• Tentang Kami
Selasa, Oktober 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pengangguran Nasional Menurun, DIY Jadi Contoh Profil Pasar Kerja yang Relatif Baik

Khalifany menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang mendorong penurunan angka pengangguran tahun ini. Di antaranya terdapat pergeseran positif ke arah pekerjaan formal

byredaksi
November 11, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pelatihan kerja

Ilustrasi pelatihan kerja. [pexels/Mikhail Nilov]

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,85 persen, turun 0,06 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini diiringi peningkatan jumlah penduduk bekerja yang mencapai 146,54 juta orang, atau bertambah sekitar 1,9 juta pekerja dibanding Agustus 2024. Di sisi lain, rata-rata upah pekerja meningkat 1,94 persen menjadi Rp3,33 juta per bulan.

Menurut Dosen Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Khalifany Ash Shidiqi tren positif tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang solid.

BERITA MENARIK LAINNYA

Strategi Pemkab Sleman Bangun SDM Unggul Siap Kerja

Pengangguran di Sleman Didominasi Anak Muda

“Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan III-2025 sebesar 5,04 persen year-on-year menandakan kapasitas ekonomi kita masih ekspansif. Penurunan pengangguran terjadi bukan karena orang berhenti mencari kerja, tetapi karena jumlah lowongan meningkat dan berhasil diserap pasar tenaga kerja,” jelasnya dikutip dari laman UMY, Selasa (11/11/2025).

Khalifany menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang mendorong penurunan angka pengangguran tahun ini. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, dengan tambahan sekitar 490 ribu pekerja. Selain itu, terdapat pergeseran positif ke arah pekerjaan formal, di mana proporsi pekerja formal naik dari 42,05 persen menjadi 42,20 persen.

Meski demikian, Khalifany mengingatkan bahwa kualitas pekerjaan masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data BPS, sekitar 67,32 persen pekerja tergolong penuh waktu, 24,77 persen bekerja paruh waktu, dan 7,91 persen masih setengah menganggur. Struktur pasar tenaga kerja juga masih didominasi sektor informal.

“Naiknya pekerja formal memang kabar baik, tapi mayoritas tenaga kerja kita masih di sektor informal dengan produktivitas rendah. Artinya, perbaikan kualitas pekerjaan harus terus dikejar, terutama dengan memastikan jam kerja penuh dan perlindungan sosial yang memadai,” ujarnya.

Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi satu di antara provinsi dengan profil pasar kerja yang relatif baik. Pada Agustus 2025, TPT DIY tercatat sebesar 3,46 persen, turun tipis dari tahun sebelumnya. Penyerapan tenaga kerja tertinggi terdapat pada sektor industri pengolahan serta akomodasi, makanan, dan minuman.

“Ekosistem pendidikan, pariwisata, dan industri kreatif di DIY berjalan sangat sinergis. Magang berbasis kebutuhan usaha dan kalender akademik membantu transisi lulusan ke dunia kerja. Ini contoh baik bagaimana kebijakan daerah bisa sinkron dengan dinamika ekonomi lokal,” ungkapnya.

Agar tren positif ini berlanjut, Khalifany merekomendasikan sejumlah kebijakan strategis, antara lain penyelarasan program Technical and Vocational Education and Training (TVET) dan kurikulum vokasi dengan kebutuhan keterampilan masa depan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan layanan transisi dari masa sekolah ke dunia kerja, melalui portal prospek karier berbasis data dan bursa kerja dengan sistem penilaian keterampilan yang terukur.

“Generasi muda jangan hanya menunggu kesempatan, tapi bangun portofolio pengalaman lewat magang berbasis proyek di sektor-sektor berprospek tinggi. Anak muda perlu fleksibel lintas sektor dan wilayah, karena kecepatan belajar serta kemampuan beradaptasi terhadap teknologi adalah kunci untuk naik kelas menuju pekerjaan formal,” tutup Khalifany.

Tags: Badan Pusat StatistikekonomiKhalifany Ash Shidiqipenganggurantenaga kerja

Related Posts

Strategi Pemkab Sleman Bangun SDM Unggul Siap Kerja

Strategi Pemkab Sleman Bangun SDM Unggul Siap Kerja

September 30, 2026
Pengangguran di Sleman Didominasi Anak Muda

Pengangguran di Sleman Didominasi Anak Muda

September 25, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Siasati Keterbatasan Lahan, Wali Kota Yogyakarta Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Mei 8, 2026
Tom Lembong memberikan kritik terhadap sikap pemerintah menyikapi kondisi ekonomi saat ini

Kritik Pernyataan Purbaya, Tom Lembong Sebut Sikap Optimisme Pemerintah Soal Ekonomi Berbahaya

Mei 7, 2026
Perkuat Jejaring, Komunitas Wisata Nusantara Gelar Syawalan Nasional di Klaten

Perkuat Jejaring, Komunitas Wisata Nusantara Gelar Syawalan Nasional di Klaten

April 17, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Dinas Lingkungan Hidup Sleman dipandu Dina Trinil serta Ciblek Vertigo di Bank Sampah Sawo Kecik Condongcatur

Punya Potensi Ekonomi Besar, Pemkab Sleman Siapkan Subsidi bagi Pengelola Bank Sampah

April 16, 2026
Next Post
Ilustrasi kereta api cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh

Pakar Hukum Desak Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Whoosh: Jangan Biarkan di Dalam Ruang Gelap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.