• Tentang Kami
Friday, December 5, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pakar Hukum Desak Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Whoosh: Jangan Biarkan di Dalam Ruang Gelap

Sebelumnya desakan juga disampaikan Prof Mahfud MD agar dugaan markup proyek Whoosh segera direspon cepat oleh lembaga negara terkait

byredaksi
November 11, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi kereta api cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh

Ilustrasi kereta api cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh. [Dok KCIC]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Iwan Satriawan menegaskan pentingnya langkah cepat dari lembaga-lembaga negara dalam menindaklanjuti dugaan markup proyek Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) atau “Whoosh”. Dugaan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Prof. Mahfud MD melalui media beberapa waktu lalu.

Menurut Prof. Iwan, pernyataan itu tidak bisa dianggap remeh, mengingat disampaikan oleh sosok berintegritas tinggi dan memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan. Ia menilai hal ini seharusnya menjadi alarm serius bagi aparat penegak hukum untuk bertindak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Selama Kurun 2010-2023 KPK Tangani 62 Kasus Korupsi Sektor Kesehatan

Kejati Periksa 15 Saksi Terkait Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo

“Pernyataan Prof. Mahfud itu bukan datang dari orang sembarangan. Beliau mantan Menko Polhukam dan tentu memiliki akses terhadap data yang kuat. Karena itu, KPK, BPK, dan DPR harus segera menjalankan fungsinya,” ujar Iwan dikutip dari laman UMY, Selasa (11/11/2025).

Ia menjelaskan, apabila benar terjadi markup, maka hal tersebut termasuk tindak pidana korupsi yang melibatkan penggunaan uang negara. Oleh sebab itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki tanggung jawab untuk melakukan fungsi pengawasan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perlu melakukan audit investigatif, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan lahan maupun pembiayaan proyek KCIC.

“Jangan biarkan kasus ini berada di ruang gelap. Semua lembaga negara yang punya kewenangan harus bertindak agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Iwan menyoroti pentingnya pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait. Ia menilai mantan Presiden Joko Widodo sebagai pengambil keputusan utama, serta para perancang dan pelaksana proyek KCIC, perlu memberikan klarifikasi kepada publik melalui mekanisme resmi lembaga negara.

“Yang pertama harus dimintai klarifikasi adalah mantan Presiden, karena beliau pengambil keputusan. Setelah itu, para perancang dan pelaksana proyek juga harus dipanggil untuk memastikan apakah benar ada markup dalam perhitungan biaya proyek tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan langkah penegakan hukum yang transparan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Jika pemerintah membiarkan kasus seperti ini menggantung, publik akan menilai bahwa negara tidak serius menegakkan hukum dan keadilan,” pungkas Iwan.

Tags: Iwan SatriawanKereta cepat Indonesia-ChinaKorupsiKPKMahfud MDWhoosh

Related Posts

Ilustrasi korupsi. (dok. hol)

Selama Kurun 2010-2023 KPK Tangani 62 Kasus Korupsi Sektor Kesehatan

December 4, 2025
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi DIY memeriksa dokumen saat melakukan penggeledahan di Kantor BUKP Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu (19/11/2025). (Dok. Kejati DIY)

Kejati Periksa 15 Saksi Terkait Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo

November 25, 2025
Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Danang Maharsa beserta jajaran dan Ketua DPRD Sleman Gustan Ganda menggelar rakor bersama KPK di Jakarta

Cegah Korupsi, Bupati Sleman Harda Kiswaya Pimpin Jajaran Rakor di KPK

November 25, 2025
Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Bambang Yunianto saat ditemui wartawan Selasa (18/11/2025).

Kejari Sleman Belum Tetapkan Tersangka Baru Dana Hibah Pariwisata, JCW Bakal Kirim Surat ke KPK Minta Kasus Diambil Alih

November 20, 2025
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi DIY memeriksa dokumen saat melakukan penggeledahan di Kantor BUKP Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu (19/11/2025). (Dok. Kejati DIY)

Tercium Aroma Korupsi, Kejati DIY Geledah Kantor BUKP Tegalrejo

November 20, 2025
Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto (tiga dari kiri), menyampaikan perkembangan kasus korupsi hibah pariwisata di Kantor Kejari Sleman, Selasa (30/9/2025).

Kejari Sleman Dalami Dugaan Korupsi BKK di Desa Wisata Cibuk Kidul

November 18, 2025
Next Post
Ilustrasi gim daring

Berkaca Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Komdigi Tunggu Arahan Presiden Soal Pembatasan Gim Daring

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.