• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Wilayah Selatan DIY Berpotensi Terjadi Gempa Besar, BMKG: Perlu Penguatan Sistem Peringatan Dini

secara ilmiah gempa bumi tidak dapat diprediksi waktu kejadiannya secara pasti. Namun potensi gempa di suatu wilayah dapat dikaji melalui pendekatan riset dan teknologi kebumian.

byredaksi
April 21, 2026
in Bantul
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi gempa

Ilustrasi gempa. [pexels/Luan Rezende]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah selatan Jawa, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), merupakan kawasan yang berada di zona pertemuan lempeng aktif (subduksi) yang memiliki potensi gempa bumi dan tsunami.

“Pemahaman terhadap potensi tersebut menjadi langkah penting dalam upaya pengurangan risiko bencana,” kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Sleman BMKG Ardhianto Septiadhi, Selasa (21/4/2026).

BERITA MENARIK LAINNYA

Keluhkan Dampak Lingkungan TPS3R, SLB Negeri 2 Bantul Lapor ke Ombudsman DIY

Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

Menurut dia, secara ilmiah gempa bumi tidak dapat diprediksi waktu kejadiannya secara pasti. Namun potensi gempa di suatu wilayah dapat dikaji melalui pendekatan riset dan teknologi kebumian.

Satu di antara hasil kajian tersebut adalah estimasi magnitudo maksimum, seperti potensi gempa hingga Magnitudo 8,7 di zona subduksi selatan Jawa.

“Angka ini merupakan parameter ilmiah untuk kepentingan mitigasi, bukan prediksi kejadian gempa dalam waktu dekat,” katanya.

Dalam kajian kegempaan, lanjutnya, juga dikenal konsep periode ulang, perkiraan rata-rata waktu antar-kejadian gempa besar di suatu segmen (megathrust). Namun ini bukan jadwal pasti kejadian gempa, tetapi pendekatan probabilistik dengan rentang waktu yang dapat mencapai puluhan hingga ratusan tahun.

“Oleh karena itu konsep ini tidak dapat digunakan untuk menentukan kapan gempa akan terjadi,” katanya.

Menurut dia, berbagai kajian potensi itu dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan peta bahaya gempa bumi dan tsunami untuk mengidentifikasi wilayah berisiko, penentuan jalur dan tempat evakuasi, pengembangan sistem peringatan dini tsunami, perencanaan tata ruang, dan pembangunan infrastruktur tahan gempa.

“Dengan demikian informasi mengenai potensi gempa besar perlu dipahami secara utuh dan proporsional sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan, bukan sebagai indikasi kepastian waktu kejadian,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan penguatan sistem peringatan dini dan mitigasi bencana memerlukan sinergi antara kajian ilmiah, dukungan teknologi, serta kesiapan masyarakat dalam merespon informasi kebencanaan.

“Peningkatan literasi kebencanaan menjadi kunci agar masyarakat dapat bertindak tepat saat terjadi gempa bumi dan potensi tsunami,” katanya.

Dia juga mengatakan pendekatan berbasis riset dalam menghitung potensi gempa bumi, termasuk estimasi magnitudo maksimum dan kajian periode ulang, merupakan fondasi dalam pembangunan sistem peringatan dini dan mitigasi yang optimal.

“Pemahaman potensi, penguatan sistem, dan kesiapan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat yang tangguh dan siap selamat dari ancaman gempa bumi dan tsunami,” katanya.

Tags: Ardhianto SeptiadhibantulBMKGDIYgempalempeng aktifperingatan dinitsunami

Related Posts

SLB Negeri 2 Bantul melaporkan aktivitas pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh TPS3R yang beroperasi di Sukowaten, Tamanan, Banguntapan, Bantul, DIY ke Ombudsman RI (ORI) DIY, Senin (20/4/2026).

Keluhkan Dampak Lingkungan TPS3R, SLB Negeri 2 Bantul Lapor ke Ombudsman DIY

April 21, 2026
Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

April 20, 2026
Lokasi terhadinya tiga orang terluka usai menjadi korban kekerasan jalanan di Potorono, Banguntapan, Bantul, DIY, Rabu (8/4/2026).

Tiga Pemuda Terluka Akibat Dugaan Kejahatan Jalanan di Banguntapan Bantul

April 10, 2026
PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

April 6, 2026
Meriahkan IHR 2026 di Bantul, PLN Perkenalkan PLN Mobile dan Program Listrimewa

Meriahkan IHR 2026 di Bantul, PLN Perkenalkan PLN Mobile dan Program Listrimewa

April 6, 2026
Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

March 29, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.