• Tentang Kami
Wednesday, May 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Pemkab Sleman Genjot Pembangunan Jalan, Alokasikan Rp45,4 Miliar untuk 11 Ruas

Memasuki 2026, anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Sleman meningkat menjadi Rp45,4 miliar untuk 11 ruas jalan dengan total panjang sekitar 11,8 kilometer.

byredaksi
May 13, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman meningkatkan anggaran Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) secara signifikan pada tahun 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp108 miliar untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.

Kepala DPUPKP Sleman, Sukarmin mengatakan kenaikan anggaran tersebut jauh lebih besar dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2024, anggaran dinas berada di kisaran Rp58 miliar, sedangkan pada 2025 sekitar Rp57 miliar.

BERITA MENARIK LAINNYA

7 Fakta Penemuan Belasan Bayi di Pakem Sleman: Bermula dari Slametan hingga Titipan Mahasiswi

10 SMA Negeri Terbaik di Kabupaten Sleman Versi TKAD 2026

“Pada 2026 total anggaran mencapai sekitar Rp108 miliar. Sebagian anggaran juga digunakan untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan jalan, termasuk pengadaan alat pengolah aspal,” ujarnya.

Menurut Sukarmin, peningkatan anggaran itu menjadi bentuk keseriusan Pemkab Sleman dalam menjalankan visi Bupati Sleman bersama Wakil Bupati melalui program “Sleman Dalane Alus”.

Ia menilai kualitas jalan yang baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada 2025, anggaran pembangunan jalan hanya mencapai Rp19 miliar dan digunakan untuk penanganan lima ruas jalan. Sementara pembangunan jembatan memperoleh alokasi Rp4 miliar untuk empat jembatan serta 11 titik gorong-gorong.

Selain itu, pemeliharaan jalan berkala pada tahun tersebut hanya mampu menjangkau sepanjang 14,65 kilometer. Pemkab juga mengalokasikan Rp1 miliar untuk perbaikan dan pemeliharaan ringan 50 gorong-gorong.

Memasuki 2026, anggaran pembangunan jalan meningkat menjadi Rp45,4 miliar untuk 11 ruas jalan dengan total panjang sekitar 11,8 kilometer. Sedangkan penggantian jembatan dianggarkan Rp4,2 miliar untuk tiga jembatan.

“Kemudian ada lebih dari 14 titik gorong-gorong yang masuk penanganan pemeliharaan berkala,” katanya.

Sukarmin menambahkan, alokasi pemeliharaan berkala pada 2026 mencapai Rp26 miliar dan menjadi anggaran terbesar kedua setelah pembangunan jalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Suparman menjelaskan panjang total ruas jalan yang dikelola Pemkab Sleman kini mencapai 733,7 kilometer yang tersebar di lebih dari 371 ruas jalan.

Panjang tersebut bertambah sekitar 34 kilometer dibandingkan sebelumnya yang tercatat 699,5 kilometer.

Berdasarkan data 2025, kondisi jalan di Sleman terdiri dari 209,04 kilometer berkondisi baik atau 28,49 persen, 289,09 kilometer kondisi sedang atau 39,51 persen, 221,76 kilometer rusak ringan atau 30,23 persen, serta 12,97 kilometer rusak berat atau 1,77 persen.

Suparman menyebut kerusakan berat mayoritas ditemukan di kawasan jalan tanah bekas jalur tambang di wilayah Minggir dan Cangkringan.

“Dulu jalan tersebut sudah beraspal, tetapi kini lapisan aspalnya hilang sehingga masuk kategori rusak berat,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kualitas layanan jalan, Pemkab Sleman menargetkan program “Zero Lubang” melalui pemeliharaan rutin sepanjang 460 kilometer jalan pada tahun ini.

Menurut Suparman, pemeliharaan rutin dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum kerusakan jalan menjadi lebih parah.

Ia juga menjelaskan bahwa jalan yang telah melewati masa layanan aspal selama 10 tahun membutuhkan penanganan berbeda, seperti rehabilitasi melalui overlay atau penambahan lapisan aspal serta peningkatan struktur dan pelebaran jalan guna menyesuaikan volume kendaraan.

“Jika usia layanan jalan sudah lebih dari 10 tahun, penanganannya tidak cukup hanya pemeliharaan biasa, tetapi juga perlu penguatan struktur dan pelebaran jalan,” katanya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: DPUPKPpembangunan jalanRuas jalanSlemanSukarmin

Related Posts

Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

7 Fakta Penemuan Belasan Bayi di Pakem Sleman: Bermula dari Slametan hingga Titipan Mahasiswi

May 11, 2026
SMA Negeri 1 Godean masuk dalam deretan SMA Negeri terbaik di Kabupaten Sleman tahun 2026

10 SMA Negeri Terbaik di Kabupaten Sleman Versi TKAD 2026

May 10, 2026
Kebocoran Gas di Pabrik Es Kalasan Sleman Sebabkan Warga Alami Sesak Napas

Kebocoran Gas di Pabrik Es Kalasan Sleman Sebabkan Warga Alami Sesak Napas

May 9, 2026
Kondisi usai kecelakaan beruntun di Jalan Jogja-Solo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY, Kamis (7/5/2026). (Polresta Sleman).

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalan Jogja-Solo, Libatkan Enam Kendaraan

May 7, 2026
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sleman Arifin memaparkan terobosan pelayanan lewat Laskar Prima

Sleman Percepat Transformasi Digital Administrasi Kependudukan Lewat Laskar Prima, Aktivasi IKD Terus Digenjot

May 7, 2026
jumpa pers kasus pembacokan di Jalan Godean diselenggarakan di Mapolresta Sleman, Rabu (6/5/2026).

Polsek Godean Ringkus Sejumlah Remaja Pelaku Penganiayaan di Sidoagung

May 6, 2026
Next Post
Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono saat rilis kasus kekerasan dalam rumah tangga di sebuah losmen di Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY. (Polres Bantul)

Istri yang Lakukan KDRT Suami di Losmen Parangtritis Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.