• Tentang Kami
Tuesday, April 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Fakta dan Kronologi Polemik ‘Mati Syahid’ Jusuf Kalla: Dari Mimbar UGM ke Jalur Hukum

Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tudingan melakukan penistaan agama terkait potongan video ceramahnya di Masjid Kampus UGM beberapa waktu lalu

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
April 14, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tangkapan layar mantan wapres Jusuf Kalla saat ceramah di Masjid Kampus UGM yang belakangan dituding melakukan penistaan agama

Tangkapan layar mantan wapres Jusuf Kalla saat ceramah di Masjid Kampus UGM yang belakangan dituding melakukan penistaan agama. [YouTube/Masjid Kampus UGM]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Pemuda Katolik, serta belasan lembaga Kristen lainnya atas dugaan penistaan agama terkait potongan video ceramahnya di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) yang viral di media sosial.

Laporan tersebut dipicu oleh pernyataan JK dalam orasi ilmiahnya yang menyebut bahwa pada masa konflik Poso dan Ambon, kedua belah pihak yang bertikai, baik kelompok Islam maupun Kristen, sama-sama memiliki keyakinan bahwa membunuh lawan atau mati dalam pertempuran adalah tindakan “syahid”, sebuah narasi yang dinilai pelapor telah memfitnah ajaran Kristiani yang berbasis pada cinta kasih.

BERITA MENARIK LAINNYA

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

Tudingan Dana Rp5 Miliar hingga Laporan ke Bareskrim: 5 Fakta Jusuf Kalla Hadapi Isu Ijazah Jokowi

Di sisi lain, pihak Jusuf Kalla membantah tuduhan tersebut dengan menegaskan bahwa video yang beredar telah mengalami pemotongan konteks (context cutting).

Berikut adalah deretan fakta terkait polemik yang menyeret Jusuf Kalla:

1. Orasi Ilmiah di Universitas Gadjah Mada (UGM)

Akar dari peristiwa ini adalah ceramah yang disampaikan JK di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, JK berbicara di hadapan civitas akademika mengenai pengalaman pribadinya dalam memediasi konflik besar di Indonesia, khususnya konflik Poso dan Ambon.

2. Munculnya Potongan Video Viral

Polemik memuncak pada akhir pekan lalu, sekitar tanggal 11-12 April 2026, ketika sejumlah akun media sosial Instagram mengunggah potongan video ceramah tersebut secara hampir bersamaan. Dalam potongan video itu, JK terdengar mengatakan:

“Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti.”

3. Tudingan Penistaan Ajaran Kristen

Narasi yang menyertai video viral tersebut menuduh JK telah memfitnah ajaran Kekristenan karena menyebut pihak Kristen menggunakan istilah “syahid” untuk membenarkan pembunuhan. Pihak pelapor menilai pernyataan ini keliru karena ajaran Kristen didasarkan pada cinta kasih.

“Padahal dalam ajaran agama Kristen itu tidak ada mengajarkan itu, bahkan kita diajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun,” kata Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat.

4. Laporan Resmi ke Polda Metro Jaya

Tak tinggal diam, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik dan perwakilan dari 19 lembaga Kristen lainnya resmi melaporkan JK ke Polda Metro Jaya pada Minggu malam, 12 April 2026. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2547/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pelapor menuntut JK untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka kepada publik.

5. Pembelaan Pihak JK: Context Cutting

Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, membantah keras tuduhan penistaan agama tersebut. Ia menjelaskan bahwa video yang beredar telah dipotong dari konteks aslinya (context cutting). Husain menekankan bahwa JK tidak sedang memberikan ceramah teologi agama, melainkan memaparkan realitas sosiologis saat konflik terjadi.

“Yang disampaikan Pak JK adalah realitas di lapangan saat konflik pecah. Pada masa itu, memang ada kelompok dari kedua pihak yang sama-sama menyerukan perang suci dan mengklaim bahwa membunuh lawan atau mati dalam konflik adalah syahid. Itu fakta sejarah dari konflik bernuansa SARA, bukan pendapat pribadi Pak JK,” jelas Husain.

6. Misi Perdamaian Melalui Deklarasi Malino

Berdasarkan keterangan pihak JK, tujuan sebenarnya dari ceramah di UGM adalah untuk menceritakan bagaimana pemahaman keliru tentang “perang suci” tersebut justru disembuhkan melalui jalan damai. JK saat itu berupaya meluruskan keyakinan kelompok yang bertikai bahwa tindakan mereka bukanlah jalan menuju surga. Upaya pelurusan pemahaman inilah yang kemudian melahirkan Deklarasi Malino I (2001) dan Malino II (2002) yang berhasil mengakhiri konflik berdarah di Poso dan Ambon.

Hingga saat ini, laporan polisi tersebut masih dalam tahap awal. Sementara pihak pelapor menyatakan tetap membuka pintu maaf jika ada itikad baik untuk mengklarifikasi, meski proses hukum tetap berjalan agar situasi di media sosial tetap terkontrol.

Tags: ceramahfaktaJusuf KallaKronologiMati Syahidpenistaan agamaPolda Metro JayaUGM

Related Posts

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara atau ASN

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

April 11, 2026
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Tudingan Dana Rp5 Miliar hingga Laporan ke Bareskrim: 5 Fakta Jusuf Kalla Hadapi Isu Ijazah Jokowi

April 6, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Ilustrasi nilai tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pengamat: Berpotensi Ganggu Stabilitas Pangan Domestik

March 26, 2026
Ilustrasi penganiayaan

Fakta dan Kronologi Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras

March 13, 2026
Kantor BPD DIY Wirobrajan terbakar Kamis malam (12/3/2026). (Polresta Yogyakarta)

Kronologi Kebakaran di Bank BPD DIY Wirobrajan, Data dan Dana Nasabah Dipastikan Aman

March 13, 2026
Next Post
Ilustrasi politik

Menilik Fenomena Eksodus Kader Lintas Partai ke PSI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.