• Tentang Kami
Saturday, May 23, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

Dari rentetan laporan yang diterima Satgas PPKS, Iva menyebut sebagian besar yang diadukan adalah kekerasan seksual berupa verbal. Meski begitu, pihaknya juga menerima aduan terkait kekerasan kebijakan

byredaksi
May 22, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) tengah mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sejumlah oknum dosen.

Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus tersebut. Pihaknya juga melakukan pengumpulan keterangan atau BAP terhadap sejumlah dosen yang diduga terlibat.

BERITA MENARIK LAINNYA

5 Dosen Dinonaktifkan dan Satu Masih Jalani Sanksi Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di UPN

4 Pengoplos LPG Subsidi ke Tabung Non Subsidi Ditangkap, Polisi: Pelaku Raup Untung Rp75 Juta Per Bulan

“Sebenarnya kami sudah mulai melakukan BAP pada 19 Mei 2026 pagi dan sampai saat ini masih membuka aduan, ” ucap Iva kepada awak media, Jumat (22/5/2026).

Berdasarkan aduan dari berbagai pihak, Iva mengungkapkan jumlah total dosen terlapor sebanyak tujuh orang. Di antaranya enam orang merupakan dosen internal UPN Veteran Yogyakarta dan satu dosen dari Perguruan Tinggi lain.

Dikatakan, saat ini pihak rektorat sudah menonaktifkan tiga dosen. Kemudian dua orang dosen sudah dinonaktifkan di tingkat program studi (Prodi), sehingga sudah tidak ke kampus untuk mengampu pengajaran atau bimbingan skripsi.

Sedangkan, satu orang dosen sedang dilakukan peninjauan ulang terhadap sanksi kasus serupa yang telah bergulir sejak 2023 lalu. Adapun terhadap dosen dari perguruan tinggi lain, pihak kampus akan menyelesaikan melalui mekanisme koordinasi yang berbeda.

“Untuk terlapor ada tiga dosen mengajar di Fakultas Pertanian (FP), dua dosen dari FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), satu dosen dari FTM (Fakultas Teknologi Mineral) yang sedang menjalani keberlanjutan sanksi, dan satu dari universitas lain,” paparnya.

Dari rentetan laporan yang diterima Satgas PPKS, Iva menyebut sebagian besar yang diadukan adalah kekerasan seksual berupa verbal. Meski begitu, pihaknya juga menerima aduan terkait kekerasan kebijakan yang dianggap tak berpihak kepada mahasiswa.

“Memang mahasiswa boleh mengadu ke kami jika ada pejabat jurusan prodi atau di tingkat universitas yang melakukan represi terhadap mahasiswa terkait kebijakan,” katanya.

Mengenai rentang waktu, Satgas mendeteksi adanya kasus lama dari tahun 2020 yang korbannya kini sudah menjadi alumni. Sementara untuk laporan terbaru didominasi oleh mahasiswa aktif jenjang S1 dan satu orang mahasiswa S2.

Lebih lanjut, Iva menuturkan berdasarkan BAP, mayoritas korrban menuntut adanya tindakan tegas dan adil dari pihak kampus. Kendati demikian, pihak kampus tetap harus mematuhi atau mengacu aturan yang berlaku untuk memberikan sanksi. Sebab, tingkat kekerasan yang dilakukan oleh terduga pelaku berbeda-beda. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Iva Rachmawatikekerasan seksualkorbanoknum dosenpelecehanUPN VeteranYogyakarta

Related Posts

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Dr Hendro Widjanarko, dan jajarannya saat memberikan keterangan pers kepada awak media di gedung rektorat UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

5 Dosen Dinonaktifkan dan Satu Masih Jalani Sanksi Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di UPN

May 22, 2026
Polresta Yogyakarta ungkap kasus pengoplosan isi LPG subsidi ke tabung non subsidi, Rabu (20/5/2025).

4 Pengoplos LPG Subsidi ke Tabung Non Subsidi Ditangkap, Polisi: Pelaku Raup Untung Rp75 Juta Per Bulan

May 21, 2026
Kepala BNNP DIY, Faried Zulkarnain, menunjukkan barang bukti dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis yang dilakukan tersangka MIJS (23), di kantor BNNP DIY, Rabu (20/5/2026).

Samarkan Narkotika dalam Speaker, Mahasiswa Jakarta Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Bantul

May 20, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Suasana kampus UPN Veteran Yogyakarta.

UPN Veteran Yogyakarta Nonaktifkan Dosen Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual

May 20, 2026
Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Disperindag DIY Pastikan Stok Kedelai Aman Meski Harganya Kini Meroket

May 15, 2026
Next Post
Logo I.League

I.League Luncurkan League Cup 2026/2027, Turnamen Pendamping Super League dan Championship

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.