• Tentang Kami
Wednesday, August 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Bantul Gelar Kirab Ngarak Siwur, Libatkan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta dan Surakarta

Siwur berasal dari kompleks Makam Raja-raja Mataram Islam, masing-masing dari wilayah Surakarta dan Yogyakarta yang digunakan untuk prosesi Nguras Enceh

byGalih Priatmojo
June 27, 2025
in Bantul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tradisi Ngarak Siwur di Kapanewon Imogiri yang digelar sebagai pembuka tradisi adat Nguras Enceh. [instagram/Pemkab Bantul]

Tradisi Ngarak Siwur di Kapanewon Imogiri yang digelar sebagai pembuka tradisi adat Nguras Enceh. [instagram/Pemkab Bantul]

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Kirab Budaya Ngarak Siwur kembali digelar di Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada Kamis (26/6/2025), sebagai bagian dari rangkaian tradisi adat Nguras Enceh.

Kirab budaya tersebut melibatkan abdi dalem Keraton Yogyakarta dan Surakarta, pasukan bregada rakyat dari delapan kalurahan, serta masyarakat setempat.

BERITA MENARIK LAINNYA

Aliansi Cipayung Bantul Tuntut Keterbukaan Kasus Febri Adriansyah dan Percepatan RUU Perampasan Aset

Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

Prosesi kirab dimulai pukul 13.00 WIB dari halaman Kantor Kapanewon Imogiri dan berakhir di Terminal Pajimatan. Dalam iring-iringan tersebut, dua siwur pusaka (gayung) dibawa dengan khidmat.

Siwur berasal dari kompleks Makam Raja-raja Mataram Islam, masing-masing dari wilayah Surakarta dan Yogyakarta. Kedua pusaka ini akan digunakan dalam prosesi Nguras Enceh, yakni pembersihan dan pengisian ulang air suci dalam gentong enceh yang berada di sekitar Makam Sultan Agung.

Ketua Panitia Kirab, Sudaryanto, menjelaskan bahwa kirab merupakan tahapan awal sebelum puncak prosesi Nguras Enceh yang digelar pada Jumat (27/6/2025).

“Kirab budaya ini diikuti tokoh masyarakat dan bregada dari delapan desa di Imogiri. Siwur dari masing-masing juru kunci makam diserahkan kepada pengageng Keraton, sebelum disemayamkan pada malam harinya,” terangnya sebagaimana dilansir dari laman Pemda DIY.

Kirab Ngarak Siwur tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga mencerminkan nilai sejarah, spiritualitas, dan kebersamaan masyarakat.

Tradisi ini berakar dari masa Kesultanan Mataram, yang memiliki enam gentong enceh sebagai hadiah dari kerajaan sahabat seperti Kesultanan Aceh, Palembang, Utsmaniyah (Turki), dan Siam.

Keunikan kirab tahun ini terletak pada waktunya yang bertepatan dengan malam Jumat Kliwon dan Tahun Baru Hijriah dalam penanggalan Jawa. Hal ini menambah kekuatan spiritual dalam pelaksanaan tradisi.

Tradisi Ngarak Siwur di Kapanewon Imogiri yang digelar sebagai pembuka tradisi adat Nguras Enceh.
Tradisi Ngarak Siwur di Kapanewon Imogiri yang digelar sebagai pembuka tradisi adat Nguras Enceh. [instagram/Pemkab Bantul]
Ketua Paguyuban Bregada Rakyat DIY, Nur Sukiyo, mengatakan meskipun kirab tahun ini dilaksanakan lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya, makna dan kekhidmatannya tetap terjaga.

“Justru dalam kesederhanaan itu, kebersamaan dan nilai budaya semakin terasa,” ungkapnya.

Para lurah turut hadir menaiki andong, sementara warga dari masing-masing kalurahan membawa gunungan hasil bumi sebagai wujud syukur. Di akhir prosesi, gunungan tersebut diperebutkan oleh warga sebagai simbol keberkahan dan semangat gotong royong.

Tokoh budaya lokal, Widodo, menegaskan siwur pusaka bukan sekadar alat, melainkan simbol kehidupan dan keharmonisan.

“Siwur adalah lambang kehidupan. Kirab ini bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga cerminan nilai-nilai luhur yang tetap dijaga,” tuturnya.

Kirab Ngarak Siwur menjadi momentum penting untuk merasakan atmosfer budaya Jawa yang masih hidup dan lestari.

Tradisi tersebut juga menjadi daya tarik wisata budaya yang menarik minat masyarakat maupun wisatawan, yang memadati rute kirab untuk menyaksikan langsung prosesi sakral tersebut.

Tags: bantulbudayaimogiriKeraton YogyakartakirabNgarak SiwurNguras EncehSurakarta

Related Posts

Massa Aliansi Cipayung Bantul bertemu dengan pimpinan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, Jumat (24/7/2026).

Aliansi Cipayung Bantul Tuntut Keterbukaan Kasus Febri Adriansyah dan Percepatan RUU Perampasan Aset

July 27, 2026
Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

July 21, 2026
Ilustrasi polusi industri

WALHI: Industrialisasi Masif, Kondisi Lingkungan di Pulau Jawa Kian Memburuk

July 16, 2026
Satres Narkoba Polres Bantul menyita bafang bukti berupa 24 tablet Alprazolam dari pemuda berinisial BABI (24) asal Kota Yogyakarta, Senin (13/7/2026). (Polres Bantul)

Polisi Amankan Pemuda di Bantul Gegara Simpan 24 Tablet Alprazolam Tanpa Izin

July 14, 2026
penemuan granat nanas di kawasan wisata Kasturbing, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Senin (7/6/2026). (Polres Bantul)

Warga Temukan Granat Aktif Saat Gali Pondasi Toilet Wisata Karstubing Bantul

July 7, 2026
pengurus baru diaspora Warkaban yang diketuai Sigit Mustofa Nurudin

Sigit Mustofa Nurudin Nahkoda Baru Diaspora Bantul Warkaban

July 7, 2026
Next Post
Sosok Agam Rinjani curi perhatian dunia usai ikut dalam evakuasi jenazah pendaki asal Brasil yang terperosok ke jurang Gunung Rinjani.

Mengenal Agam Rinjani, Mendunia Usai Bantu Evakuasi Juliana Marins

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.