• Tentang Kami
Saturday, August 30, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Ekspor Laris, Petani Salak Pondoh Sleman Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar Internasional

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
April 12, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Salak pondoh Sleman makin digemari pasar internasional

Salak pondoh Sleman makin digemari pasar internasional

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN,POPULI.ID – Salak pondoh, buah khas dari Kabupaten Sleman, justru mulai kehilangan pamor di pasar lokal. Di tingkat petani, harganya hanya dihargai sekitar Rp 1.500 per kilogram.

Ironisnya, saat diekspor ke luar negeri, harga buah endemik Sleman ini melonjak hingga Rp 7.000 per kilogram.

BERITA MENARIK LAINNYA

Situasi Terkini di Mapolda DIY Usai Dibakar Massa PascaKericuhan Semalam

Pemkab Sleman dan Pedagang Sepakat Tata Ulang Pasar Godean demi Kenyamanan Bersama

Kondisi ini membuat para petani lebih memilih memasarkan salak pondoh ke luar negeri.

Permintaan dari pasar ekspor sangat tinggi, bahkan melebihi kapasitas produksi para petani di Sleman.

Hal ini diungkapkan Endang Setia Murni, petani salak pondoh dari Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Perlindungan Indikasi Geografis Salak Pondoh Sleman (KPIG-SPS).

Endang bersama Kelompok Tani Kusuma Mulya yang dipimpinnya telah mengekspor salak pondoh ke China sejak tahun 2010.

“Hingga sekarang ekspor masih berjalan. Kebutuhan pasar sekitar 50 ton per minggu, tetapi kami hanya mampu memenuhi sekitar 30 ton,” ujar Endang yang juga mengelola Wisata Petik Salak Organik Kusuma Mulya, Kamis (10/4/2024) kemarin.

Selain ke China, Kelompok Tani Kusuma Mulya juga mengirimkan salak pondoh ke Kamboja dan Rusia. Namun tingginya permintaan ini tidak diimbangi dengan kemampuan produksi yang memadai.

Menurut Endang, keterbatasan produksi disebabkan oleh sejumlah kendala, terutama dalam hal pemupukan dan pengendalian hama.

“Pupuk masih menjadi masalah utama. Banyak petani hanya mengandalkan daun dan dahan yang dicacah sebagai pupuk, padahal untuk menghasilkan buah berkualitas ekspor dibutuhkan pupuk kandang atau pupuk yang lebih baik,” jelasnya.

Masalah lain yang tak kalah serius adalah serangan lalat buah. Dalam beberapa tahun terakhir, hama ini kerap menyerang tanaman salak dan menyebabkan buah cepat busuk, sehingga gagal memenuhi standar ekspor.

Keluhan serupa disampaikan Suji Waluyo, Ketua Kelompok Tani Sidomakmur dari Dusun Wonosari, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi.

Kelompoknya yang beranggotakan 26 petani juga rutin mengekspor salak pondoh ke luar negeri. Luas kebun salak yang sudah teregister mencapai sekitar 1,8 hektare.

“Rata-rata tiap petani memiliki lahan 1.000 hingga 2.000 meter persegi. Dari kebun seluas 625 meter persegi, bisa diperoleh keuntungan bersih sekitar Rp 4 juta sekali panen,” ujar Suji.

Dengan peluang besar dari pasar ekspor, para petani berharap ada perhatian serius dari pemerintah.

Mereka berharap ada solusi terkait persoalan keterbatasan pupuk, serta pendampingan teknis pengendalian hama agar produksi salak pondoh bisa meningkat dan permintaan luar negeri terpenuhi secara optimal.

Tags: eksporsalaksalak pondohSleman

Related Posts

Bangkai mobil bekas dibakar di komplek Mapolda DIY pasca kericuhan yang terjadi sejak Jumat (29/8/2025) siang hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari tadi.

Situasi Terkini di Mapolda DIY Usai Dibakar Massa PascaKericuhan Semalam

August 30, 2025
Bertempat di Aula Kantor Bappeda Sleman, penandatanganan kesepakatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya. (dok.prokopim Sleman)

Pemkab Sleman dan Pedagang Sepakat Tata Ulang Pasar Godean demi Kenyamanan Bersama

August 29, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyerahkan SK pengangkatan kepada 49 PPPK (dok.prokopim Sleman)

Pemkab Sleman Lantik 49 PPPK Baru, Begini Pesan Bupati Harda Kiswaya

August 29, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya,menggelar silaturahmi dengan sejumlah perguruan tinggi

Bupati Sleman Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Beasiswa Sleman Pintar

August 28, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, resmi melantik pimpinan pengganti Badan Amil Zakat Nasional. (dok.Prokopim Sleman)

Baznas Sleman Diharap Jadi Penggerak Pemberdayaan Zakat, Bupati Lantik Pimpinan Baru

August 28, 2025
Kapanewon Moyudan resmi memperkenalkan sejumlah terobosan pelayanan publik

Wabup Sleman Resmikan Tiga Terobosan Layanan Publik Moyudan, Dorong Efisiensi dan Kepedulian Sosial

August 28, 2025
Next Post
Perbedaan Koalisi dan Opisisi

Perbedaan Koalisi dan Opisisi, Simak Pengertiannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.