• Tentang Kami
Saturday, June 20, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Forum BEM DIY Gelar Aksi di DPRD, Sampaikan Delapan Tuntutan

Forum BEM DIY menggelar aksi di DPRD DIY untuk menuntut penolakan kenaikan BBM, pengesahan sejumlah UU, serta evaluasi kebijakan pemerintah termasuk program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

byredaksi
June 19, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 1 min read
A A
0
Puluhan massa mahasiswa yang tergabung Forum BEM DIY menggelar aksi di Kantor DPRD DIY, Jumat (19/6/2026).

Puluhan massa mahasiswa yang tergabung Forum BEM DIY menggelar aksi di Kantor DPRD DIY, Jumat (19/6/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY menggelar aksi demonstrasi di DPRD DIY, pada Jumat (19/6/2026). Puluhan massa berbaju hitam itu terpantau sampai di Kantor DPRD DIY sekitar pukul 15.18 WIB.

Mereka tampak membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan kata-kata kritis untuk pemerintah. Perwakilan massa mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus di DIY itu silih berganti menyampaikan unek-unek begitu sampai halaman Kantor DPRD DIY.

BERITA MENARIK LAINNYA

Merahkan Titik Nol Kilometer, Mahasiswa UMY Suarakan Delapan Tuntutan ke Pemerintah

DPRD DIY Dukung Penertiban Kabel Semrawut, Danais Diusulkan Biayai Penataan Kota

Koordinator Umum (Kordum) Aksi Forum BEM DIY, Faturahman Jaguna, menuturkan ada delapan tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut. Antara lain terkait penolakan kenaikan BBM karena berdampak terhadap harga bahan pokok. Termasuk mengkritisi kebijakan pemerintah Prabowo-Gibran terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan proyek strategis nasional lainnya.

“Kami turut menyuarakan segera disahkan Undang-Undang Perampasan Aset dan Undang-Undang Masyarakat Adat. Kami menuntut DPRD segera membuat peraturan perlindungan aktivis atau Undang-Undang Perlindungan Aktivis. Karena belakangan ini kami melihat banyak aktivis yang diintimidasi,” katanya.

Dia juga menilai militerisme mulai muncul di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, mereka meminta pencabutan UU TNI/Polri.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum BEM DIY, Ilham, menambahkan bahwa KDMP juga menjadi sorotan dalam aksi tersebut. Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi kembali penempatan titik-titik KDMP. Sebab, banyak lokasi KDMP yang kurang strategis dan susah diakses oleh masyarakat.

“Bahkan ada yang di dalam hutan, sehingga masyarakat untuk akses ke KDMP rasa-rasanya kurang efektif. Artinya perputaran ekonomi lokalnya tidak maksimal di titik itu. Sehingga perlu semacam koreksi dan evaluasi terkait Koperasi Desa Merah Putih,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: aksi demoaksi massaBEM DIYDPRD DIYKDMPMBG

Related Posts

Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Merahkan Titik Nol Kilometer, Mahasiswa UMY Suarakan Delapan Tuntutan ke Pemerintah

June 19, 2026
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu.

DPRD DIY Dukung Penertiban Kabel Semrawut, Danais Diusulkan Biayai Penataan Kota

June 19, 2026
Suasana Titik Nol Kilometer Malioboro Kota Yogyakarta saat ratusan massa aksi dari mahasiswa UII mengungkapkan enam tuntutan untuk pemerintah, Senin (15/6/2026).

Mahasiswa UII Gelar Aksi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Bawa Enam Tuntutan ke Pemerintah

June 15, 2026
Ribuan massa dari berbagai elemen ikut dalam Aksi Rakyat Memanggil di pertigaan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6/2026).

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

June 15, 2026
Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

June 10, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.