• Tentang Kami
Tuesday, March 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pengangguran Nasional Menurun, DIY Jadi Contoh Profil Pasar Kerja yang Relatif Baik

Khalifany menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang mendorong penurunan angka pengangguran tahun ini. Di antaranya terdapat pergeseran positif ke arah pekerjaan formal

byredaksi
November 11, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pelatihan kerja

Ilustrasi pelatihan kerja. [pexels/Mikhail Nilov]

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,85 persen, turun 0,06 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini diiringi peningkatan jumlah penduduk bekerja yang mencapai 146,54 juta orang, atau bertambah sekitar 1,9 juta pekerja dibanding Agustus 2024. Di sisi lain, rata-rata upah pekerja meningkat 1,94 persen menjadi Rp3,33 juta per bulan.

Menurut Dosen Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Khalifany Ash Shidiqi tren positif tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang solid.

BERITA MENARIK LAINNYA

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

Outlook Kredit Indonesia Menurun, Ekonom Desak Pemerintah Lakukan Ini

“Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan III-2025 sebesar 5,04 persen year-on-year menandakan kapasitas ekonomi kita masih ekspansif. Penurunan pengangguran terjadi bukan karena orang berhenti mencari kerja, tetapi karena jumlah lowongan meningkat dan berhasil diserap pasar tenaga kerja,” jelasnya dikutip dari laman UMY, Selasa (11/11/2025).

Khalifany menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang mendorong penurunan angka pengangguran tahun ini. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, dengan tambahan sekitar 490 ribu pekerja. Selain itu, terdapat pergeseran positif ke arah pekerjaan formal, di mana proporsi pekerja formal naik dari 42,05 persen menjadi 42,20 persen.

Meski demikian, Khalifany mengingatkan bahwa kualitas pekerjaan masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data BPS, sekitar 67,32 persen pekerja tergolong penuh waktu, 24,77 persen bekerja paruh waktu, dan 7,91 persen masih setengah menganggur. Struktur pasar tenaga kerja juga masih didominasi sektor informal.

“Naiknya pekerja formal memang kabar baik, tapi mayoritas tenaga kerja kita masih di sektor informal dengan produktivitas rendah. Artinya, perbaikan kualitas pekerjaan harus terus dikejar, terutama dengan memastikan jam kerja penuh dan perlindungan sosial yang memadai,” ujarnya.

Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi satu di antara provinsi dengan profil pasar kerja yang relatif baik. Pada Agustus 2025, TPT DIY tercatat sebesar 3,46 persen, turun tipis dari tahun sebelumnya. Penyerapan tenaga kerja tertinggi terdapat pada sektor industri pengolahan serta akomodasi, makanan, dan minuman.

“Ekosistem pendidikan, pariwisata, dan industri kreatif di DIY berjalan sangat sinergis. Magang berbasis kebutuhan usaha dan kalender akademik membantu transisi lulusan ke dunia kerja. Ini contoh baik bagaimana kebijakan daerah bisa sinkron dengan dinamika ekonomi lokal,” ungkapnya.

Agar tren positif ini berlanjut, Khalifany merekomendasikan sejumlah kebijakan strategis, antara lain penyelarasan program Technical and Vocational Education and Training (TVET) dan kurikulum vokasi dengan kebutuhan keterampilan masa depan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan layanan transisi dari masa sekolah ke dunia kerja, melalui portal prospek karier berbasis data dan bursa kerja dengan sistem penilaian keterampilan yang terukur.

“Generasi muda jangan hanya menunggu kesempatan, tapi bangun portofolio pengalaman lewat magang berbasis proyek di sektor-sektor berprospek tinggi. Anak muda perlu fleksibel lintas sektor dan wilayah, karena kecepatan belajar serta kemampuan beradaptasi terhadap teknologi adalah kunci untuk naik kelas menuju pekerjaan formal,” tutup Khalifany.

Tags: Badan Pusat StatistikekonomiKhalifany Ash Shidiqipenganggurantenaga kerja

Related Posts

Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

February 25, 2026
Ilustrasi ekonomi bisnis

Outlook Kredit Indonesia Menurun, Ekonom Desak Pemerintah Lakukan Ini

February 24, 2026
Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono

SBY Optimistis Prabowo-Gibran Bisa Atasi Dinamika Ekonomi Indonesia

February 13, 2026
ilustrasi PHK

PHK Meningkat Berpotensi Destruktif, Hempri: Pemerintah Jangan Abai

February 9, 2026
Wisatawan melintas di kawasan Tugu Yogyakarta.

Pakar UMY Soroti Tekanan Ekonomi DIY: Upah Rendah, Biaya Hidup Tinggi

February 1, 2026
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan melakukan penanaman bibit kopi arabika secara simbolik di kawasan perbukitan menoreh, Rabu (21/1/2026)

Tanam 2000 Bibit Kopi Arabika, Bupati Kulon Progo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru di Menoreh

January 22, 2026
Next Post
Ilustrasi kereta api cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh

Pakar Hukum Desak Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Whoosh: Jangan Biarkan di Dalam Ruang Gelap

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.