• Tentang Kami
Friday, August 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Guru Besar UMY Soroti Wacana Dapur MBG di Kampus, Tekankan Perguruan Tinggi Fokus di Tri Dharma

Guru Besar UMY, Dyah Mutiarin, menilai kampus sebaiknya tetap fokus pada fungsi utama Tri Dharma Perguruan Tinggi dan meminta pemerintah mengkaji ulang wacana pelibatan perguruan tinggi dalam program Makan Bergizi Gratis agar tidak mengganggu peran akademik.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
May 16, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). [Dok. Biro Hukum dan Humas BGN]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Wacana pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi kini tengah menuai perdebatan di kalangan akademisi. Dorongan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini dipandang perlu ditinjau ulang secara kritis oleh berbagai pihak, termasuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY, Dyah Mutiarin, menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara fundamental masih menyisakan banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas sebelum dipaksakan masuk ke lingkungan kampus.

BERITA MENARIK LAINNYA

7 Fakta Putusan MK soal Dana MBG: Wajib Dipisah dari Anggaran Pendidikan

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

Menurutnya, terdapat celah besar dalam desain kebijakan saat ini, mulai dari urusan skema anggaran, teknis implementasi, hingga ketepatan sasaran manfaat bagi para siswa. Ia merespons instruksi kementerian yang meminta kampus tidak hanya menjadi penonton, melainkan terlibat aktif membangun infrastruktur SPPG, sebuah langkah yang sudah mulai diuji coba di beberapa Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Namun, bagi Mutiarin, kebijakan ini memerlukan kematangan regulasi yang jauh lebih mendalam sebelum menyentuh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seperti UMY.

Kritik utama yang dilontarkan UMY berakar pada fungsi mendasar universitas. Mutiarin menekankan bahwa fokus utama atau core function kampus seharusnya tetap terjaga pada Tri Darma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pelibatan kampus dalam operasional teknis dapur gizi dikhawatirkan akan memecah konsentrasi institusi dari tugas utamanya.

“Perguruan tinggi di Indonesia pun belum merata dalam menghasilkan riset yang mampu menunjukkan keunggulan di masing-masing sektor. Jadi, sebaiknya fokus terlebih dahulu pada ranah tersebut,” kata Mutiarin dikutip dari laman resmi UMY, Sabtu (16/5/2026).

Secara kelembagaan, UMY menuntut pemerintah untuk memberikan ruang bagi kampus guna melakukan kajian mandiri dan objektif. Evaluasi ini penting untuk menimbang secara jernih apa saja kelebihan, kekurangan, serta dampak nyata program tersebut bagi mahasiswa dan institusi.

“Kita berharap pemerintah memberikan ruang lebih dahulu kepada perguruan tinggi untuk melakukan kajian. Apakah kebijakan ini akan lebih baik atau lebih tepat apabila dilaksanakan di kampus, itu yang perlu dijawab terlebih dahulu,” imbuh guru besar Ilmu Pemerintahan tersebut.

Alih-alih membangun gedung dapur baru yang memakan lahan dan anggaran besar, UMY menawarkan jalan tengah yang lebih elegan dan berbasis ilmu pengetahuan. Mutiarin menyatakan bahwa kontribusi kampus tidak harus diwujudkan dalam bentuk fisik infrastruktur.

Ia mengusulkan dua skema keterlibatan: pertama, penelitian lintas disiplin oleh dosen (mulai dari gizi, pertanian, hingga manajemen) untuk mengevaluasi SPPG yang sudah berjalan; dan kedua, program magang bagi mahasiswa agar mendapatkan pengalaman lapangan secara nyata. Kajian dosen tersebut dapat mencakup aspek krusial seperti komposisi nutrisi hingga sistem keamanan pangan.

“Perguruan tinggi dapat memberikan masukan terkait komposisi gizi, langkah pencegahan keracunan makanan, maupun evaluasi dari sisi efisiensi anggaran,” jelasnya.

Dengan skema ini, mahasiswa tetap bisa belajar tanpa kampus harus terbebani oleh biaya operasional dan perawatan dapur yang rumit.

Lebih lanjut, Mutiarin menjelaskan bahwa UMY memiliki keunggulan strategis melalui jaringan amal usaha Muhammadiyah yang sudah mapan. Sekolah-sekolah Muhammadiyah dari tingkat dasar hingga menengah adalah penerima manfaat langsung dari program MBG ini, sehingga jalur kolaborasi sebenarnya sudah tersedia secara organik.

“Kita mendukung dari sisi sumber daya manusia. Selain itu, karena banyak amal usaha pendidikan Muhammadiyah bergerak di lingkup TK, SD, SMP, hingga SMA, sebenarnya kita sudah terhubung langsung dengan SPPG itu sendiri,” ungkapnya.

Dengan memanfaatkan unit SPPG yang sudah beroperasi di luar kampus dan mendukungnya melalui kapasitas akademik UMY, model kerja sama ini dinilai jauh lebih berkelanjutan dan efisien.

Tags: dapur SPPGDyah MutiarinProgram Makan Bergizi Gratis (MBG)Tri Dharma Perguruan TinggiUMY

Related Posts

Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

7 Fakta Putusan MK soal Dana MBG: Wajib Dipisah dari Anggaran Pendidikan

July 31, 2026
Ilustrasi kelas kosong.

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

July 23, 2026
Ilustrasi AI memengaruhi geopolitik dunia

Akademisi UMY Ungkap Mengapa AI Bakal Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

July 21, 2026
Ilistrasi hukum yang berkeadilan

Soroti Pengalihan Isu Kasus Febrie Adriansyah, Ini Kata Pakar UMY

July 16, 2026
Ilustrasi korupsi

Korupsi Kepala Daerah Masih Marak, Pakar UMY: Ongkos Pilkada Jadi Penyebab

July 14, 2026
Ilustrasi pelecehan seksual

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

July 13, 2026
Next Post
Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.