• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Analis Politik Sebut Kemunculan Simbol One Piece Organik dari Kesadaran Masyarakat

kemunculan simbol One Piece merupakan ekspresi yang tumbuh secara organik di tengah masyarakat, bukan hasil rekayasa atau gerakan yang terorganisir.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 7, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolase foto mural simbol jelly roger di serial anime One Piece yang muncul di sejumlah wilayah di Sleman, Kamis (7/8/2025)

Kolase foto mural simbol jelly roger di serial anime One Piece yang muncul di sejumlah wilayah di Sleman, Kamis (7/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Analis politik Arif Nurul Imam menilai maraknya kemunculan simbol One Piece merupakan bentuk kritik simbolik terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

“Maraknya pengibaran bendera tersebut dalam beberapa bulan terakhir saya kira merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah hari ini, yang oleh sebagian pihak dianggap belum bisa menjalankan janji kampanyenya,” ujarnya saat dihubungi populi.id, Kamis (7/8/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

Ia mencontohkan sejumlah persoalan yang menjadi sorotan masyarakat, seperti meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak langsung terhadap angka pengangguran.

Menurutnya, kemunculan simbol One Piece merupakan ekspresi yang tumbuh secara organik di tengah masyarakat, bukan hasil rekayasa atau gerakan yang terorganisir.

“Kalau saya mengamati dari data tracking di media sosial, fenomena ini organik. Artinya tidak didesain atau by design. Ada kesadaran dari sebagian masyarakat bahwa kondisi bangsa ini sedang tidak baik-baik saja,” ungkapnya.

Arif juga menyebut bahwa fenomena semacam ini bukan hal baru. Sebelumnya, sempat muncul tagar seperti #KaburAjaDulu serta penyebutan Indonesia sebagai “negeri Konoha” yang juga merupakan bentuk satire atau kritik terhadap situasi nasional.

Terkait adanya wacana pelarangan penggunaan simbol-simbol seperti bendera One Piece oleh pemerintah pusat maupun daerah, Arif menilai langkah tersebut kurang tepat.

“Saya kira pemerintah tidak perlu reaktif terhadap maraknya fenomena ini. Yang seharusnya dilakukan adalah menangkap makna dari fenomena protes simbolik ini dan memberikan solusi atas keresahan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa respons pemerintah terhadap fenomena ini akan menentukan apakah ekspresi semacam itu akan terus berlanjut atau mereda.

“Kalau banyak kebijakan yang tidak pro rakyat, tentu protes-protes semacam ini akan terus bergulir. Tetapi jika pemerintah responsif dan peka, protes semacam ini intensitasnya akan menurun,” ungkap Arif.

Bukan Makar

Sebelumnya melalui rilis yang disebarluaskan melalui amnesty.id, Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyebut adanya cawe-cawe aparat dan pemerintah terkait kemunculan simbol One Piece sebagai hal yang berlebihan.

“Respons pemerintah dan aparat menyikapi fenomena pengibaran bendera One Piece di masyarakat jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, apalagi yang disertai dengan ancaman pidana, sangatlah berlebihan. Mengibarkan bendera One Piece sebagai medium penyampaian kritik merupakan bagian dari hak atas kebebasan berekspresi dan berpendapat yang dijamin oleh Konstitusi dan berbagai instrumen internasional lainnya yang telah diratifikasi Republik Indonesia.

Ekspresi damai lewat pengibaran bendera bukanlah makar, apalagi upaya pecah belah bangsa. Represi melalui razia atau penyitaan bendera One Piece di masyarakat seperti yang terjadi di Tuban serta penghapusan mural One Piece di Sragen jelas merupakan suatu bentuk perampasan kebebasan berekspresi yang bertujuan mengintimidasi dan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Negara tidak boleh anti terhadap kritik.

Alih-alih merepresi kebebasan berpendapat melalui razia, pemerintah seharusnya lebih fokus menyelesaikan akar penyebab dari keresahan masyarakat sehingga memilih mengibarkan bendera One Piece.

Pemerintah sebaiknya tidak anti-kritik dan harus berhenti memberi pernyataan yang berlebihan terhadap fenomena kebebasan berekspresi di masyarakat, apalagi disertai dengan ancaman sanksi pidana. Aparat harus melihat fenomena ini sebagai bagian dari kebebasan berekspresi.

Sebagai Negara Pihak berbagai instrumen HAM internasional termasuk ICCPR (Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik), Indonesia berkewajiban melindungi serta menyediakan ruang aman bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Perlindungan hak atas kebebasan berekspresi yang diatur di Pasal 19 ICCPR berlaku untuk segala jenis informasi dan gagasan, termasuk informasi dan gagasan yang dianggap mengejutkan, menyerang, atau mengganggu, terlepas dari apakah konten informasi atau gagasan tersebut benar atau salah. Negara seharusnya hadir untuk melindungi, bukan membiarkan — apalagi berperan dalam — pembungkaman suara-suara kritis yang sah dari warga negara.”

Tags: Amnesty InternasionalArif Nurul ImamKritikOne PiecepengangguranpolitikprotesSlemanUsman Hamid

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Kapolsel Mantrijeron menunjukkan bukti kasus penembakan menggunakan air gun di lapangan Minggiran dalam jumpa pers yang dilakukan di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (7/8/2025)

Pelaku Penembakan di Lapangan Minggiran Diancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.