• Tentang Kami
Saturday, June 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Operasi Senyap KPK Sepanjang Tahun 2025 hingga Awal 2026, 7 Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Sejumlah penangkapan yang dilakukan KPK dalam operasi OTT tersebut menimbulkan keprihatinan karena menjerat kepala daerah yang baru saja dilantik pada Februari 2025

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
January 20, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Bekasi (tengah) bersama perangkat desa dan pihak swasta ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi oleh KPK. Mereka sebelumnya terjaring OTT. [Dok KPK]

Bupati Bekasi (tengah) bersama perangkat desa dan pihak swasta ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi oleh KPK. Mereka sebelumnya terjaring OTT. [Dok KPK]

0
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Sepanjang tahun 2025 hingga Januari 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan intensitas tinggi dalam melakukan upaya penindakan melalui operasi tangkap tangan (OTT).

Berdasarkan data yang diolah dari laporan akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026, lembaga antirasuah ini telah menggelar 13 kegiatan penangkapan yang berujung pada penetapan 122 orang sebagai tersangka korupsi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

Jejak Karier Silmy Karim: Dari Bos Pindad dan Krakatau Steel hingga Ditahan KPK

Fokus utama operasi tahun 2025 lalu menyasar praktik sistematis di sektor-sektor krusial seperti layanan kesehatan, pekerjaan umum, hingga jual beli jabatan.

Bila diperhatikan yang paling menonjol dalam kinerja KPK tahun 2025 adalah banyaknya pejabat daerah yang terjaring operasi senyap.

Tercatat, lima kepala daerah masuk dalam daftar tersangka OTT.

“Sejumlah penangkapan tersebut menimbulkan keprihatinan karena menjerat kepala daerah yang baru saja dilantik pada Februari 2025,” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

Adapun daftar kepala daerah yang ditangkap meliputi:

1. Abdul Azis (Bupati Kolaka Timur) terkait suap proyek pembangunan RSUD.
2. Abdul Wahid (Gubernur Riau) terkait kasus dugaan pemerasan “jatah preman” di lingkungan Pemprov.
3. Sugiri Sancoko (Bupati Ponorogo) terkait suap pengurusan jabatan dan proyek RSUD.
4. Ardito Wijaya (Bupati Lampung Tengah) terkait suap pengadaan barang dan jasa yang diduga digunakan untuk melunasi utang kampanye.
5. Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi) terkait suap ijin proyek dengan total penerimaan mencapai Rp14,2 miliar.

6. Sudewo (Bupati Pati) terkait jual beli jabatan di lingkup pemerintahan Kabupaten Pati.

7. Maidi (Wali Kota Madiun) ia terkena OTT bersamaan waktu dengan Bupati Pati. Kasusnya terkait dugaan fee proyek dan dana CSR.

Selain kepala daerah, pejabat daerah lainnya yang turut ditangkap meliputi sejumlah anggota DPRD dan kepala dinas PUPR di Kabupaten Ogan Komering Ulu, sekretaris daerah Kabupaten Ponorogo, Madiun hingga kepala desa di Kabupaten Bekasi dan Pati.

Jangkauan OTT KPK tahun 2025 tidak berhenti di tingkat pemerintah daerah saja. KPK juga melakukan penindakan terhadap aparat penegak hukum dan pejabat kementerian pusat.

Tercatat ada dua operasi yang menjerat oknum jaksa, yakni di Kejaksaan Negeri Tangerang (Banten) dan Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (Kalsel) terkait modus pemerasan penanganan perkara.

data grafis terkait OTT yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025 hingga Januari 2026
data grafis terkait OTT yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025 hingga Januari 2026. [populi.id/Gregorius Bramantyo]
Di tingkat pusat, penangkapan yang paling menyita perhatian adalah terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer terkait dugaan korupsi sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang merugikan masyarakat melalui mark-up biaya sertifikasi. Selain itu, Direktur Utama BUMN PT Inhutani V, Dicky Yuana, juga ditangkap terkait suap izin pemanfaatan kawasan hutan.

Modus korupsi yang ditemukan KPK sangat beragam. Mulai dari penetapan commitment fee proyek sebesar 20-22 persen, permintaan jatah fee lelang 8 persen, hingga pengaturan proyek melalui sistem e-catalog.

Selain menetapkan ratusan tersangka, KPK telah memulihkan sebagian aset negara yang dikorupsi oleh para pelaku rasuah. Fitroh menyebut total uang negara yang berhasil dipulihkan oleh lembaganya yaitu sebesar Rp1,53 triliun dalam periode 2025.

“Angka tersebut menjadi angka tertinggi di lima tahun terakhir ini,” ucap Fitroh.

Fitroh mengatakan salah satu upaya pemulihan aset negara itu pun dari hasil kegiatan lelang barang rampasan yang dilakukan oleh lembaganya. Fitroh menyebutkan sebanyak 1.500 masyarakat ikut dalam kegiatan lelang itu.

“Capaian tentu menjadi bukti, bahwa publik ingin mengambil kembali apa yang menjadi hak mereka,” ujarnya.

Tags: Bupati Bekasikepala daerahKorupsiKPKoperasi senyapOTTSudewoWali Kota Madiun

Related Posts

YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim.

Jejak Karier Silmy Karim: Dari Bos Pindad dan Krakatau Steel hingga Ditahan KPK

June 4, 2026
Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

May 26, 2026
Ilustrasi buruh atau pekerja proyek infrastruktur

Korupsi Material Penyebab Infrastruktur Indonesia Cepat Rusak

May 18, 2026
Istri Nadiem Makarim yakni Franka Franklin berkisah tentang situasi berat yang dihadapi keluarganya saat Nadiem Makarim harus menjalani kasus hukum terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Istri Cerita Momen Paling Berat Saat Anak-anak Tanya soal Ayahnya

May 14, 2026
6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

6 Fakta di Balik Vonis Enam Tahun Penjara Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

April 27, 2026
Next Post
DPUPKP Kota Yogyakarta melakukan pengujian tanah di Jembatan Kewek sebelum dilakukan revitalisasi, Selasa (20/1/2026).

Progres Rencana Pembangunan Ulang Jembatan Kewek: DPUPKP Uji Tanah Keras untuk Pondasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.