SLEMAN, POPULI.ID – PSS Sleman dijadwalkan menjamu Garudayaksa FC dalam partai final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026) malam.
Laskar Sembada dipastikan tampil dengan komposisi pemain terbaik menyusul adanya kebijakan pemutihan kartu dari I.League, yang memberikan keleluasaan bagi pelatih Ansyari Lubis untuk menurunkan pilar-pilar pentingnya di laga puncak tersebut.
Dukungan publik Sleman pun berada di titik tertinggi, terbukti dengan ludesnya 16 ribu tiket pertandingan hanya dalam waktu 30 menit saja.
Untuk mengamankan trofi di hadapan pendukung sendiri, PSS Sleman memiliki tiga sosok sentral yang akan menjadi poros kekuatan di setiap lini.
Berikut ini adalah ulasan tiga pemain kunci Laskar Sembada untuk laga final mendatang:
1. Fachruddin Aryanto: Komandan Benteng Pertahanan
Hadirnya Fachruddin Aryanto di lini belakang menjadi angin segar bagi PSS Sleman. Berkat regulasi pemutihan kartu, bek senior asal Klaten ini dipastikan bisa memimpin rekan-rekannya sejak menit awal.
Sebagai kapten, ketenangan dan pengalaman Fachruddin sangat krusial untuk mengoordinasi area penalti. Bersama duetnya, Lucao, Fachruddin memikul tanggung jawab besar untuk mematikan pergerakan striker haus gol milik Garudayaksa, Everton Nascimento. Kemampuan mantan pemain Timnas Indonesia ini dalam membaca arah serangan lawan menjadi jaminan agar gawang Ega Rizky tetap aman sepanjang laga.
2. Figo Dennis: Metronom Lini Tengah
Beralih ke sektor tengah, Figo Dennis diprediksi akan menjadi otak permainan dalam skema 4-3-3 racikan pelatih Ansyari Lubis. Figo berperan sebagai metronom yang menentukan kapan tim harus menekan atau menurunkan tempo permainan. Tugasnya tergolong berat karena ia harus menjadi jembatan antara lini belakang dan depan, sekaligus memutus aliran bola lawan.
Di laga final nanti, kreativitas Figo akan diuji saat berhadapan langsung dengan barisan gelandang berpengalaman Garudayaksa FC yang dihuni oleh Andik Vermansah.
3. Gustavo Tocantins: Bomber Haus Gol
Harapan suporter PSS untuk melihat gol di papan skor tertuju pada pundak Gustavo Tocantins. Striker tajam ini tetap menjadi tumpuan utama Laskar Sembada untuk merobek jala gawang Garudayaksa.
Dengan dukungan kecepatan dari pemain sayap seperti Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri, Tocantins dipastikan akan mendapat suplai bola-bola matang. Insting gol dan ketajamannya diharapkan bisa mengeksploitasi celah di lini pertahanan lawan yang dikawal oleh Vytas Gaspuitis demi mengunci keunggulan cepat.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengungkapkan bahwa mentalitas anak asuhnya sangat stabil dan mereka sangat menikmati tekanan menjelang laga final ini. Ia percaya bahwa energi dari ribuan suporter di Stadion Maguwoharjo akan menjadi motivasi tambahan yang tak ternilai bagi para pemain untuk mempersembahkan gelar juara.
“Untuk pertandingan final, semuanya sudah menunjukkan sikap dan antusiasme yang cukup tinggi di sesi latihan. Semoga hal ini bisa diaplikasikan dengan baik saat laga final nanti,” kata Ansyari, dikutip dari laman resmi PSS Sleman, Jumat (8/5/2026).












