• Tentang Kami
Friday, July 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Pakar UMY Sebut Bencana Banjir di Sumatra karena Tata Ruang yang Tak Adaptif

Pakar UMY menyebut banjir yang serentak terjadi di wilayah Sumatra tak hanya karena faktor alam semata tetapi ada campur tangan manusia di dalamnya

byredaksi
December 3, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ilustrasi banjir Sumatra. [x.com/@danrem]

ilustrasi banjir Sumatra. [x.com/@danrem]

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Duka kembali menyelimuti masyarakat Indonesia setelah banjir besar menerjang Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara dalam sepekan kemarin.

Tercatat ada lebih dari 600 korban jiwa, kemudian ribuan warga terpaksa mengungsi, lalu infrastruktur mengalami kerusakan parah, dan aktivitas sosial ekonomi lumpuh.

BERITA MENARIK LAINNYA

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

Kasus Penyekapan di Bandung, Guru Besar UMY Ingatkan Pentingnya Perlindungan Korban

Di balik tingginya curah hujan, rangkaian bencana hidrometeorologi tersebut dinilai bukan semata-mata fenomena alam.

Menurut dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jazaul Ikhsan, banjir yang terjadi hampir serentak itu merupakan hasil kombinasi antara cuaca ekstrem dan campur tangan manusia melalui tata ruang yang tidak adaptif.

“Curah hujan tinggi memang menjadi pemicu awal, tetapi kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS), sistem drainase yang tidak memadai, serta alih fungsi lahan memperparah dampaknya,” jelasnya dilansir dari laman UMY (3/12/2025).

Ikhsan menyebut beberapa indikator teknis menunjukkan bahwa infrastruktur pengendali banjir tidak lagi relevan dengan kondisi iklim saat ini. Banyak sistem drainase memiliki kapasitas aliran yang jauh lebih kecil dibandingkan curah hujan aktual.

Sedimentasi, penumpukan sampah, serta desain infrastruktur yang masih mengacu pada data historis membuat air meluap dan menggenangi permukiman.

Selain faktor teknis, kerusakan lingkungan menjadi variabel paling mengkhawatirkan. Konversi hutan menjadi permukiman dan perkebunan menyebabkan hilangnya area resapan air alami.

“Penebangan hutan mengurangi kemampuan tanah menyerap air. Akibatnya aliran permukaan meningkat cepat menuju hilir dan memicu banjir serta longsor,” tegasnya.

Jika pola ini terus berulang setiap musim hujan, dampaknya diprediksi semakin serius. Secara ekologis, banjir berulang dapat merusak ekosistem, menurunkan kualitas tanah, serta mencemari air sungai maupun tanah akibat limpasan limbah dan bahan kimia.

Dari sisi sosial, bencana yang terjadi terus-menerus dapat menimbulkan migrasi penduduk, trauma psikologis, hingga ketegangan sosial akibat perebutan sumber daya pascabencana.

Sedangkan secara ekonomi, kerugian diperkirakan meningkat tajam karena kerusakan infrastruktur dan kebutuhan biaya pemulihan yang semakin besar.

“Ketika banjir menjadi siklus tahunan, pembangunan akan terhambat dan kemiskinan semakin mengakar,” ujarnya.

Ikhsan menegaskan bahwa rentetan banjir di Sumatra merupakan sinyal alarm keras perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tata ruang, sekaligus adaptasi desain infrastruktur agar selaras dengan perubahan iklim yang semakin sulit diprediksi.

Tags: banjirbencanaJazaul Ikhsankerusakan lingkunganpenebangan hutanSumatratata ruangUMY

Related Posts

Ilustrasi cuaca panas ekstrem

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

July 7, 2026
Ilustrasi penyekapan.

Kasus Penyekapan di Bandung, Guru Besar UMY Ingatkan Pentingnya Perlindungan Korban

June 27, 2026
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

BGN Berhenti Operasional Saat Libur Sekolah, Dosen UMY: Saatnya Evaluasi

June 22, 2026
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Bambang Kuntoro berdiskusi bersama dengan Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad bersama lurah Sumberarum Sukamto dalam kegiatan SEMEJA

Menakar Potensi Bencana di Sleman, BPBD Soroti Silent Hazard hingga Penguatan Mitigasi

June 22, 2026
Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

June 22, 2026
Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Merahkan Titik Nol Kilometer, Mahasiswa UMY Suarakan Delapan Tuntutan ke Pemerintah

June 19, 2026
Next Post
Sosiolog UGM Arie Sujito. [Dok UGM]

Sosiolog UGM Sebut Solidaritas Sangat Diperlukan untuk Bantu Korban Bencana Banjir di Sumatra

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.