• Tentang Kami
Thursday, May 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Inspiratif, Warga Rejowinangun Kompak Tuntaskan Masalah Sampah dari Rumah Tangga

Handani menjelaskan, bahkan sebelum adanya program MAS JOS, masyarakat Rejowinangun sebenarnya sudah terbiasa mengelola sampah dengan baik.

byredaksi
October 10, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Waliamah saat menunjukkan galon bekas yang diberikan dari kelurahan sudah ia manfaatkan untuk memilah sampah organiknya.

Waliamah saat menunjukkan galon bekas yang diberikan dari kelurahan sudah ia manfaatkan untuk memilah sampah organiknya. [Dok Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kelurahan Rejowinangun menjadi salah satu contoh nyata komitmen masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis lingkungan melalui Gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah). Dukungan ini terlihat dari partisipasi aktif warga dalam memilah dan mengolah sampah rumah tangga, serta peninjauan langsung yang dilakukan oleh Lurah Rejowinangun, Handani Bagus Setyarso, ke sejumlah rumah warga.

Beberapa waktu lalu, pihaknya telah membagikan galon-galon bekas kepada warga. Galon tersebut dimanfaatkan sebagai wadah pemilahan sampah organik basah mentah dan sampah organik basah matang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

Dalam peninjauannya, Handani mengaku kagum dan mengapresiasi tinggi partisipasi warga Rejowinangun.

“Saya sangat bangga karena warga kami tidak hanya mengikuti arahan, tetapi sudah memiliki kesadaran yang luar biasa dalam mengolah sampahnya,” ujar Handani dikutip dari laman Pemkot Yogyakarta, Jumat (10/10/2025).

Handani menjelaskan, bahkan sebelum adanya program MAS JOS, masyarakat Rejowinangun sebenarnya sudah terbiasa mengelola sampah dengan baik. Beberapa warga bahkan memiliki inovasi dan kebiasaan unik dalam mengurangi dan mengolah sampah.

Salah satu contoh adalah Waliamah, warga RW 06. Ia tidak hanya memilah sampah menggunakan galon bekas, tetapi juga mengolah sampah organiknya menjadi pupuk kompos. Pupuk tersebut ia gunakan untuk merawat lebih dari 20 tanaman koleksi miliknya.

“Dengan mengompos, sampah tidak terbuang, tanaman juga subur,” katanya.

Warga lain, Ely, juga memiliki kebiasaan serupa. Selain memproduksi pupuk kompos dari sampah organik, Ely memanfaatkan sisa sayuran untuk memberi makan kelinci peliharaannya. Dengan cara ini, sampah organik benar-benar termanfaatkan secara maksimal.

“Sayang kalau langsung dibuang, kelinci milik Bu Ely ini suka sisa sayuran, misalnya kobis dan wortel,” ujarnya.

Berbeda dengan Waliamah dan Ely, Wakirun memiliki strategi lain dalam mendukung pengurangan sampah. Ia dan keluarganya selalu menghabiskan makanan yang dimasak, sehingga tidak menghasilkan sampah organik dari sisa makanan.

Menurut Handani, kebiasaan positif masyarakat Rejowinangun ini tidak hanya mendukung program MAS JOS, tetapi juga membantu meringankan tugas offtaker dan penggerobak sampah.

“Sampah organik dari warga sudah selesai di rumah. Artinya, ketika diambil, tidak ada yang tersisa untuk diolah lagi. Ini sangat membantu petugas,” ungkapnya.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan warga, Rejowinangun kini menjadi contoh implementasi nyata gerakan MAS JOS. Kesadaran warga dalam memilah, mengolah, dan mengurangi sampah dari sumbernya terbukti membawa dampak besar bagi kebersihan lingkungan.

Handani berharap semangat warga ini terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Yogyakarta.

“Kalau semua warga punya kesadaran seperti ini, masalah sampah bukan lagi beban, tapi bisa menjadi berkah,” pungkasnya.

Tags: Handani Bagus Setyarsohasto wardoyoKota YogyakartaMas Josrejowinangunsampah

Related Posts

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

May 17, 2026
Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

May 13, 2026
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Waean Harmawan, dan jajarannya saat memantau stok hewan kurban di UD Seger Farm Pakuncen, Kota Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).

Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Meski Bergantung Pasokan dari Luar Daerah

May 10, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wadoyo saat rumah warga Purwonikanti, Pakualaman Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

40 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Koniadi Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkot Yogyakarta

May 10, 2026
hewan pengerat tikus menjadi satu di antara yang menyebabkan penyebaran penyakit hantavirus. Saat ini penyakit tersebut telah memasuki wilayah Kota Yogyakarta

Kasus Hantavirus Pernah Muncul di Kota Yogyakarta, Dinkes Imbau Masyarakat Jangan Panik dan Jaga PHBS

May 10, 2026
Next Post
Ilustrasi becak motor atau bentor di kawasan Malioboro,

Jumlah Bentor Kian Banyak, Pemda DIY Bakal Tertibkan agar Tak Ganggu Kenyamanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Satu diantara SMA terbaik di Bantul yakni SMA N 1 Bantul

10 SMA Terbaik di Bantul, Rekomendasi bagi Pencari Sekolah

June 4, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.