JAKARTA, POPULI.ID – Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Pegadaian Championship musim 2025/26, telah mencapai fase puncak. Di tengah ketatnya persaingan memperebutkan trofi, perhatian kini juga tertuju pada penghargaan individu bagi para aktor lapangan hijau yang tampil paling menonjol sepanjang musim ini.
Pihak I.League selaku operator kompetisi secara resmi telah merilis daftar kandidat untuk tiga kategori utama yakni Pemain Terbaik (Best Player), Pemain Muda Terbaik (Best Young Player), dan Pelatih Terbaik (Best Coach). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas kontribusi signifikan yang diberikan para pemain maupun juru taktik bagi tim mereka masing-masing.
Salah satu klub yang mencuri perhatian dalam daftar nominasi ini adalah PSS Sleman. Dilansir dari laman resmi I.League pada Jumat (8/5/2026), tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut berhasil menempatkan dua pilar pentingnya, yakni striker Gustavo Tocantins dan pelatih Ansyari Lubis, sebagai kandidat kuat pemenang.
Masuknya nama Gustavo Tocantins dalam bursa Best Player bukanlah tanpa alasan. Penyerang asal Brasil ini tampil sangat tajam dengan torehan statistik luar biasa dengan 22 gol dan 11 assist dari 27 pertandingan.
Kontribusi Tocantins tidak hanya sekadar angka, ia juga sering menjadi pembeda dalam laga-laga krusial yang akhirnya membawa PSS Sleman mengamankan tiket promosi. Di kategori Best Player, Tocantins akan bersaing ketat dengan empat nama lainnya, yaitu Asir Asiz (PSPS Pekanbaru), Bima Ragil (Persipura/Deltras FC), Adilson Silva (Adhyaksa FC), dan Diego Dall’Oca (Sumsel United FC).
“Kategori Best Player menghadirkan lima nama yang tampil konsisten dan menjadi pembeda bagi klub mereka sepanjang musim. Para pemain ini tidak hanya menunjukkan kualitas individu, tetapi juga menjadi motor permainan tim di tengah ketatnya persaingan Pegadaian Championship 2025/26,” tulis I.League.
Di sisi lain, keberhasilan PSS Sleman bangkit pasca degradasi musim lalu membawa sang pelatih, Ansyari Lubis, masuk dalam nominasi pelatih terbaik. Juru taktik asal Sumatera Utara ini dinilai sukses membangun stabilitas tim dan mampu memaksimalkan kolaborasi antara pemain senior dengan talenta muda.
Dalam kategori ini, Ansyari harus bersaing dengan pelatih berpengalaman lainnya seperti Rahmad Darmawan (Persipura), Widodo Cahyono Putro (Deltras FC/Garudayaksa FC), Ade Suhendra (Adhyaksa FC), serta Stefan Keeltjes (Kendal Tornado FC).
“Nama-nama tersebut dinilai berhasil memberikan pengaruh besar terhadap performa tim masing-masing sepanjang kompetisi berlangsung,” tulis I.League.
Selain persaingan para pemain senior, sorotan juga tertuju pada kategori Best Young Player yang menampilkan wajah-wajah masa depan sepak bola Indonesia. Lima talenta muda yang masuk dalam radar Adalah Ikram Al Giffari (FC Bekasi City), Reno Salampessy (Persipura Jayapura), Isfandyar Abdillah (Persiba Balikpapan), Alfin Kelilauw (Garudayaksa FC), dan Ariel Kurung (Persiraja Banda Aceh).
Penampilan konsisten mereka musim ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda lainnya untuk terus berkembang di level kompetitif.
Seluruh pemenang dari kategori tersebut rencananya akan diumumkan pada momen seremoni penutupan musim Pegadaian Championship 2025/26. Ajang penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan prestasi individu, tetapi juga sebagai pemacu standar kualitas permainan di masa mendatang demi kemajuan sepak bola nasional.












