• Tentang Kami
Sunday, August 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

Retno menyebut psikoedukasi itu sangat penting diberikan kepada para orang tua korban untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri mereka.

byredaksi
May 10, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberikan pendampingan psikoedukasi kepada orangtua korban dugaan kekerasan anak Daycare Little Aresha di Ruang Bima kompleks Balai Kota Yogyakarta, pada Minggu (10/5/2026). Pendampingan psikologis itu diberikan untuk menguatkan mental para orangtua korban.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, mengatakan bahwa sesuai arahan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Pemkot Yogyakarta terus melakukan pendampingan psikologis, tumbuh kembang, dan hukum kepada korban terdampak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

“Termasuk saat ini kami berikan psikoedukasi untuk menguatkan mental orangtua yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha,” ucapnya kepada awak media, Minggu (10/5/2026).

Retno menyebut psikoedukasi itu sangat penting diberikan kepada para orangtua korban untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri mereka. Sebab, sampai saat ini para orang tua korban cenderung menyalahkan diri sendiri atas apa yang dialami buah hatinya.

“Jadi ini sangat penting, karena selama ini orang tua merasa bersalah menyekolahkan anak di sana (Daycare Little Aresha). Ada perasaan ‘kok saya begini’. Nah kami mulai coba untuk melakukan psikoedukasi agar perasaan itu segera terurai,” kata dia.

Tak hanya itu, beberapa orang tua juga dilaporkan memiliki trauma dan takut menyekolahkan anaknya. Sehingga mengambil cuti bahkan resign dari pekerjaan untuk mengasuh anaknya sendiri. Oleh karena itu, pihaknya memberikan materi terkait trauma healing dalam psikoedukasi tersebut.

“Psikoedukasi itu salah satu fungsinya untuk menguatkan mental para orang tua dan menghilangkan trauma bahwa tidak semua daycare seperti Daycare Little Aresha. Mereka trauma tidak mau menitipkan anaknya di daycare sementara harus bekerja, sehingga trauma itu harus diselesaikan,” jelasnya.

Adapun dalam memberikan pendampingan psikologis bagi anak dan orang tua korban, Pemkot Yogyakarta menggandeng 94 psikolog dari UPT PPA, IPK, HIMSI, rumah sakit, dan puskesmas di Kota Yogyakarta.

Retno menyampaikan, konsultasi dan pendampingan korban serta orang tua sudah dilakukan sejak kasus dugaan kekerasan anak mencuat setelah dilakukan pengerebekan daycare tersebut. Hingga kini, layanan helpdesk pun masih dibuka untuk memfasilitasi para orang tua korban yang belum melakukan pelaporan.

“Data terakhir di UPT PPA sudah ada 194 anak yang mengakses dan mendapatkan asessment. Rata-rata aduannya sam. Sebagian besar memang alumni dan yang masih aktif dititipkan di daycare tersebut. Menurut laporan hasil asessment memang seperti itu (semua mengalami kekerasan),” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daycare little Areshahasto wardoyokekerasan anakorangtua korbanPemkot YogyakartaYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Update Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha: Dua Anak Ketua Yayasan Ikut Diperiksa

July 31, 2026
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

July 31, 2026
Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Apri Sawitri, saat ditemui pada Kamis (30/7/2026).

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha, Dua Tak Ditahan

July 30, 2026
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Baru Kasus Penganiayaan Anak Daycare Little Aresha

July 29, 2026
Next Post
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

John Herdman Gelar TC Timnas Indonesia Akhir Mei, Pantau Kualitas Pemain Super League

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.