YOGYAKARTA, POPULI.ID – Suasana sunyi tengah malam di Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, mendadak pecah ketika seekor kuda penarik andong tercebur ke dalam selokan pinggir jalan.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta pun turun tangan untuk mengevakuasi seekor kuda malang tersebut.
Kepala Seksi Operasional Penyelamatan dan Penanganan Bahan Berbahaya dan Beracun Damkarmat Kota Yogyakarta, Danarto Setyo Pambudi, mengungkapkan, insiden tak biasa itu terjadi pada Minggu (28/6/2026) tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB.
“Tadi malam pukul 12 (00.00 WIB) kami mendapatkan laporan seekor kuda tercemplung ke selokan. Lokasinya ada di Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta,” ungkap Danar saat dihubungi Senin (29/6/2026).
Dia menyampaikan, insiden malang itu menimpa kuda andong milik seorang warga Kabupaten Bantul, DIY, berinisial ETP. Saat kejadian, andong tersebut tengah dalam perjalanan pulang menuju Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul setelah seharian mencari nafkah di kawasan Malioboro.
“Dugaannya memang karena kusir andong mengantuk. Jadi kuda itu tidak terkendali ketika tiba-tiba jalan mepet ke arah drainase selokan (pinggir jalan). Terus membentur trotoar dan kudanya kaget sehingga langsung melompat, lalu terperosok ke dalam selokan yang cukup dalam,” jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kereta andong dan kusirnya tidak ikut terjatuh ke dalam selokan, sehingga tidak mengalami kerusakan ataupun luka. Kendati demikian, kuda malang itu mengalami luka lecet di bagian kaki.
Evakuasi Kuda Berbekal Selang Pemadam
Mengevakuasi hewan berbobot besar di tengah malam tentu bukan perkara mudah, terlebih dengan keterbatasan alat berat seperti mobil katrol atau crane. Namun, keterbatasan itu justru memicu kreativitas dari tim Damkarmat Kota Yogyakarta di lapangan.
Petugas memutar otak agar kuda tersebut bisa diangkat tanpa rasa sakit ke atas permukaan. Agar hewan tersebut tidak mengamuk.
Alih-alih menggunakan tali tambang biasa yang berisiko melukai kulit hewan. Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta berinisiatif menggunakan selang pemadam kebakaran.
”Kalau pakai tali biasa, kemungkinan kudanya sakit lalu berontak. Jadi kami berinisiatif menggunakan selang pemadam karena bahannya lebih lentur dan lebar, sehingga lebih nyaman untuk mengikat badan kuda saat ditarik,” jelasnya.
Berkat trik cerdik dan kerja sama tim yang solid, proses evakuasi dramatis tersebut berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 18 menit. (populi.id/Dewi Rukmini)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



