• Tentang Kami
Sunday, May 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Harga Plastik Kemasan Melonjak Tajam, Disdag Kota Yogyakarta Lakukan Mitigasi

Sri Riswati, mengatakan lonjakan harga plastik itu merupakan imbas terganggunya rantai pasok impor akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

byredaksi
April 8, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Yogyakarta, Sri Riswati, menyebut siapkan langkah mitigasi terkait lonjakan harga plastik di Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026).

Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Yogyakarta, Sri Riswati, menyebut siapkan langkah mitigasi terkait lonjakan harga plastik di Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kenaikan harga produk plastik kemasan mulai dirasakan para pedagang terutama pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta, DIY.

Lonjakan harga produk plastik kemasan yang mencapai 100 persen atau hampir dua kali lipat dalam waktu sebulan terakhir itu membuat para pelaku UMKM resah dan dilema.

BERITA MENARIK LAINNYA

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

Kondisi tersebut pun mulai menjadi perhatian Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Yogyakarta. Mengingat, plastik merupakan bahan utama pengemasan untuk produk UMKM mulai dari kuliner hingga konveksi pakaian.

Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Yogyakarta, Sri Riswati, mengatakan lonjakan harga plastik itu merupakan imbas terganggunya rantai pasok impor akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

“Seperti dipahami bahwa bahan baku plastik kan impor. Kalau impor itu kebijakan ada di pusat, sehingga kami di Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta tidak bisa menjangkau. Namun kami tetap lakukan mitigasi resiko atas kenaikan harga plastik karena sangat berdampak bagi UMKM,” kata Sri kepada Populi.id, Selasa (7/4/2026).

Langkah mitigasi yang dilakukan antara lain pengecekan intensif di tingkat distributor plastik. Hal itu untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan barang.

“Kami memastikan tidak terjadi kecurangan atau upaya pelanggaran karena penimbunan barang di rantai distribusi. Jangan sampai pengecer kesulitan mencari stok karena sengaja ditimbun, yang nantinya justru akan membuat harga semakin melambung tinggi,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong pelaku UMKM untuk memikirkan kembali penggunaan pengemas non-plastik. Dia mencontohkan praktik perdagangan masa lampau di Pasar Beringharjo yang menggunakan pengemas dari kertas coklat mirip bahan karung semen untuk membawa kain jarik.

“Mungkin pengemas selain plastik bisa menjadi solusi untuk pelaku UMKM, agar harga (operasional) bisa lebih ditekan,” katanya.

Dia menilai, melonjaknya harga plastik bisa menjadi kesempatan emas untuk menghidupkan kembali budaya membawa wadah sendiri dari rumah saat berbelanja ke pasar, semisal membawa rantang untuk beli soto atau tas belanja yang dapat dipakai berulang kali (reusable).

“Mungkin ini saatnya masyarakat perlu diedukasi dan habit (kebiasaan) reusing bisa kembali dikampanyekan,” tuturnya.

Kendati demikian, Sri tak menampik bahwa lonjakan harga plastik yang tiba-tiba tersebut berpotensi memberikan andil cukup signifikan terhadap angka inflasi daerah. Apalagi durasi kenaikan harga masih belum bisa dipastikan sampai kapan.

“Menurut saya, sedikit banyak setiap kenaikan harga pasti memiliki andil terhadap inflasi. Apalagi kenaikan harga plastik cukup signifikan dan waktunya sampai kapan belum bisa ditentukan,” papar dia.

“Kecuali nanti dari pemerintah pusat melakukan kebijakan mengimpor bahan biji plastik tidak dari Timur Tengah. Mungkin dari daerah lain yang tidak terdampak krisis di Timur Tengah,” tambahnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Dinas Perdaganganharga plastikinflasiKota YogyakartaSri RiswatiUMKM

Related Posts

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

May 17, 2026
Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

May 13, 2026
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Waean Harmawan, dan jajarannya saat memantau stok hewan kurban di UD Seger Farm Pakuncen, Kota Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).

Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Meski Bergantung Pasokan dari Luar Daerah

May 10, 2026
hewan pengerat tikus menjadi satu di antara yang menyebabkan penyebaran penyakit hantavirus. Saat ini penyakit tersebut telah memasuki wilayah Kota Yogyakarta

Kasus Hantavirus Pernah Muncul di Kota Yogyakarta, Dinkes Imbau Masyarakat Jangan Panik dan Jaga PHBS

May 10, 2026
Para siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta berpose di depan sekolah. SMA Negeri 3 Yogyakarta masuk jajaran SMA Negeri terbaik di Kota Yogyakarta

7 SMA Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Nilai TKAD 2026

May 8, 2026
Landskap Kota Yogyakarta.

Realisasi Kinerja Fisik Pemkot Yogyakarta Capai 30,81 Persen pada Triwulan Pertama 2026

May 8, 2026
Next Post
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Bantul saat beberapa waktu lalu ditinjau sejumlah anggota DPRD DIY

Pasca Libur Lebaran 2026, WALHI Nilai Pengelolaan Sampah Yogyakarta Belum Optimal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.