• Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kisah Mantan Anak Buah Soeharto dan Bendera Merah Putih di Titik Nol

Pudjiastuti berharap pembagian bendera merah putih di Kawasan Titik Nol tak sekadar seremoni tapi juga membangkitkan semangat perjuangan terutama bagi generasi muda

byGalih Priatmojo
August 1, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pudjiastuti seorang veteran pejuang kemerdekaan memegang bendera merah putih yang dibagikan Kesbangpol Kota Yogyakarta, Jumat (1/8/2025)

Pudjiastuti seorang veteran pejuang kemerdekaan memegang bendera merah putih yang dibagikan Kesbangpol Kota Yogyakarta, Jumat (1/8/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Di usianya yang hampir satu abad, Pudjiastuti (86) tampak masih semangat menjajakan dagangannya di sekitar kawasan Pasar Beringharjo, Jumat (1/8/2025).

Siang itu perempuan asal Playen, Gunungkidul tersebut terlihat duduk di bangku taman depan kompleks Monumen Serangan Umum 1 Maret sembari menggelar dagangan beralas kain jarik.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Sesaat kemudian, wajah Pudjiastuti tampak semringah ketika satu di antara pegawai Kesbangpol Kota Yogyakarta membagikan sejumlah bendera berbahan kain warna merah putih untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Ia mengaku senang karena sejumlah bendera merah putih yang didapat bakal diberikan kepada keponakan serta cucunya sebagai oleh-oleh.

“Ini buat anak-cucu, ada ponakan 2 sama cucu 2, nanti kalau gak kebagian rebutan,” katanya kepada populi.id.

Sembari mengusap bendera merah putih yang didapat, Pudjiastuti mengingatkan bahwa simbol merah putih yang merupakan warna bendera Indonesia itu harus dihormati. Tak boleh sembarangan diperlakukan.

“Ini (bendera) diperjuangkan bener-bener dan harus dihormati, jangan malah buat mainan apalagi kemudian dibuang,” ujarnya.

Momen-momen peringatan yang nantinya akan digelar di pusat kepadatan masyarakat tersebut benar-benar ia hormati, bahkan harus merelakan pendapatannya berkurang.

“Saya cari duit di pasar (Beringharjo), tapi ini kan mau 17 Agustus, harus hormat sama bendera. Saya kalau ada acara kaya gini nggak jualan,” katanya.

“Merdeka!,” tegas Pudjiastuti dengan lantang saat dirinya difoto.

Ketika ngobrol lebih jauh, Pudjiastuti mengaku dahulu merupakan veteran pejuang kemerdekaan.

Ia mengungkapkan ketika muda pernah ikut bertempur melawan penjajah di bawah komando Soeharto yang kemudian dikenal sebagai Presiden ke-2 Republik Indonesia.

Mendekati momentum perayaan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Pudjiastuti memahami bahwa penjajahan saat ini bukan seperti pada saat dimana ia harus berjuang melawan Belanda ataupun Jepang.

“Beda sekarang kemerdekaanya, sekarang ada musuh, tapi bukan kaya dulu lagi, sekarang kawan jadi lawan, teman sejati jarang nak,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa saat ini banyak orang yang rela mengorbankan pertemanan untuk memenuhi nafsu pangkat dan jabatan. Berbeda dengan dirinya dahulu ketika seluruh rakyat bersama-sama bersatu padu memperperjuangkan kemerdekaan.

“Dulu kami benar-benar berjuang bersama-sama. Bahkan makan dari dapur umum makannya sego tiwul. Hidupnya berpindah-pindah dari gunung satu ke gunung lainnya,” kenangnya.

Pujiastuti berharap momentum bagi-bagi bendera merah putih yang digelar Kesbangpol Kota Yogyakarta tersebut bisa menggariahkan kembali semangat perjuangan dari generasi muda, sekaligus menjadi pengigat akan pengorbanan para pendiri bangsa.

Bagikan 5 Ribu Bendera Merah Putih

Sementara itu, untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, Badan Kesatuan Bansa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta membagikan ribuan bendera di kawasan Titik Nol Yogyakarta.

Hiasan bendera merah putih terlihat hampir di segala penjuru kawasan Titik Nol kilometer Yogyakarta. Mulai dari tukang becak, pejalan kaki, hingga anak-anak sekolah nampak riang membawa bendera dengan atribut merah putih usai dibagi bendera.

Sekretaris Kesbangpol Kota Yogyakarta, Widyastuti menyampaikan memilih kawasan titik nol karena merupakan kawasan yang jadi pusat kegiatan dan jujugan masyarakat.

Total ada sebanyak lima ribu bendera merah putih yang dibagikan. Pembagian tersebut juga melibatkan organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kota Yogyakarta.

“Kami sebenarnya sudah mulai sejak 1 Juni di arena ini (Titik Nol) kilometer) berbarengan juga pada waktu itu ada parade seni budaya lintas etnis, selain itu kami juga telah membagikan di beberapa titik lainnya,” katanya.

Ia menyampaikan pembagian bendera akan dilakukan hingga tanggal 12 Agustus.

Widyastuti menyampaikan pembagian bendera bukan hanya sekadar mengingat hari kemerdekaan, lebih dari itu sebagai bentuk menjaga nasionalisme.

“Dengan atribut-atribut merah putih kami ingin masyarakat mengingat tentang merah putih yang menggugah rasa nasionalisme masyarakat Yogyakarta,” terangnya.

Ketua PC Ansor Kota Yogyakarta, Mohamad Jafar menyampaikan kegiatan bagi-bagi bendera merah putih yang digelar Kesbangpol disebutnya diharapkan dapat menyentuh masyarakat secara langsung dalam upaya meningkatkan nasionalisme.

“Ini langkah kecil tapi harapannya menjadi langkah besar agar masyarakat lebih mencintai bangsa ini,” ujarnya.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: bendera merah putihHUT ke-80 Republik IndonesiaKesbangpolPudjiastutiTitik NolveteranYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Next Post
Ilustrasi kemiskinan

Data Kemiskinan Terlambat Dirilis, Pakar UGM Ingatkan Soal Integritas dan Kredibilitas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.