• Tentang Kami
Wednesday, July 22, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Menelusuri Sejarah Bakpia: Camilan Khas Yogyakarta Hasil Akulturasi Budaya?

Bakpia cocok dijadikan kudapan, camilan hingga oleh-oleh ketika berkunjung atau merindukan suasana hangat Kota Yogyakarta.

byGalih Priatmojo
May 4, 2025
in headline, Kultur
Reading Time: 2 mins read
A A
0
bakpia Patuk 75

bakpia patuk 75. [Instagram/bakpia Patuk 75]

0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Yogyakarta kaya akan destinasi wisata, budaya dan kuliner. Sebut saja bakpia, yang dicap sebagai camilan legendaris khas Yogyakarta.

Nama bakpia dan Yogya bak dua istilah yang tidak bisa dilepaskan. Bakpia, makanan berkulit putih nan tipis dengan isian beraneka ragam, bak sudah menjadi ikon kuliner Yogyakarta yang cita rasanya sudah mendunia.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

Bakpia cocok dijadikan kudapan, camilan hingga oleh-oleh ketika berkunjung atau merindukan suasana hangat Kota Yogyakarta.

Meski bagitu, belum banyak tahun asal muasal bakpia yang dijuluki makanan khas Yogyakarta. Berikut ulasan yang tentang bakpia yang dirangkum Populi.id.

Kwik Sun Kwok

Usut punya usut, bakpia memiliki sejarah panjang. Beragama referensi menerangkan bahwa resep bakpia awalnya dicetuskan oleh Kwin Sun Kwok, warga asal Wonogiri berdarah Tionghoa.

Pada era 1940-an, Kwik Sun Kwok konon menyewa sebuah tempat kepunyaan Niti Gurnito, di Kampung Suryowijayan, Mantrijeron, Yogyakarta. Kala itu, Niti Gurnito menjual bakpia yang diresepkan oleh Kwin Sun Kwok.

Usahanya ternyata berkembang hingga menembus pasar Sleman, bantul hingga Prambanan. Dari sinilah, kemudian dikenal dengan nama bakpia Taman Sari atau bakpia Niti Gurnito.

Sampai saat ini, toko bakpia yang diklaim berdiri sejak 1939 itu masih eksis dan uniknya tidak memiliki cabang dimanapun. Informasinya bisa dilihat di akun media sosial Instagram @bakpianitigurnito1939.

Daging Babi

Bakpia dahulu kala disebut-sebut mengandung daging babi. Sang pencetus, Kwik Sun Kwok membuat kue yang namanya Tou Luk Pia.

Makanan tersebut ukurannya lebih besar ketimbang bakpia sekarang. Isinya pun terdiri dari empat jenis mulai dari daging babi, telur, sayuran dan kacang hijau.

Unsur budaya China mempenaruhi pembuatan Tou Luk Pia. Namun karena mayoritas masyarakat Yogyakarta memeluk agama Islam, Tou Luk Pia tak dilirik pembeli.

Lantas terjadilah akulturasi budaya, bentuk dan isian bakpia disesuaikan dengan minat warga lokal. Kandungan babi dihilangkan, sehingga bakpia dapat dikonsumsi oleh semua kalangan.

Kampung Pathuk

Sentra pembuatan bakpia terkenal di Yogyakarta berada di kawasan Pathuk atau sepanjang jalan KS Tubun, Ngampilan, Yogyakarta. Kawasan ini menampilkan deretan toko bakpia aneka merek. Salah satu yang paling populer adalah bakpia Patuk 75 milik Liem Bok Sing.

Mengutip laman Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Liem Bok Sing dulunya adalah rekan Kwik Sun Kwok. Liem Bok Sing yang juga berdarah Tionghoa awalnya tinggal di Dagen

Usahanya dulu berjualan arang, setelah bertemu dengan Kwik Su Kwok, ia lalu memutuskan untuk merintis pembuatan bakpia.

Dalam perjalanannya, Liem Bok Sing mengembangkan resep bakpia sendiri. Ia lalu pindah ke Pathuk untuk melanjutkan usaha bakpia.

Singkat cerit,a muncul nama Bakpia Pathuk 75. Angka yang dipilih sebagai merek bakpia sesuai dengan nomor jalan kediaman Liem Bok Sing.

Semenjak saat itu, bakpia buatan Liem Bok Sing semakin dikenal luas oleh masyarakat. Bakpia Pathuk 75 pun berbeda dengan Bakpia Tamansari.

Seiring berjalannya waktu, toko bakpia di kawasan Pathuk menjamur. Ada beraneka ragam merek seperti Bakpia Patuk 75, Bakpia Pathok 25, Bakpia Pathuk 32 hingga Bakpia Patuk 145. Tak ayal, kawasan itu disebut sebagai ikon bakpia Yogyakarta yang melegenda.

Bakpia tak lekang oleh waktu dan tetap menjadi primadona kuliner dari Kota Pelajar. Semakin lama, lahir inovasi bakpia baik dari pembuatan, wujud, rasa maupun kemasannya.

Sejak beberapa tahun terakhir, muncul merek-merek bakpia kekinian dengan masing-masing keunggulan yang ditawarkan seperti Bakpiaku, Bakpia Kukus Tugu Jogja dan Bakpia Juwara Satoe.

 

Penulis: Yunita Ajeng Raharjo

 

Tags: bakpiabakpia Patuk 75Kwik Sun KwokLiem Bok Singoleh-olehpatukYogyakarta

Related Posts

Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, saat ditemui Kamis (2/7/2026).

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

July 2, 2026
Seorang pedagang daging ayam di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta sedang menunggu pembeli, Kamis (2/7/2026).

Program MBG Libur, Harga Daging Ayam di Pasar Kranggan Turun

July 2, 2026
Next Post
Ilustrasi pemakzulan

Arti dan Mekanisme Pemakzulan yang Ramai Dikaitkan kepada Wapres Gibran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.