membentuk remaja yang memiliki perencanaan hidup matang, termasuk dalam menentukan usia perkawinan dan membangun keluarga yang sehat dan sejahtera.

“Melalui program ini, kami berharap remaja tidak hanya menjalani hubungan tanpa arah, tetapi juga mampu merencanakan masa depan, termasuk kehidupan berkeluarga,” pungkas Novita. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: GampingKepala DP3AP2KBNovita Krisnaeniperceraianpergaulan bebaspernikahan diniSleman

Related Posts

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

May 24, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati. (Instagram/Dinkes Sleman)

Dinkes Sleman Perkuat Deteksi Dini Hantavirus, Puskesmas Jadi Garda Terdepan Penanganan

May 18, 2026
Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

May 17, 2026
polisi mengamankan lokasi kejadian ditemukanya pria bunuh diri di sebuah rumah di Margoagung, Seyegan, Sleman, DIY, Jumat (15/5/2026). (Polresta Sleman)

Pria di Seyegan Tewas dengan Luka Sayat pada Leher, Sempat Pamit Tak Kuat

May 15, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Pemkab Sleman Genjot Pembangunan Jalan, Alokasikan Rp45,4 Miliar untuk 11 Ruas

May 13, 2026
Next Post
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara atau ASN

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.