• Tentang Kami
Friday, May 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Disperindag DIY Pastikan Stok Kedelai Aman Meski Harganya Kini Meroket

Disperindag DIY memastikan stok kedelai impor di pasaran dalam kondisi aman. Menurut data Proyeksi Neraca Pangan DIY pada Mei 2026, jumlah ketersediaan komoditas kedelai sebanyak 3.552 ton.

byredaksi
May 15, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai berdampak pada sektor pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir nilai tukar rupiah menembus level Rp17.500 per dolar AS, menjadikan terendah dalam sejarah rupiah.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY, Lukis Wahono, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah itu dipicu meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak dunia.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sambut Libur Panjang, PHRI DIY Imbau Wisatawan Konfirmasi Ulang Reservasi Hotel Lewat Website Resmi

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

“Kondisi itu juga memicu kenaikan harga komoditas pangan yang masih bergantung pada impor, semisal gandum, gula mentah, bawang putih, hingga kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe,” katanya, saat dihubungi Jumat (15/5/2026).

Dia tak menampik, para pelaku usaha tahu dan tempe perlu putar otak untuk mengurangi biaya produksi imbas kenaikan harga tersebut. Di antaranya mengganti penggunaan plastik dengan daun pisang untuk pembuatan tempe.

Melihat kondisi itu, Disperindag DIY menilai intervensi dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan usaha hilir.

“Memang diperlukan bantuan pemerintah untuk memberikan subsidi, khususnya komoditas kedelai. Ke depan juga perlu optimalisasi produktivitas kedelai lokal untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri,” ujarnya.

Meski dibayangi kenaikan harga, Disperindag DIY memastikan stok kedelai impor di pasaran dalam kondisi aman. Menurut data Proyeksi Neraca Pangan DIY pada Mei 2026, jumlah ketersediaan komoditas kedelai sebanyak 3.552 ton. Sedangkan jumlah kebutuhan kedelai di DIY mencapai 3.313 ton, sehingga masih surplus sebanyak 239 ton.

Disperindag DIY pun telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan semisal minyak goreng, beras, gula pasir di pasar. Antara lain melaksanakan operasi pasar dengan menggandeng stakeholder dan memberikan subsidi distribusi barang.

Selain itu, pihaknya juga bersinergi dan berkolaborasi dengan BUMN pangan untuk memasok komoditas MinyaKita maupun beras SPHP di pasar rakyat wilayah DIY.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menimbun barang dagangan serta mendorong masyarakat tidak panic buying dan berbelanja sesuai kebutuhan,” tandasnya.

Lakukan Pemantauan

Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Yogyakarta, Sri Riswati, mengungkapkan bahwa harga kedelai impor mengalami lonjakan signifikan dari Rp9.800 menjadi Rp10.500 per kg.

“Kenaikan harga kedelai impor sudah lama sebelum ada kenaikan harga plastik, dari Rp9.800 menjadi Rp10.500. Saat ini masih stabil di harga itu,” ucap Sri Riswati saat dihubungi Jumat (15/5/2026).

Dia mengatakan, kenaikan harga kedelai membuat perajin tahu dan tempe di Kota Yogyakarta harus putar otak. Alih-alih menaikkan harga, para perajin lebih memilih mengurangi gramasi atau ukuran produk agar harga tahu dan tempe tetap stabil.

Terbukti berdasarkan data Disdag Kota Yogyakarta, harga tahu dan tempe stabil di angka Rp12.000 dan Rp15.000 per kg. Begitu juga dengan harga komoditas lain dikatakan masih stabil meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sedang melemah.

Kendati demikian, Disdag Kota Yogyakarta akan mengambil langkah antisipasi untuk memastikan tidak terjadi praktik penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan serta kenaikan harga tak wajar. Upaya yang dilakukan antara lain memperketat pemantauan di tingkat distributor.

“Kami akan tingkatkan pemantauan di distributor. Untuk memastikan tidak terjadi penimbunan yang akan berdampak pada isu kelangkaan dan kurangnya pasokan. Sehingga kenaikan harga tidak wajar dapat diantisipasi atau tidak terjadi,” jelasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: bahan baku tahu dan tempeDisperindag DIYharga kedelaiLukis Wahononilai tukar RupiahpanganYogyakarta

Related Posts

Suasana Tugu Pal Putih yang menjadi ikon Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Sambut Libur Panjang, PHRI DIY Imbau Wisatawan Konfirmasi Ulang Reservasi Hotel Lewat Website Resmi

May 14, 2026
Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

May 13, 2026
Ilustrasi daycare

Mencuat Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Psikolog UGM: Alarm Serius bagi Keluarga dan Pemerintah

May 11, 2026
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

May 10, 2026
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Bukit pengilon, satu di antara deretan jalur trekking yang menarik untuk dikunjungi

4 Rekomendasi Jalur Trekking di Yogyakarta dengan View Juara untuk Lepaskan Penat

May 11, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.