• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Fakta dan Kronologis Kasus Mbah Tupon, Buta Huruf yang Terjerat Mafia Tanah

Karena buta huruf, Mbah Tupon tertipu tandatangani dokumen. Tanahnya kini diagunkan ke bank Rp1,5 miliar dan masuk lelang!

byredaksi
April 28, 2025
in Bantul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mbah Tupon (68 tahun), warga Ngentak, Bantul yang menjadi korban mafia tanah

Mbah Tupon (68 tahun), warga Ngentak, Bantul yang menjadi korban mafia tanah. (Yt/@KomenSeleb)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Nasib pilu tengah menimpa Mbah Tupon (68 tahun), warga Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tanah seluas 1.655 meter persegi dan dua rumah miliknya terancam hilang akibat ulah mafia tanah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Abaikan Imbauan, Dua Remaja di Sanden Luka-luka Akibat Ledakan Petasan

Pemkab Bantul Ajukan Tambahan Pasokan Elpiji untuk Kebutuhan Awal Ramadan

Ketidakmampuan Mbah Tupon untuk membaca dan menulis menjadi celah bagi pelaku untuk melancarkan kejahatan.

Kasus bermula pada tahun 2020, ketika Mbah Tupon berencana menjual sebagian tanah miliknya kepada seorang pembeli berinisial BR. Tanah yang hendak dijual tersebut seluas 298 meter persegi dari total 2.100 meter persegi.

Dalam proses itu, Mbah Tupon bahkan sempat menghibahkan sebagian tanah untuk pembangunan jalan dan gudang RT.

Namun, BR menawarkan inisiatif lain: membantu memecah sisa tanah menjadi empat sertifikat agar lebih mudah dibagikan kepada anak-anak Mbah Tupon.

Dengan iming-iming tersebut, Mbah Tupon diminta menandatangani sejumlah dokumen di beberapa lokasi berbeda, tanpa adanya pendampingan memadai atau penjelasan tertulis, karena Mbah Tupon buta huruf.

Tak disangka, sertifikat tanah Mbah Tupon ternyata dibalik nama kepada orang tak dikenal berinisial IF, lalu diagunkan ke bank dengan nilai pinjaman Rp1,5 miliar.

Keluarga baru mengetahui kejadian ini pada Maret 2024 setelah pihak bank mengabarkan bahwa tanah tersebut telah masuk lelang tahap pertama.

Situasi ini membuat Mbah Tupon jatuh trauma berat, bahkan sering pingsan. Padahal sebelumnya, ia dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam kegiatan sosial warga.

Kini, dengan segala keterbatasannya, Mbah Tupon hanya berharap tanah warisan keluarganya bisa kembali.

Melihat ketidakadilan tersebut, berbagai pihak menyatakan dukungan. Salah satunya datang dari DPD Gerindra DIY, yang menyatakan siap memberikan pendampingan hukum untuk memperjuangkan keadilan bagi Mbah Tupon.

Kunjungan langsung dilakukan Anggota DPRD DIY Fraksi Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPD Gerindra DIY, Danang Wahyu Broto, ke rumah Mbah Tupon pada 26 April 2025.

Kronologis Kasus Mbah Tupon:

– Tahun 2020:
Mbah Tupon berencana menjual 298 meter persegi tanah kepada BR. Sebagian tanah dihibahkan untuk jalan dan gudang RT.

– Tahun 2021:
BR menawarkan bantuan untuk memecah sisa tanah menjadi empat sertifikat untuk dibagikan ke anak-anak Mbah Tupon. Mbah Tupon diminta menandatangani dokumen sebanyak tiga kali.

– Maret 2024:
Pihak bank menginformasikan kepada keluarga bahwa tanah atas nama IF telah diagunkan dengan pinjaman Rp1,5 miliar dan belum pernah diangsur. Tanah tersebut telah memasuki proses lelang tahap pertama.

– April 2025:
Kasus resmi dilaporkan ke Polda DIY. Penyidik meminta pelaporan terhadap lima orang yang diduga terlibat: BR, TR, TRY, AR, dan IF.

– 26 April 2025:
Ketua RT setempat mengungkap kondisi Mbah Tupon yang kini mengalami trauma berat dan sering pingsan.
DPD Gerindra DIY memberikan pernyataan resmi siap mendampingi hukum Mbah Tupon. Kunjungan dilakukan anggota DPRD Povinsi DIY dari fraksi Gerindra, Danang Wahyu Broto ke rumah Mbah Tupon.

Tags: bantulmafia tanahMbah Tuponsertifikat tanah

Related Posts

Lokasi rumah di Sanden, Bantul yang terdampak ledakan petasan hingga membuat dua remaja mengalami luka-luka, Minggu (22/2/2026)

Abaikan Imbauan, Dua Remaja di Sanden Luka-luka Akibat Ledakan Petasan

February 22, 2026
Oke Gas Oke Gas Mana Gasnya?

Pemkab Bantul Ajukan Tambahan Pasokan Elpiji untuk Kebutuhan Awal Ramadan

February 20, 2026
Ilustrasi korupsi. (Foto: dok.Hol)

7 Fakta Dugaan Korupsi Dana Desa Wonokromo Bantul

February 13, 2026
potongan video seorang pria meminta wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul untuk tidak mendokumentasikan foto viral di media sosial, Minggu (8/2/2026).

Viral Pria Melarang Wisatawan Ambil Foto Pribadi di Parangtritis, Dinpar Bantul Klarifikasi

February 9, 2026
Kegiatan nyadran makam sewu di Pandak sambut Ramadan, Minggu (8/2/2026)

Cerita Warga Pandak Jaga Tradisi Nyadran Makam Sewu di Tengah Keterbatasan Anggaran

February 8, 2026
Satu di antara bangunan sekolah di Bantul yang rusak akibat gempa magnitudo 6,2 yang berpusat di Pacitan

Sebanyak 20 Bangunan di Bantul Rusak Akibat Gempa Pacitan

February 6, 2026
Next Post
Bupati Sleman, Harda Kiswaya menerima gelar dari Kraton Ngayogyakarta

Mengenal Tugas Abdi Dalem dan Gelar dari Kraton Yogyakarta untuk Bupati Sleman Harda Kiswaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.