• Tentang Kami
Saturday, May 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ganjar Sebut Kepala Daerah Tak Harus Sevisi dengan Pemerintah Pusat untuk Bangun Wilayahnya

Menurut Ganjar Pranowo, kepala daerah perlu berinovasi menyesuaikan keadaan di masing-masing wilayah untuk membangun. Jadi tak harus sevisi dengan pemerintah pusat

byGalih Priatmojo
March 6, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ganjar Pranowo di acara Ramadan Public Lecture di masjid UGM

Ganjar Pranowo di acara Ramadan Public Lecture di masjid UGM. [Dok. UGM]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Ganjar Pranowo menyorot soal langkah kepala daerah yang baru saja dilantik. Ia mengingatkan agar para pemangku kebijakan di daerah punya cara sendiri untuk membangun wilayahnya. Oleh karenanya mereka dituntut mampu berinovasi.

Mantan Gubernur Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2023 tersebut menyampaikannya saat mengisi Ramadan Public Lecture (RPL) di Masjid Kampus UGM, Rabu (5/3/2025) malam dengan mengangkat tajuk “Langkah Strategis Peningkatan Kemandirian Daerah Untuk Mendorong Pemerataan Ekonomi”.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pria di Seyegan Tewas dengan Luka Sayat pada Leher, Sempat Pamit Tak Kuat

Akademisi UGM Dorong Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Persoalan Keterbatasan Fiskal Pemda

Dalam pemaparannya, Ganjar menjelaskan bahwa seorang kepala daerah tak harus memiliki satu visi dengan pemerintah pusat. Sebab, menurutnya para gubernur, bupati dan wali kota justru lebih tahu soal kondisi daerahnya masing-masing. Bahkan memiliki cara sendiri untuk membangun daerah berdasarkan potensi daerahnya.

“Bagaimana cara membangun daerah, tahu soal kondisi daerah itu, dan mereka (rakyat) harus makmur. Saya kira itu yang mesti dipikirkan oleh kepala daerah,” jelasnya seperti dilansir dari laman UGM.

Menurut Ganjar, pentingnya inovasi-inovasi baru yang dikeluarkan oleh kepala daerah sesuai dengan potensi ekonomi daerah, sehingga membutuhkan data analisis yang cukup kuat untuk melihat potensi daerah dan tahu caranya agar daerah tersebut agar dapat maju dan berkembang.

Ia memberikan contoh, melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), masalah-masalah yang ada di daerah bisa diselesaikan dengan inovasi dari pengetahuan yang mahasiswa terapkan di masyarakat.

Menurutnya kepada daerah perlu mendengarkan inovasi-inovasi tersebut dengan baik.

“Sederhana, tapi bisa menyelesaikan persoalan. Itulah inovasi,” ujarnya.

Namun yang tidak kalah penting menurut Ganjar, Inovasi-inovasi kebijakan pembangunan harus saling berhubungan dengan pemerataan terutama mendorong pemerataan akses pendidikan untuk melahirkan inovasi-inovasi baru selanjutnya.

Di sisi lain, setiap kepala daerah harus jeli dan mampu melihat data potensi wilayahnya. Selanjutnya potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal dengan SDM yang mumpuni.

Selain itu, seorang pemimpin daerah juga harus mampu menerapkan kemajuan teknologi dan digitalisasi untuk mendorong efisiensi birokrasi di pemerintahan agar dapat berjalan secara efektif.

Ia mencontohkan aplikasi LaporGub yang terintegrasi misalnya, Gubernur tinggal memantau laporan-laporan dari masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ganjar menegaskan pentingnya penerapan good governance dalam mempercepat kinerja pemerintah.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan membuka lapangan kerja dengan investasi yang memiliki kepastian hukum, lalu memastikan layanan mudah, murah, cepat.

“Sebagai seorang pemimpin, tentunya harus memastikan bahwa hal-hal tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Selain itu, ia pun menjelaskan pentingnya pemerintah pusat dan daerah untuk memberdayakan UMKM, salah satu caranya dengan pendampingan dan juga menyiapkan social safety net untuk mereka.

Intervensi pemerintah sangat penting dalam membantu UMKM bisa tumbuh dan berkembang.“Tanpa intervensi pemerintah, mereka akan tetap pada posisi yang sulit,” ucapnya.

Satu hal lagi, Ganjar berpesan agar pemerintah perlu membangun infrastruktur yang baik untuk mendukung kemandirian daerah.

Ia memberikan contoh dalam usaha pertanian misalnya, pemerintah perlu menyiapkan irigasi yang baik, bahkan memanfaatkan potensi lokal dari tanah yang kosong di daerah tersebut dengan bekerja sama dengan ahli-ahli dan juga akademisi dari kampus.

Namun dalam menjalankan roda pemerintahan, seorang kepala daerah harus mampu memegang integritas yang kuat “Kalau teman-teman jadi kepala daerah, majukan daerah itu dengan integritas,” tukasnya.

Tags: Ganjar Pranowoinovasikepala daerahRamadanSlemanUGM

Related Posts

polisi mengamankan lokasi kejadian ditemukanya pria bunuh diri di sebuah rumah di Margoagung, Seyegan, Sleman, DIY, Jumat (15/5/2026). (Polresta Sleman)

Pria di Seyegan Tewas dengan Luka Sayat pada Leher, Sempat Pamit Tak Kuat

May 15, 2026
Ilustrasi mata uang Rupiah

Akademisi UGM Dorong Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Persoalan Keterbatasan Fiskal Pemda

May 14, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Pemkab Sleman Genjot Pembangunan Jalan, Alokasikan Rp45,4 Miliar untuk 11 Ruas

May 13, 2026
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

Pakar Analisis Kebijakan Publik Nilai Usulan Kampus Terlibat di MBG Melenceng dari Tupoksi Universitas

May 13, 2026
Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

7 Fakta Penemuan Belasan Bayi di Pakem Sleman: Bermula dari Slametan hingga Titipan Mahasiswi

May 11, 2026
Ilustrasi daycare

Mencuat Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Psikolog UGM: Alarm Serius bagi Keluarga dan Pemerintah

May 11, 2026
Next Post
pengosongan sampah di Depo Jalan Brigjen Katamso

Sambut Libur Lebaran, Pemkot Yogyakarta Percepat Pengosongan Depo Sampah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.