• Tentang Kami
Tuesday, May 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Dikejar Target, Pemkot Yogyakarta Sebut Laboratorium Pengolahan sampah Organik Siap Beroperasi Akhir Tahun

Ia menyebut sampah yang diolah berasal dari sapuan jalan maupun makanan sisa dari rumah-rumah yang masih segar atau Olahan Sampah Dapur (OSD).

byredaksi
October 10, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wadoyo meninjau proyek penbangunan Laboratorium Pengolagan Sampah Organik di kawasan persawahan kampung Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (9/10/2025).

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wadoyo meninjau proyek penbangunan Laboratorium Pengolagan Sampah Organik di kawasan persawahan kampung Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (9/10/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berfokus melakukan pengembangan laboratorium pengolahan sampah integrated farming di Lokasi Persawahan Bener,Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Pada Kamis (9/10/2025) Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo nampak terlihat meninjau perkembangan laboratorium tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

DPD RI DIY Apresiasi Gerakan Reresik Kali Code, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan menyampaikan lokasi tersebut paling lambat beroperasi pada akhir tahun darimana sumber anggaran pemerintah harus ditutup.

“Kalau kami berharap akhir tahun ini sudah mulai. Mungkin kendalanya saat ini waktunya itu sudah mepet dengan akhir tahun,” katanya, Kamis (9/10/2025).

“Waktunya mepet, sehingga sebenarnya bukan kendala, tapi harus kerja lebih ekstra keras lagi,” ujarnya.

Di lokasi tersebut akan dibuat sebanyak 50 titik biopori jumbo yang dibangun dari bis beton untuk pengolahan pupuk baik kering maupun cair. Ia menyebut masing-masing biopori berdiameter 80 cm.

“Dalamnya itu bisa memiliki kedalaman 3 sampai 4 buis (lubang beton). Per buisnya itu ada yang 40 hingga 60 cm,” katanya.

“Nanti dalam biopori akan diproses menjadi pupuk organik atau menjadi media tanam yang diperuntukkan di semua pupuk yang dibutuhkan oleh pemerintah atau masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut sampah yang diolah berasal dari sapuan jalan maupun makanan sisa dari rumah-rumah yang masih segar atau Olahan Sampah Dapur (OSD).

Keuntungan, sampah-sampah tersebut tidak memiliki bau sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Sementara Pembina Petani Milenial Kota Yogyakarta Eka Yulianta menyampaikan dirinya bersyukur dengan adanya laboratorium pengolahan pupuk organik tersebut.

Dirinya yang dilibatkan dalam pengolahan pupuk organik tersebut, menjamin bahwa pupuk organik yang dihasilkan memiliki standarisasi dibandingkan dengan pupuk organik dan media jenis lainya,

Ia menyebut terdapat kandungan Nitrogen, Fosfor dan Kalium (NPK) yang cukup tinggi hingga 12 persen. “Karena untuk aktivatornya yang kita kan yang Dinas Pertanian yang membuat. Jadi tidak menggunakan NPK-4,” katanya.

“Jadi layak untuk menjadi media tanam, layak untuk menjadi pukul. Apalagi nanti ada budidaya cacing yang yang sangat dibutuhkan oleh tanah,” katanya.

Ia menyebut pupuk organik dan media tanam memiliki keunggulan untuk menciptakan kesuburan tanah melalui pupuk hayati berasal dari air lindi hasil pengolahan biopori jumbo.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Eka yuliantahasto wardoyolaboratoriumPemkot Yogyakartapetani milenialsampah

Related Posts

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DPD RI Ahmad Syauqi Soeratno saat melakukan pemantauan dalam di bantaran Kali Code, Mergangsan, Kota Yoguakarta, DIY, bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pejabat Pemerintah Kota Yogyakarta, Minggu (24/5/2026).

DPD RI DIY Apresiasi Gerakan Reresik Kali Code, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

May 24, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat mencoba cap batik di Koperasi Merah Putih Gunungketur, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

May 16, 2026
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Yogyakarta, Sukidi (kiri), menyebut bahwa para penjual dan panitia penyembelihan hewan kurban diminta mengelola limbah sampah secara mandiri, saat ditemui di Balaikota Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).

Jelang Iduladha, Pemkot Yogyakarta Larang Limbah Kurban Dibuang ke Depo Sampah dan Sungai

May 12, 2026
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wadoyo saat rumah warga Purwonikanti, Pakualaman Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

40 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Koniadi Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkot Yogyakarta

May 10, 2026
Landskap Kota Yogyakarta.

Realisasi Kinerja Fisik Pemkot Yogyakarta Capai 30,81 Persen pada Triwulan Pertama 2026

May 8, 2026
Next Post
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan sejumlah proyek strategis termasuk TPS3R Potorono untuk wujudkan Bantul bebas sampah 2025

Abdul Halim Muslih: Bantul Dilintasi Tiga Proyek Strategis Nasional Senilai Rp1,5 triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.