• Tentang Kami
Sunday, June 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Polisi Tetapkan Pemilik Yayasan Little Aresha Sebagai Tersangka

Yayasan Little Aresha itu adalah milik pribadi tersangka DK. Yayasan itu dikatakan sudah berdiri sejak 2017, namun lokasi daycare Little Aresha yang digerebek baru ditempati sejak 2021.

byredaksi
May 6, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Garis polisi terpasang di pagar Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, usai digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Garis polisi terpasang di pagar Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, usai digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Jajaran Polresta Yogyakarta terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta. Polisi pun berhasil mengungkap sosok pemilik Yayasan Little Aresha.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta, Iptu Apri Sawitri, mengatakan telah menetapkan pemilik Yayasan Little Aresha sebagai tersangka. Dikatakan, pemilik yayasan tersebut adalah DK yang sebelumnya telah diamankan bersama 12 tersangka lainnya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Viral Rombongan Diduga Klitih Ditangkap Warga di Gondomanan, Ini Kata Polisi

Polisi Temukan Pencatutan Tanpa Izin Nama Dosen UGM dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

“Jadi dari 13 orang tersangka itu, di antaranya ada Ketua Yayasan berinsial DK yang juga pemilik Yayasan Little Aresha. Dari awal, DK sudah mengaku bahwa dia juga pemilik dari yayasan itu,” ucap Apri, Selasa (5/5/2026).

Dia mengungkapkan bahwa Yayasan Little Aresha itu adalah milik pribadi tersangka DK. Yayasan itu dikatakan sudah berdiri sejak 2017, namun lokasi daycare Little Aresha yang digerebek baru ditempati sejak 2021.

“Betul (dari dulu DK sebagai pemilik). Dulu dari 2017 itu hanya lima anak dan tempatnya kecil. Kemudian semakin berkembang dan pindah ke lokasi yang dilakukan penggerebekan,” jelasnya.

“Kalau di Sorosutan dari 2021, tapi sesuai akta yang yayasan itu disahkan pada 2022,” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya masih terus memperdalam proses penyidikan terhadap para tersangka. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan ahli, mendalami keterangan saksi-saksi, dan bakal kembali laksanakan gelar perkara.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Polresta Yogyakarta telah mengamankan sebanyak 30 orang dalam penggerebekan Daycare Little Aresha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 orang ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak Daycare Little Aresha.

Belasan tersangka itu dua orang di antaranya adalah Ketua Yayasan berinisial DK dan kepala sekolah berinisial AP. Sementara itu, 11 tersangka lainnya adalah pengasuh Daycare Little Aresha.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, membeberkan bahwa tindakan kekerasan anak yang dilakukan para pengasuh ternyata diperintahkan secara lisan oleh Ketua Yayasan.

“Kalau untuk aturan tertulis atau tata cara atau SOP itu tidak ada. Namun mereka diperintahkan melakukan hal itu oleh Ketua Yayasan. Hal itu disampaikan secara lisan, secara langsung oleh Ketua Yayasan dan itu semua keterangan dari 11 pengasuh,” ujarnya.

Tindakan tak manusiawi itu juga diketahui oleh Kepala Sekolah Daycare Little Aresha. Sehingga, Adrian menyebut kepala sekolah dan ketua yayasan punya peran yang sama. Sebab, mereka dikatakan selalu hadir setiap pagi hari.

“Mereka melihat langsung para pengasuh melakukan hal tersebut kepada anak-anak. Jadi mereka mengetahui dan menyuruh melakukan hal itu,” tuturnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: little areshapemilik yayasan Little AreshaPolresta Yogyakartatersangka

Related Posts

Tangkapan layar CCTV keributan diduga pelaku klitih diamankan warga di Simpang Empat Hotel Melia Purosani, Jalan Mayor Suryotomo, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada Minggu (14/6/2026).

Viral Rombongan Diduga Klitih Ditangkap Warga di Gondomanan, Ini Kata Polisi

June 15, 2026
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian.

Polisi Temukan Pencatutan Tanpa Izin Nama Dosen UGM dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

June 11, 2026
satu di antara sejumlah tersangka sedang memperagakan aksi mengikat anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta, saat rekontruksi pada Selasa (10/6/2026).

Rekonstruksi Kekerasan Daycare Little Aresha: Terungkap Arahan Ikat Anak hingga 8 Jam

June 10, 2026
Suasana rekontruksi kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).

13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi, Orang Tua Korban Tak Kuasa Menahan Emosi

June 9, 2026
Salah satu tersangka melakukan reka adegan dalam kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).

Polisi Reka Ulang 23 Adegan Kekerasan Daycare Little Aresha

June 9, 2026
Polisi saat mengamankan kejadian aksi penganiayaan dua orang pemuda kepada pengendara ojol di Jalan Menteri Supeno, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Tak Terima Diklakson, Dua Pemuda Mabuk Aniaya Pengendara Ojol di Umbulharjo

June 4, 2026
Next Post
10 SMA Terbaik di Gunungkidul Berdasarkan Nilai TKA 2026

10 SMA Terbaik di Gunungkidul Berdasarkan Nilai TKA 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.