• Tentang Kami
Friday, May 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Warga Penen Desak Tower BTS Dibongkar, Tolak Perpanjangan Kontrak 15 Tahun

Warga Penen, Suratman, menegaskan penolakan terhadap tower bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar. Menurutnya, masa kontrak tower akan segera habis pada pertengahan Mei dan warga berharap tidak ada lagi perpanjangan izin.

byredaksi
May 1, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah warga Padukuhan Panen, Harjobinangun, Pakem, Sleman, melakukan penolakan perpanjanhan izin tower dengan melakukan demo, Jumat (1/5/2026).

Sejumlah warga Padukuhan Panen, Harjobinangun, Pakem, Sleman, melakukan penolakan perpanjanhan izin tower dengan melakukan demo, Jumat (1/5/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Warga RT 03 Padukuhan Penen, Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, mendesak agar tower BTS di wilayah mereka dibongkar dan tidak lagi beroperasi setelah masa kontraknya berakhir. Penolakan itu mencuat karena warga menilai keberadaan tower telah menimbulkan berbagai dampak merugikan selama lebih dari satu dekade.

Dalam aksi yang digelar Jumat (1/5/2026), warga menyatakan menolak rencana perpanjangan kontrak tower yang disebut telah berdiri sekitar 10 hingga 11 tahun di lingkungan mereka.

BERITA MENARIK LAINNYA

Apresiasi Guru dan Buruh, Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop Gelar Cukur Gratis

Diduga Depresi, Perempuan Asal Lamongan Nekat Terjun dari Lantai Dua Rumah Kos di Sleman

Warga Penen, Suratman, menegaskan penolakan terhadap tower bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar. Menurutnya, masa kontrak tower akan segera habis pada pertengahan Mei dan warga berharap tidak ada lagi perpanjangan izin.

Ia mengatakan, warga selama ini mengkhawatirkan dampak radiasi dari tower terhadap kesehatan. Selain itu, keberadaan tower juga diyakini meningkatkan risiko sambaran petir yang berdampak pada lingkungan sekitar.

Menurut Suratman, sejumlah perangkat elektronik milik warga seperti televisi, pompa air, mesin jahit, hingga lampu rumah beberapa kali mengalami kerusakan usai terjadi petir di sekitar tower. Namun, keluhan warga disebut tidak pernah ditindaklanjuti secara serius oleh pengelola tower.

“Pernah ada pendataan dari pihak tower, tetapi setelah itu tidak ada kejelasan maupun ganti rugi,” ungkapnya.

Warga lainnya, Waluyo, menambahkan masyarakat juga mempersoalkan proses perpanjangan kontrak tower yang dinilai tidak transparan. Ia menyebut warga tidak pernah menerima pemberitahuan ataupun diajak berdiskusi sebelum kontrak diperpanjang.

Informasi mengenai perpanjangan tower justru diketahui warga dari pemilik lahan tempat tower berdiri, yang disebut telah menandatangani perpanjangan kontrak di hadapan notaris.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Harjobinangun Kurniawan mengatakan pemerintah kalurahan telah mendampingi warga dalam menyampaikan keberatan mereka atas keberadaan tower BTS milik PT Mitra Cel itu.

Menurut Kurniawan, warga menolak tower karena merasa terdampak langsung oleh keberadaannya, khususnya terkait seringnya petir dan kerusakan barang elektronik.

Ia menjelaskan, hasil koordinasi dengan Kapanewon Pakem dan Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman menunjukkan tower tersebut memiliki izin resmi. Meski demikian, pemerintah akan memfasilitasi mediasi antara warga dan pengelola tower guna mencari jalan keluar atas konflik tersebut.

Kurniawan menyebut tower berdiri di atas lahan pribadi warga dengan kontrak awal selama 10 tahun yang akan berakhir pada 15 Mei 2026. Namun kontrak itu telah diperpanjang selama 15 tahun ke depan.

“Yang menjadi persoalan, perpanjangan ini dilakukan tanpa sosialisasi kepada warga maupun pemerintah wilayah setempat,” ujarnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: HarjobinangunKurniawanLurah HarjobinangunPenenpenolakanPT Mitra CelSlemanTower BTS

Related Posts

kegiatan cukur gratis di kedai kopi Dawuhan Roastery yang berkolaborasi dengan Arfa Barbershop untuk menyambut Hari Buruh dan Hari Pendidikan yang jatuh di awal bulan Mei ini, Kamis (30/4/2026)

Apresiasi Guru dan Buruh, Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop Gelar Cukur Gratis

April 30, 2026
Polisi melakukan penyelamatan terhadap seor ag wanita berinisial APA (36) yang melakukan percobaan bunuh diri di Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (27/4/2026). (Polresta Sleman)

Diduga Depresi, Perempuan Asal Lamongan Nekat Terjun dari Lantai Dua Rumah Kos di Sleman

April 27, 2026
6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

April 27, 2026
DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

April 27, 2026
penemuan mayat di Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Kamis (24/4/2026). (Polresta Sleman)

Diduga karena Sakit Menahun, Warga Gamping Akhiri Hidup di Kebun Kosong

April 24, 2026
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan beruntun di Tirtomartani, Kalasan, Sleman, DIY, Rabu (22/4/2026). (Polresta Sleman)

Kecelakaan di Jalan Jogja–Solo Km 13, Satu Pengendara Meninggal Dunia

April 22, 2026
Next Post
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, menyampaikan berdasarkan keterangan dari pengasuh, tindakan mereka diperintahkan secara lisan oleh Ketua Yayasan.

Polisi Dalami Peran Eks Residivis Korupsi hingga Dosen UGM di Kasus Daycare Little Aresha

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.