• Tentang Kami
Sunday, August 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Kasus Hantavirus Pernah Muncul di Kota Yogyakarta, Dinkes Imbau Masyarakat Jangan Panik dan Jaga PHBS

Lana Unwanah, mengatakan bahwa Kota Yogyakarta pernah mencatat temuan satu kasus positiv Hantavirus.

byredaksi
May 10, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
hewan pengerat tikus menjadi satu di antara yang menyebabkan penyebaran penyakit hantavirus. Saat ini penyakit tersebut telah memasuki wilayah Kota Yogyakarta

hewan pengerat tikus menjadi satu di antara yang menyebabkan penyebaran penyakit hantavirus. Saat ini penyakit tersebut telah memasuki wilayah Kota Yogyakarta. [pexels/ Denitsa Kireva]

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kasus Hantavirus kembali menjadi perbincangan hangat setelah ada laporan temuan penularan dari penumpang kapal pesiar mewah MV Hondius di Samudra Atlantik Selatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pun melaporkan ada 23 kasus positif Hantavirus yang terdeteksi di Indonesia. Penemuan itu tersebar di sembilan provinsi, salah satunya Yogyakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

Lima Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ireda Yogyakarta Dibekuk, Korban Ternyata Salah Sasaran

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data, dan Sistem Informasi (P2PPD SIK) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, mengatakan bahwa Kota Yogyakarta pernah mencatat temuan satu kasus positiv Hantavirus.

Namun, temuan kasus itu terjadi pada 2025 lalu, sedangkan pada tahun ini belum ada laporan kasus baru.

“Sementara belum ada laporan (kasus baru) untuk tahun ini (2026),” katanya dikonfirmasi Sabtu (9/5/2026).

Oleh karena itu, Lana mengimbau masyarakat Kota Yogyakarta tidak perlu panik menanggapi temuan baru kasus tersebut.

Meski begitu, dia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat serta kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya untuk antisipasi penularan virus yang berasal dari hewan pengerat itu.

“Intinya masyarakat jangan panik,” ucapnya.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan DIY, Ari Kurniawati, memaparkan bahwa kasus Hantavirus pertama kali ditemukan di DIY pada 2025. Kala itu sebanyak enam orang dinyatakan positif Hantavirus dari surveilans sentinel rutin.

“Keenamnya sudah sembuh, tidak ada kasus kematian, dan tidak ditemukan kasus lain,” ucapnya.

Adapun pada tahun ini juga dikatakan belum ada laporan kasus positif Hantavirus dari sentinel rutin yang telah diperiksa laboratorium. Kendati demikian, ada pasien suspek yang dalam proses pemeriksaan laboratorium.

“Untuk suspek atau terduga Hantavirus 2026, tadi malam sudah keluar hasilnya negatif. Sehingga di DIY tidak ada kasus Hantavirus tahun ini,” tegasnya.

Ari menjelaskan, Hantavirus adalah penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat semisal tikus, layaknya Leptospirosis. Kendati demikian, penyebab kedua penyakit itu berbeda. Dikatakan, Leptospirosis disebabkan bakteri Leptospora, sedangkan penyakit Hanta disebabkan virus Hanta.

“Penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung dengan feses, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi. Lalu melalui udara yang terkontaminasi dari kotoran tikus, atau kontak dengan air maupun tanah yang tercemar virus tersebut,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun terus meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Terutama menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada tikus yang bersarang, selalu gunakan alas kaki ketika beraktivitas di area lembab dan beresiko.

Kemudian, selalu memastikan cuci tangan menggunakan sabun setelah beraktivitas di gudang, kebun, atau area terindikasi ada keberadaan tikus. Menutup makanan dan sumber air agar tidak tercemar, memastikan setiap luka terbuka selalu ditutup dengan perban kedap air sebelum beraktivitas, serta segera bersihkan luka dengan sabun dan air mengalir jika terkena kotoran.

“Kami bersinergi dengan pemerintah kota/kabupaten untuk melakukan langkah surveilans aktif, surveilans sentinel untuk kewaspadaan, pengendalian vektor, edukasi, dan pencegahan serta pengendalian zoonosis maupun penyakit infeksius baru tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Ari KurniawatiDinas KesehatanhantavirusKota YogyakartaLana Unwanah

Related Posts

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, menunjukkan plang portabel milik oknum fotografer di Jalan Malioboro yang disita dan diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026).

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

August 5, 2026
Kapolsek Mergangsan, AKP Anar Faudi, dan jajarannya menunjukkan barang bukti sebilah bambu dan gesper yang digunakan pelaku pengeroyokan di Jalan Ireda, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/7/2026).

Lima Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ireda Yogyakarta Dibekuk, Korban Ternyata Salah Sasaran

July 21, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq.

Kualitas Air di Kota Yogyakarta Berstatus Waspada, DLH Dorong Warga Kelola Limbah Secara Tepat

July 19, 2026
Ilustrasi kegiatan UMKM di Kota Yogyakarta

Banyak UMKM di Kota Yogyakarta Tumbang, Kini Tinggal 7 Ribu yang Bertahan

July 8, 2026
Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta mengevakuasi seekor kuda penarik andong yang tercebur ke dalam selokan di Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Minggu (28/6/2026) tengah malam.

Cerita Petugas Damkarmat Yogyakarta Evakuasi Kuda Tercebur Selokan di Umbulharjo

June 30, 2026
Sejumlah wisatawan mancanegara sedang melintas di Gang Hansip Karno Waluyo yang dijuluki Gang Internasional di Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, Minggu (28/6/2026).

Menjelajahi Gang Internasional di Tegalpanggung Yogyakarta, Jalur Pintas Favorit Turis Backpacker

June 29, 2026
Next Post
Polsek Sewon Ringkus Pelaku Jambret Kalung Emas Milik Warga Pendowoharjo

Polsek Sewon Ringkus Pelaku Jambret Kalung Emas Milik Warga Pendowoharjo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.