YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan Bhiksu Thudong dari empat negara di Asia Tenggara bertemu dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, pada Senin (25/5/2026).
Puluhan Bhiksu Thudong itu singgah untuk beristirahat sebentar di Bangsal Kepatihan di sela perjalanan spiritual berjalan kaki menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Para Bhiksu tersebut sampai di Kantor Gubernur DIY sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka disambut pasukan bregada dan dikawal memasuki kompleks Kantor Gubernur DIY.
Ketua Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026 Pusat, Tosin, mengatakan total ada sebanyak 57 Bhiksu yang melakukan perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur. Puluhan Bhiksu itu meliputi 43 dari Thailand, empat dari Malaysia, tiga dari Laos, dan tujuh orang dari Indonesia.
“Pimpinan rombongan baru berusia 31 tahun, sementara usia paling tua adalah 67 tahun dan termuda 23 tahun. Perjalanan Indonesia Walk For Peace atau Jalan Damai itu mulai dari Pulau Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan nanti akan berakhir di Candi Borobudur,” jelas Tosin, Senin (25/5/2026).
Dia menceritakan, para Bhiksu dari Thailand, Laos, dan Malaysia mulai berdatangan ke Pulau Bali, Indonesia pada 7 Mei 2026. Mereka mulai melakukan perjalanan pada 9 Mei 2026 dan ditargetkan sampai di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026.
Tempuh Jarak 30-40 Km Per Hari
Tosin mengungkapkan, tantangan yang harus dilalui para Bhiksu ketika memasuki Pulau Jawa adalah perbedaan suhu. Dikatakan, suhu Pulau Jawa cenderung lebih panas karena mencapai 34-36 derajat celsius ketimbang suhu Pulau Bali yang hanya 30 derajat celsius.
Meski begitu, langkah para Bhiksu tetap berjalan, baik saat matahari bersinar terik maupun hujan deras mengguyur. Bahkan, tak sedikit kaki Bhiksu yang mengalami lecet namun mereka tak berputus asa dan tetap berjalan hingga kini sampai di Yogyakarta.
Tosin mengaku sering mengamati di kaki para Bhiksu ada tiga sampai lima jahitan. Akan tetapi mereka tidak pernah mengeluh dan tetap berjalan membawa pesan perdamaian.
“Mereka menyampaikan pesan perdamaian yang sangat dalam dan perjuangan tanpa henti. Setiap hari mereka bisa menempuh jarak 30-40 kilometer, jadi harus jalan 8-10 jam untuk sampai ke tujuan. Jadi hampir setiap hari pindah kota,” paparnya.
Kendati demikian, dia menyebut ada tiga tempat spesial di mana para Bhiksu singgah selama dua hari, yakni Surabaya, Jombang, dan Yogyakarta. Dia memyampaikan bahwa para Bhiksu tersebut sangat sederhana hidupnya. Bahkan mereka tidak mau menginap di hotel, padahal panitia sudah menawarkan.
Lebih lanjut, Tosin menyampaikan antusias masyarakat sangat luar biasa dalam menyambut para Bhiksu. Hal itupun menjadi kekuatan para Bhiksu untuk terus menyebarkan pesan perdamaian.
“Wow luar biasa, jadi semua elemen masyarakat baik anak kecil, remaja, dewasa, orang tua, bahkan yang sakit pun siap di tempat (untuk menyambut para Bhiksu). Mereka sangat senang dan kadang memberikan minuman,” ujarnya.
“Semua bergembira, bahkan bukan hanya dari satu agama, tapi mulai dari Islam, Kristen, dan Buddha, jadi bergembira,” tambah dia.
Ketua Panitia IWFP 2026 DIY, Tandean Harry Setio, menjelaskan bahwa Indonesia Walk For Peace 2026 merupakan sebuah perjalanan spiritual dan aksi damai yang dilaksanakan dalam menyambut peringatan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur.
“Kegiatan itu bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta mempererat persaudaraan antarumat beragama dan antarbangsa,” terang dia.
Sebagai City of Tolerance atau Kota Toleransi, DIY menyambut rombongan Bhiksu dengan hangat. Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut para Bhiksu sebagai wujud penghormatan, toleransi semangat persaudaraan, dan dukungan terhadap pesan-pesan perdamaian. (populi.id/Dewi Rukmini)












![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)