• Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

4 Fakta Terbaru Keracunan Massal di Sleman, Jumlah Korban Tambah hingga Terdeteksi Ada Amoeba

Polisi telah memeriksa sebanyak 8 saksi terkait keracunan massal di Sleman, diantaranya produsen siomay dan penyelenggara acara

byGalih Priatmojo
February 11, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi keracunan MBG

Ilustrasi keracunan MBG. [Dok. TRC BPBD DIY]

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Dua kasus keracunan massal yang terjadi di Sleman secara bersamaan mengungkap sejumlah fakta. Diantaranya sumber yang membuat keracunan diduga berasal dari makanan siomay.

Diketahui pada Minggu (9/2/2025), ratusan warga mengeluhkan keracunan seusai sehari sebelumnya mendatangi acara hajatan pernikahan di Lumbungrejo, Tempel, Sleman.

BERITA MENARIK LAINNYA

Warga Penen Desak Tower BTS Dibongkar, Tolak Perpanjangan Kontrak 15 Tahun

Apresiasi Guru dan Buruh, Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop Gelar Cukur Gratis

Tak berselang lama kasus serupa juga muncul di Tlogoadi Mlati, Sleman. Sejumlah warga mengeluh diare hingga sesak napas usai menyantap siomay di acara dasawisma.

Berikut sejumlah fakta terbaru mengenai kasus keracunan massal yang terjadi di dua lokasi di Sleman.

1. Jumlah Korban

Berdasarkan informasi dari Posko Kesehatan penanganan keracunan di Puskesmas Tempel I, data terakhir menyebutkan ada sebanyak 162 korban dari kasus keracunan Lumbungrejo. Sebanyak 47 diantaranya harus menjalani rawat inap untuk perawatan lebih lanjut.

Kemudian dari kasus keracunan di Tlogoadi Mlati, Sleman, korban keracunan terkini berjumlah 42 orang.

2. Produk Siomay yang Sama

Berdasar sampel makanan yang diperiksa di dua lokasi yakni di Lumbungrejo dan Tlogoadi Mlati, ternyata sumber yang diduga mengakibatkan keracunan berasal dari makanan siomay.

Belakangan diketahui, siomay yang dihidangkan di dua acara itu berasal dari produsen yang sama.

“Iya sama produsennya,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Khamidah Yuliati, kemarin.

Walau begitu, ia urung bisa memastikan apakah benar hanya dari siomay tersebut yang mengakibatkan keracunan massal.

“Untuk pastinya nanti ya kami masih nunggu hasil lab 2-3 hari ke depan,” imbuhnya.

3. Tidak Higienis

Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie turut angkat bicara terkait kejadian keracunan massal di Sleman.

Ia menduga ada faktor tidak higienis baik dari lokasi ataupun dalam proses pembuatan produk makanan yang kemudian disajikan di acara hajatan dan kumpulan di Sleman.

“Kami menduga apakah produsen makanan ini patuh tidak terhadap kebersihan baik di lingkungan produksi maupun dalam proses produksinya,” katanya.

Ia menyebut dalam salah satu makanan yang tengah diuji terdeteksi adanya Amoeba.

“Kami mendeteksi adanya Amoeba, ini kemugkinan ada masalah terkait kebersihan di sana,” ungkapnya.

Meski begitu, Pembajun enggan menyebut dari makanan apa yang terdeteksi adanya Amoeba tersebut.

Ia masih menunggu keseluruhan proses pemeriksaan sampel makanan yang ada di laboratorium.

4. Produsen Siomay Diperiksa

Polisi pun turut turun tangan merespon kejadian keracunan di Tempel dan Mlati.

Kapolresta Sleman Kombes Edy Setianto Erning Wibowo menyebut pihaknya sudah memanggil 8 saksi untuk diperiksa.

“Mereka dari penyedia yang membuat siomay termasuk penyelenggara acara di dua tempat itu,” terangnya Selasa (11/2/2025).

Dari keterangan produsen siomay hari Sabtu kemarin mendapat tiga pesanan, dari jumlah itu, di dua lokasi terjadi peristiwa keracunan.

“Dia bilang ada tiga tempat yang pesan, tapi yang terjadi keracunan di dua lokasi yang di Lumbungrejo dan Mlati,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyebut ada kemungkinan akan memanggil penyedia bahan baku. Namun ia belum memastikan kapan.

“Nanti ada kemungkinan, kami masih tunggu hasil lab dulu,” imbuhnya.

Tags: AmoebaFakta TerbarukeracunanLumbungrejoMlatiSleman

Related Posts

Sejumlah warga Padukuhan Panen, Harjobinangun, Pakem, Sleman, melakukan penolakan perpanjanhan izin tower dengan melakukan demo, Jumat (1/5/2026).

Warga Penen Desak Tower BTS Dibongkar, Tolak Perpanjangan Kontrak 15 Tahun

May 1, 2026
kegiatan cukur gratis di kedai kopi Dawuhan Roastery yang berkolaborasi dengan Arfa Barbershop untuk menyambut Hari Buruh dan Hari Pendidikan yang jatuh di awal bulan Mei ini, Kamis (30/4/2026)

Apresiasi Guru dan Buruh, Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop Gelar Cukur Gratis

April 30, 2026
Polisi melakukan penyelamatan terhadap seor ag wanita berinisial APA (36) yang melakukan percobaan bunuh diri di Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (27/4/2026). (Polresta Sleman)

Diduga Depresi, Perempuan Asal Lamongan Nekat Terjun dari Lantai Dua Rumah Kos di Sleman

April 27, 2026
6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

April 27, 2026
DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

April 27, 2026
penemuan mayat di Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Kamis (24/4/2026). (Polresta Sleman)

Diduga karena Sakit Menahun, Warga Gamping Akhiri Hidup di Kebun Kosong

April 24, 2026
Next Post
Deddy Corbuzier

Latar Deddy Corbuzier yang Baru Dilantik Stafsus Kemenhan, Ternyata Anak Sopir Angkot

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.