• Tentang Kami
Saturday, July 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

57 Bhiksu Thudong Bawa Pesan Perdamaian Singgah di Yogyakarta, Sehari Tempuh Jarak 30-40 Km

Tosin, mengatakan total ada sebanyak 57 Bhiksu yang melakukan perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur.

byredaksi
May 26, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Puluhan Bhiksu Thudong dari empat negara di Asia Tenggara saat meninggalkan kawasan Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, pada Senin (25/5/2026).

Puluhan Bhiksu Thudong dari empat negara di Asia Tenggara saat meninggalkan kawasan Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, pada Senin (25/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan Bhiksu Thudong dari empat negara di Asia Tenggara bertemu dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, pada Senin (25/5/2026).

Puluhan Bhiksu Thudong itu singgah untuk beristirahat sebentar di Bangsal Kepatihan di sela perjalanan spiritual berjalan kaki menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

Para Bhiksu tersebut sampai di Kantor Gubernur DIY sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka disambut pasukan bregada dan dikawal memasuki kompleks Kantor Gubernur DIY.

Ketua Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026 Pusat, Tosin, mengatakan total ada sebanyak 57 Bhiksu yang melakukan perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur. Puluhan Bhiksu itu meliputi 43 dari Thailand, empat dari Malaysia, tiga dari Laos, dan tujuh orang dari Indonesia.

“Pimpinan rombongan baru berusia 31 tahun, sementara usia paling tua adalah 67 tahun dan termuda 23 tahun. Perjalanan Indonesia Walk For Peace atau Jalan Damai itu mulai dari Pulau Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan nanti akan berakhir di Candi Borobudur,” jelas Tosin, Senin (25/5/2026).

Dia menceritakan, para Bhiksu dari Thailand, Laos, dan Malaysia mulai berdatangan ke Pulau Bali, Indonesia pada 7 Mei 2026. Mereka mulai melakukan perjalanan pada 9 Mei 2026 dan ditargetkan sampai di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026.

Tempuh Jarak 30-40 Km Per Hari

Tosin mengungkapkan, tantangan yang harus dilalui para Bhiksu ketika memasuki Pulau Jawa adalah perbedaan suhu. Dikatakan, suhu Pulau Jawa cenderung lebih panas karena mencapai 34-36 derajat celsius ketimbang suhu Pulau Bali yang hanya 30 derajat celsius.

Meski begitu, langkah para Bhiksu tetap berjalan, baik saat matahari bersinar terik maupun hujan deras mengguyur. Bahkan, tak sedikit kaki Bhiksu yang mengalami lecet namun mereka tak berputus asa dan tetap berjalan hingga kini sampai di Yogyakarta.

Tosin mengaku sering mengamati di kaki para Bhiksu ada tiga sampai lima jahitan. Akan tetapi mereka tidak pernah mengeluh dan tetap berjalan membawa pesan perdamaian.

“Mereka menyampaikan pesan perdamaian yang sangat dalam dan perjuangan tanpa henti. Setiap hari mereka bisa menempuh jarak 30-40 kilometer, jadi harus jalan 8-10 jam untuk sampai ke tujuan. Jadi hampir setiap hari pindah kota,” paparnya.

Kendati demikian, dia menyebut ada tiga tempat spesial di mana para Bhiksu singgah selama dua hari, yakni Surabaya, Jombang, dan Yogyakarta. Dia memyampaikan bahwa para Bhiksu tersebut sangat sederhana hidupnya. Bahkan mereka tidak mau menginap di hotel, padahal panitia sudah menawarkan.

Lebih lanjut, Tosin menyampaikan antusias masyarakat sangat luar biasa dalam menyambut para Bhiksu. Hal itupun menjadi kekuatan para Bhiksu untuk terus menyebarkan pesan perdamaian.

“Wow luar biasa, jadi semua elemen masyarakat baik anak kecil, remaja, dewasa, orang tua, bahkan yang sakit pun siap di tempat (untuk menyambut para Bhiksu). Mereka sangat senang dan kadang memberikan minuman,” ujarnya.

“Semua bergembira, bahkan bukan hanya dari satu agama, tapi mulai dari Islam, Kristen, dan Buddha, jadi bergembira,” tambah dia.

Ketua Panitia IWFP 2026 DIY, Tandean Harry Setio, menjelaskan bahwa Indonesia Walk For Peace 2026 merupakan sebuah perjalanan spiritual dan aksi damai yang dilaksanakan dalam menyambut peringatan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur.

“Kegiatan itu bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta mempererat persaudaraan antarumat beragama dan antarbangsa,” terang dia.

Sebagai City of Tolerance atau Kota Toleransi, DIY menyambut rombongan Bhiksu dengan hangat. Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut para Bhiksu sebagai wujud penghormatan, toleransi semangat persaudaraan, dan dukungan terhadap pesan-pesan perdamaian. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Bhiksu ThudongCandi BorobudurPerdamaianSri Sultan Hamengku Buwono XTandean Harry SetioTosin

Related Posts

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui di Hotel De Djokja Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Sultan HB X soal Kasus TKD Condongcatur: Kalau Didiamkan Saja, Habis Tanahnya

June 4, 2026
Next Post
Como 1907 merayakan kelolosan ke Liga Champions musim 2026/2027.

Dari Serie D ke UCL: Kisah Revolusi Como 1907 Milik Djarum Group

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.