• Tentang Kami
Saturday, April 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Penggugat Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Kami Ingin Buktikan Itu Asli atau Tidak

Gugatan terkait dugaan ijazah palsu Jokowi merupakan inisiatif pribadi Komardin

byGalih Priatmojo
May 22, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Penggugat dugaan palsu ijazah Jokowi yakni advokat asal Makassar, Komardin saat ditemui di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (22/5/2025).

Penggugat dugaan palsu ijazah Jokowi yakni advokat asal Makassar, Komardin saat ditemui di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (22/5/2025). [populi.id/Olyvia Cahaya Sari]

0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Manajemen Absen, Mediasi Sengketa Pesangon PT MTG di Sleman Belum Temui Titik Terang

7 Bilah Gamelan Hilang di FIB UGM, Polisi Selidiki Pelaku Pencurian

SLEMAN, POPULI.ID – Persidangan perdana terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dimulai hari ini di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Kamis (22/5/2025). Gugatan ini diajukan oleh advokat asal Makassar, Ir. Komardin, yang hadir langsung di lokasi sejak pagi.
“Tadi malam saya ke sini, tiba sekitar pukul 20.30 WIB. Saya sendiri, tapi di sini ada teman-teman juga,” ujar Komardin kepada awak media di halaman pengadilan, Kamis (22/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa gugatan tersebut merupakan inisiatif pribadinya. Komardin mengaku telah menyiapkan sejumlah dokumen pendukung sebagai bahan pembuktian dalam sidang.
“Ini kita ingin membuktikan ijazah yang diduga palsu. Artinya, yang bisa menentukan UGM karena semua dokumen yang ada di situ,” katanya.
Pihak yang digugat dalam perkara ini antara lain Rektor Universitas Gadjah Mada, para Wakil Rektor I hingga IV, Dekan Fakultas Kehutanan, Kepala Perpustakaan Fakultas Kehutanan, serta Ir. Kasmudjo.
Dalam permohonannya, Komardin meminta majelis hakim memerintahkan seluruh tergugat menyerahkan berbagai data akademik terkait.

“Oleh karena itu, kita masukkan permohonan kepada hakim untuk meminta data-data mahasiswa dan calon mahasiswa. Jadi ada 14 itu pokok gugatannya,” jelas Komardin.
Beberapa dokumen yang diminta antara lain daftar dosen Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980–1985, nama-nama calon mahasiswa tahun ajaran 1979/1980, serta data mahasiswa yang dinyatakan lulus pada periode tersebut. Ia juga meminta ditunjukkan Kartu Rencana Studi (KRS) milik Joko Widodo dari semester pertama hingga akhir.
Selain itu, Komardin menginginkan skripsi asli atas nama Joko Widodo turut diperlihatkan di persidangan, lengkap dengan sepuluh skripsi milik lulusan lain sebagai pembanding. Ia juga meminta UGM menyediakan duplikat ijazah Jokowi beserta sepuluh duplikat ijazah dari lulusan tahun yang sama.
“Memerintahkan kepada tergugat untuk menyerahkan 10 Duplikat Ijazah yang lulus pada tahun 1985 sebagai pembanding ijazah Joko Widodo mantan Presiden RI,” tegasnya.
Dalam pokok gugatannya, Komardin juga menuntut informasi mengenai Ketua Jurusan Teknologi Kayu, Dekan Fakultas Kehutanan, dan Rektor UGM pada tahun 1985. Selain itu, ia memohon agar pihak tergugat hadir langsung di sidang, bukan diwakilkan oleh kuasa hukum.
Menurutnya, seluruh dokumen tersebut perlu diuji secara terbuka di pengadilan. Untuk itu, ia mengusulkan kehadiran tim forensik dengan perlengkapan yang dibutuhkan guna melakukan pemeriksaan langsung di depan hakim dan publik.
“Kami ingin menghadirkan tim forensik dengan peralatannya. Dokumen akan diuji di depan pengadilan secara terbuka, agar seluruh rakyat Indonesia dapat menyaksikannya,” katanya.
Komardin menegaskan tidak ingin proses penyelesaian perkara ini melalui mediasi. Ia menyatakan pembuktian langsung lebih penting ketimbang saling menjawab dalam dokumen. “Kalau mediasi tanpa pembuktian, kami tolak. Ya, harus ada pembuktian. Karena ini sudah viral ke seluruh Indonesia,” ujarnya.
Tags: ijazah palsuJokowiKomardinPengadilan NegeriSlemanUGM

Related Posts

Mediasi tripartit sengketa pesangon PT Mataram Tunghal Garment (MTG) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Jumat (17/4/2026). (Hadid Pangestu)

Manajemen Absen, Mediasi Sengketa Pesangon PT MTG di Sleman Belum Temui Titik Terang

April 17, 2026
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara hilangnya 7 bilah gamelan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM).

7 Bilah Gamelan Hilang di FIB UGM, Polisi Selidiki Pelaku Pencurian

April 17, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Dinas Lingkungan Hidup Sleman dipandu Dina Trinil serta Ciblek Vertigo di Bank Sampah Sawo Kecik Condongcatur

Punya Potensi Ekonomi Besar, Pemkab Sleman Siapkan Subsidi bagi Pengelola Bank Sampah

April 16, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Ketua Tim Kerja dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Supriyanto dipandu Aditya dan Anis di Studio Alam Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata di Sleman Tumbuh, UMKM Ikut Terdongkrak

April 16, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sutiasih dipandu Dina Trinil dan Angger Sukisno dalam acara Jejak Layanan Ekonomi yang berlangsung di Warung Kopi Merapi

Penguatan UMKM Sleman Terus Digenjot, Warung Kopi Merapi Jadi Contoh Sukses

April 16, 2026
Keberadaan Joko Widodo yang membayangi pemerintahan Presiden Prabowo, keduanya pun santer disebut sebagai matahari kembar

Dari Koalisi ke Otonomi, Rocky Gerung Sebut Prabowo Tak Butuh Jokowi Lagi

April 16, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Lalu Lintas Yogyakarta Masih Semrawut? Hasto Siap Tata Sumbu Filosofi Bertahap

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.