• Tentang Kami
Friday, January 23, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Tren Kebakaran di Sleman Turun pada Awal 2025, Tetapi Angka Kerugian Meningkat

Biasanya tren kebakaran akan meningkat pada periode Agustus hingga Oktober.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
August 19, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tren Kebakaran di Sleman Turun pada Awal 2025, Tetapi Angka Kerugian Meningkat
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Sleman sepanjang semester pertama 2025 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, nilai kerugian yang ditimbulkan meningkat drastis.

Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto, mengungkapkan sepanjang Januari hingga 12 Agustus 2025 tercatat sebanyak 119 kejadian kebakaran di Sleman.

BERITA MENARIK LAINNYA

10 Fakta Persidangan Perkara Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Arahan Bupati hingga Chat Raudi Akmal

Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah

Rinciannya, 24 persen terjadi di rumah tinggal, 20 persen di tempat usaha, dan 15 persen akibat instalasi listrik.

Sementara itu, pada semester pertama 2025 terdapat 92 kejadian, atau rata-rata terjadi setiap dua hari sekali.

Angka ini menurun dibandingkan semester pertama 2024 yang mencapai sekitar 140 kejadian kebakaran.

“Total kejadian kebakaran sepanjang tahun 2024 tercatat 285 kejadian,” jelas Nawa saat ditemui, Selasa (19/8/2025).

Ia menyebut bahwa biasanya tren kebakaran akan meningkat pada periode Agustus hingga Oktober. Dalam tiga tahun terakhir, tren kenaikan disebabkan oleh faktor alam seperti kemarau.

“Namun juga ada faktor perilaku manusia seperti membakar sampah dan kelalaian,” ujar Nawa.

Dari total kebakaran lahan pada tahun 2023 hingga 2024, sekitar 70 persen di antaranya disebabkan kelalaian.

Sementara empat kapanewon dengan jumlah kebakaran tertinggi adalah Depok, Mlati, Ngaglik, dan Sleman.

Keempat wilayah ini menyumbang lebih dari 12 persen kejadian tiap tahunnya dan secara total mencapai separuh dari seluruh kebakaran di Sleman dalam empat tahun terakhir.

“Kebakaran ini umumnya terjadi di kawasan padat penduduk,” tambahnya.

Dari segi kerugian, sepanjang 2024 tercatat kerugian materi mencapai Rp 636 juta. Namun, angka ini melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp1,145 miliar hanya pada semester pertama 2025.

Nawa mengatakan, faktor utama pemicu kebakaran adalah kelalaian, baik pada kebakaran lahan maupun rumah tinggal.

Selain itu, penggunaan peralatan listrik yang tidak standar atau penggunaan kabel listrik yang ngawur juga menjadi penyebab signifikan.

“Intinya masyarakat tertib saja dengan keamanan instalasi listrik,” ucapnya.

Dalam upaya pencegahan, Damkar Sleman aktif melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat dan menyebarkan flyer serta materi pencegahan di media sosial.

Nawa mengingatkan agar masyarakat lebih tertib dalam menggunakan instalasi listrik, seperti tidak menumpuk colokan listrik yang bisa menyebabkan kabel menjadi panas dan terbakar.

“Sekitar 40 persen kejadian kebakaran akibat listrik terjadi karena perangkat menyala terus ditinggal pergi,” katanya.

Untuk mitigasi dan penanggulangan, pihak Damkar tidak mengalami kendala teknis di lapangan karena masyarakat umumnya sudah membantu saat kejadian.

Namun, kendala utama justru berasal dari lingkungan sekitar, seperti akses masuk yang terhalang gapura atau portal hiasan.

“Kami butuh akses lebar 4 meter dan tinggi 4 meter untuk kendaraan masuk. Di beberapa tempat kami sampai harus merusak portal agar bisa masuk karena pernah kehilangan waktu berharga akibat terhalang,” ungkap Nawa.

(populi.id/Gregorius Bramantyo)

Tags: Damkar SlemanDepokkebakaranMlatiNgaglikSleman

Related Posts

Sidang lanjutan perkara korupsi dana hibah pariwisata menghadirkan saksi Hendra Adi Riyanto yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Subbagian Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Kabupaten Sleman.

10 Fakta Persidangan Perkara Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Arahan Bupati hingga Chat Raudi Akmal

January 23, 2026
Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah

Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah

January 21, 2026
Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman melakukan perawatan dan pengadaan Penerangan Jalan Umum (JPU) sesuai misi visi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

Pemkab Sleman Percepat Penyediaan Penerangan Jalan Umum Lewat Skema KPBU, Apa Itu?

January 21, 2026
mantan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Emi Retnosasi memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata tahun anggaran 2020 di PN Yogyakarta, Rabu (21/1/2026)

Emi Ungkap WA Raudi Akmal dan Arahan Sukseskan Pilkada di Sidang Hibah Pariwisata

January 21, 2026
Penasihat hukum terdakwa pembakar tenda polisi Mapolda DIY, Perdana Arie saat diwawancarai oleh wartawan, Selasa (20/1/2026).

Hadirkan 2 Saksi Fakta, Penasihat Hukum: Pembakaran Tenda Mapolda DIY Bukan Dilakukan Pelaku Tunggal

January 20, 2026
Anak eks Bupati Sleman Raudi Akmal menjadi saksi perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman dengan terdakwa Sri Purnomo di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Senin (19/1/2026)

Sidang Hibah Pariwisata, Hakim: Siapa Berani dengan Anak Bupati?

January 20, 2026
Next Post
Damkar Sleman Buka Pos Damkar Baru di Sleman Timur, Mulai Beroperasi Tahun Depan

Damkar Sleman Buka Pos Damkar Baru di Sleman Timur, Mulai Beroperasi Tahun Depan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.