• Tentang Kami
Monday, July 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Dikejar Target, Pemkot Yogyakarta Sebut Laboratorium Pengolahan sampah Organik Siap Beroperasi Akhir Tahun

Ia menyebut sampah yang diolah berasal dari sapuan jalan maupun makanan sisa dari rumah-rumah yang masih segar atau Olahan Sampah Dapur (OSD).

byredaksi
October 10, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wadoyo meninjau proyek penbangunan Laboratorium Pengolagan Sampah Organik di kawasan persawahan kampung Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (9/10/2025).

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wadoyo meninjau proyek penbangunan Laboratorium Pengolagan Sampah Organik di kawasan persawahan kampung Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (9/10/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berfokus melakukan pengembangan laboratorium pengolahan sampah integrated farming di Lokasi Persawahan Bener,Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Pada Kamis (9/10/2025) Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo nampak terlihat meninjau perkembangan laboratorium tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan menyampaikan lokasi tersebut paling lambat beroperasi pada akhir tahun darimana sumber anggaran pemerintah harus ditutup.

“Kalau kami berharap akhir tahun ini sudah mulai. Mungkin kendalanya saat ini waktunya itu sudah mepet dengan akhir tahun,” katanya, Kamis (9/10/2025).

“Waktunya mepet, sehingga sebenarnya bukan kendala, tapi harus kerja lebih ekstra keras lagi,” ujarnya.

Di lokasi tersebut akan dibuat sebanyak 50 titik biopori jumbo yang dibangun dari bis beton untuk pengolahan pupuk baik kering maupun cair. Ia menyebut masing-masing biopori berdiameter 80 cm.

“Dalamnya itu bisa memiliki kedalaman 3 sampai 4 buis (lubang beton). Per buisnya itu ada yang 40 hingga 60 cm,” katanya.

“Nanti dalam biopori akan diproses menjadi pupuk organik atau menjadi media tanam yang diperuntukkan di semua pupuk yang dibutuhkan oleh pemerintah atau masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut sampah yang diolah berasal dari sapuan jalan maupun makanan sisa dari rumah-rumah yang masih segar atau Olahan Sampah Dapur (OSD).

Keuntungan, sampah-sampah tersebut tidak memiliki bau sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Sementara Pembina Petani Milenial Kota Yogyakarta Eka Yulianta menyampaikan dirinya bersyukur dengan adanya laboratorium pengolahan pupuk organik tersebut.

Dirinya yang dilibatkan dalam pengolahan pupuk organik tersebut, menjamin bahwa pupuk organik yang dihasilkan memiliki standarisasi dibandingkan dengan pupuk organik dan media jenis lainya,

Ia menyebut terdapat kandungan Nitrogen, Fosfor dan Kalium (NPK) yang cukup tinggi hingga 12 persen. “Karena untuk aktivatornya yang kita kan yang Dinas Pertanian yang membuat. Jadi tidak menggunakan NPK-4,” katanya.

“Jadi layak untuk menjadi media tanam, layak untuk menjadi pukul. Apalagi nanti ada budidaya cacing yang yang sangat dibutuhkan oleh tanah,” katanya.

Ia menyebut pupuk organik dan media tanam memiliki keunggulan untuk menciptakan kesuburan tanah melalui pupuk hayati berasal dari air lindi hasil pengolahan biopori jumbo.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Eka yuliantahasto wardoyolaboratoriumPemkot Yogyakartapetani milenialsampah

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Bambang Hartono (67), warga Kampung Papringan, Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menunjukkan kondisi atap rumahnya yang sudah lapuk, Minggu (28/6/2026).

2 Dekade Menahan Retak Jejak Gempa 2006, Rumah Lansia di Gondokusuman Akhirnya Diperbaiki

June 28, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, didampingi Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, saat didatangi petugas Sensus Ekonomi 2026, belum lama ini.

Cerita Wali Kota Yogyakarta Ditanya Hal Tak Terduga Saat Ikuti Sensus Ekonomi 2026

June 26, 2026
Next Post
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan sejumlah proyek strategis termasuk TPS3R Potorono untuk wujudkan Bantul bebas sampah 2025

Abdul Halim Muslih: Bantul Dilintasi Tiga Proyek Strategis Nasional Senilai Rp1,5 triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.