• Tentang Kami
Tuesday, June 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Tren Kebakaran di Sleman Turun pada Awal 2025, Tetapi Angka Kerugian Meningkat

Biasanya tren kebakaran akan meningkat pada periode Agustus hingga Oktober.

Rahadian BagusGregorius BramantyobyRahadian BagusandGregorius Bramantyo
January 28, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tren Kebakaran di Sleman Turun pada Awal 2025, Tetapi Angka Kerugian Meningkat
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Sleman sepanjang semester pertama 2025 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, nilai kerugian yang ditimbulkan meningkat drastis.

Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto, mengungkapkan sepanjang Januari hingga 12 Agustus 2025 tercatat sebanyak 119 kejadian kebakaran di Sleman.

BERITA MENARIK LAINNYA

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

Pemkab Sleman Dampingi Korban Kebakaran Berulang di Seyegan

Rinciannya, 24 persen terjadi di rumah tinggal, 20 persen di tempat usaha, dan 15 persen akibat instalasi listrik.

Sementara itu, pada semester pertama 2025 terdapat 92 kejadian, atau rata-rata terjadi setiap dua hari sekali.

Angka ini menurun dibandingkan semester pertama 2024 yang mencapai sekitar 140 kejadian kebakaran.

“Total kejadian kebakaran sepanjang tahun 2024 tercatat 285 kejadian,” jelas Nawa saat ditemui, Selasa (19/8/2025).

Ia menyebut bahwa biasanya tren kebakaran akan meningkat pada periode Agustus hingga Oktober. Dalam tiga tahun terakhir, tren kenaikan disebabkan oleh faktor alam seperti kemarau.

“Namun juga ada faktor perilaku manusia seperti membakar sampah dan kelalaian,” ujar Nawa.

Dari total kebakaran lahan pada tahun 2023 hingga 2024, sekitar 70 persen di antaranya disebabkan kelalaian.

Sementara empat kapanewon dengan jumlah kebakaran tertinggi adalah Depok, Mlati, Ngaglik, dan Sleman.

Keempat wilayah ini menyumbang lebih dari 12 persen kejadian tiap tahunnya dan secara total mencapai separuh dari seluruh kebakaran di Sleman dalam empat tahun terakhir.

“Kebakaran ini umumnya terjadi di kawasan padat penduduk,” tambahnya.

Dari segi kerugian, sepanjang 2024 tercatat kerugian materi mencapai Rp 636 juta. Namun, angka ini melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp1,145 miliar hanya pada semester pertama 2025.

Nawa mengatakan, faktor utama pemicu kebakaran adalah kelalaian, baik pada kebakaran lahan maupun rumah tinggal.

Selain itu, penggunaan peralatan listrik yang tidak standar atau penggunaan kabel listrik yang ngawur juga menjadi penyebab signifikan.

“Intinya masyarakat tertib saja dengan keamanan instalasi listrik,” ucapnya.

Dalam upaya pencegahan, Damkar Sleman aktif melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat dan menyebarkan flyer serta materi pencegahan di media sosial.

Nawa mengingatkan agar masyarakat lebih tertib dalam menggunakan instalasi listrik, seperti tidak menumpuk colokan listrik yang bisa menyebabkan kabel menjadi panas dan terbakar.

“Sekitar 40 persen kejadian kebakaran akibat listrik terjadi karena perangkat menyala terus ditinggal pergi,” katanya.

Untuk mitigasi dan penanggulangan, pihak Damkar tidak mengalami kendala teknis di lapangan karena masyarakat umumnya sudah membantu saat kejadian.

Namun, kendala utama justru berasal dari lingkungan sekitar, seperti akses masuk yang terhalang gapura atau portal hiasan.

“Kami butuh akses lebar 4 meter dan tinggi 4 meter untuk kendaraan masuk. Di beberapa tempat kami sampai harus merusak portal agar bisa masuk karena pernah kehilangan waktu berharga akibat terhalang,” ungkap Nawa.

Tags: Damkar SlemanDepokkebakaranMlatiNgaglikSleman

Related Posts

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

May 31, 2026
Tim Gagana Brimob Polda DIY melakukam identifikasi di lokasi kebakaran berulang di Padukuhan Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, Sabtu (30/4/2026). (Instagram/@merapi_uncover)

Pemkab Sleman Dampingi Korban Kebakaran Berulang di Seyegan

May 31, 2026
Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

May 24, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati. (Instagram/Dinkes Sleman)

Dinkes Sleman Perkuat Deteksi Dini Hantavirus, Puskesmas Jadi Garda Terdepan Penanganan

May 18, 2026
Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

May 17, 2026
Next Post
Damkar Sleman Buka Pos Damkar Baru di Sleman Timur, Mulai Beroperasi Tahun Depan

Damkar Sleman Buka Pos Damkar Baru di Sleman Timur, Mulai Beroperasi Tahun Depan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.