• Tentang Kami
Saturday, May 30, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Jemput Bola Atasi Persoalan Sampah, Warga Gunungketur Operasikan 9 Gerobak Transporter

Sistem gerobak transporter ini sebagai upaya untuk mengalihkan pembuangan sampah lewat depo

byGalih Priatmojo
February 3, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jemput Bola Atasi Persoalan Sampah, Warga Gunungketur Operasikan 9 Gerobak Transporter

gerobak transporter untuk memindahkan sampah warga di Kemantren Pakualam Kota Yogyakarta menuju truk sampah. [Dok. Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sebagai upaya menyelesaikan persoalan sampah di Kota Yogyakarta, Kalurahan Gunungketur, Kemantren Pakualaman mempelopori sistem pengangkutan sampah menggunakan gerobak transporter.

Lurah Gunungketur, Sunarni mengatakan Sebanyak sembilan gerobak transporter telah disiapkan untuk mengangkut sampah dari warga di sembilan RW yang terdapat di kelurahan tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

“Tiap RW kami sediakan satu transpoter. Di Kelurahan Gunungketur sendiri terdapat sembilan RW. Nantinya akan kami tambah terus transpoter ini,” katanya saat launching pengolahan sampah berbasis wilayah di Kantor Kelurahan Gunungketur seperti dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta, Senin (3/2/2025).

Ia menjelaskan sistem pengangkutan sampah menggunakan gerobak transporter ini bertujuan untuk mengalihkan pembuangan sampah yang sebelumnya dilakukan warga ke depo.

“Sebelumnya warga membuang sampah di depo-depo, dengan adanya kebijakan ini warga sudah tidak diperkenankan membuang sampah secara mandiri ke depo,” ujarnya.

Sunarnari mengungkapkan Warga Gunungketur hampir seluruhnya menjadi pelanggan transpoter tersebut. Dari sekitar 750 Kepala Keluarga (KK) warga Gunungketur yang berdomisili di wilayah tersebut, sudah sekitar 90 persen menjadi pelanggan gerobak transporter ini.

“Sudah 90 persen warga Gunungketur menjadi pelanggan penggerobak transpoter ini. Untuk memastikan legalitas para transporter, para transporter ini juga telah dibekali kartu identitas,” katanya.

Pihaknya sangat mengapresiasi para transporter dan warga karena sudah berperan aktif dalam pengelolaan sampah berbasis kewilayahan ini.

“Alhamdulillah masyarakat dan para transporter sangat menyambut baik dengan adanya program ini. Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat,” bebernya.

Meski sampahnya telah diangkut oleh penggerobak transporter, warga juga harus tetap memilah sampahnya di rumah mereka, karena jika tidak maka penggerobak tidak akan mengambil sampah tersebut.

“Pemilahan ini diperlukan untuk proses selanjutnya, yakni pengelolaan yang bekerja sama dengan pihak ketiga. Jadi kami tidak menggunakan depo. Warga wajib memilah,” paparnya.

Saat ditanya terkait retribusi, pihaknya mengatakan jika retribusi masih sesuai Peraturan Daerah (Perda) yakni warga masih dibebani Rp. 3.000 per bulan. Namun, lanjutnya, biaya tersebut diluar biaya untuk penggrobak transporter.

“Rp 3.000 ini diluar biaya untuk transporter. Biaya transporter ini kami serahkan ke masing-masing RW. Jadi tiap RW biayanya berbeda-beda tergantung kesepatakan mereka. Ada yang flat, tiap KK sama. Ada juga yang berbeda diukur dari banyaknya sampah yang diangkut,” ungkapnya.

Salah satu penggerobak adalah Andi Pronoaksoro. Ia menuturkan proses pengambilan sampah dilakukan oleh penggerobak transporter dari rumah ke rumah.

“Tugas saya khusus di RW 4 Gunungketur. Biasanya untuk menyelesaikan pengangkutan sampah memerlukan waktu selama dua jam. Di RW 4 sendiri terdapat dari 79 pelanggan. Satu gerobak kira-kira cukup untuk 80-90 rumah,” katanya.

Tags: gerobak transporterGunungketurKota YogyakartaPakualamansampah

Related Posts

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

May 17, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat mencoba cap batik di Koperasi Merah Putih Gunungketur, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

May 16, 2026
Aktivitas perajin tahu di tempat produksi tahu Bu Sum, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).

Harga Kedelai Melonjak Imbas Nilai Tukar Rupiah Lemah, Perajin Tahu di Yogyakarta Lakukan Strategi Ini

May 13, 2026
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Waean Harmawan, dan jajarannya saat memantau stok hewan kurban di UD Seger Farm Pakuncen, Kota Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).

Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Meski Bergantung Pasokan dari Luar Daerah

May 10, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wadoyo saat rumah warga Purwonikanti, Pakualaman Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

40 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Koniadi Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkot Yogyakarta

May 10, 2026
hewan pengerat tikus menjadi satu di antara yang menyebabkan penyebaran penyakit hantavirus. Saat ini penyakit tersebut telah memasuki wilayah Kota Yogyakarta

Kasus Hantavirus Pernah Muncul di Kota Yogyakarta, Dinkes Imbau Masyarakat Jangan Panik dan Jaga PHBS

May 10, 2026
Next Post
Sorot Rencana Impor Sapi Perah untuk MBG, Guru Besar UGM Minta Pemerintah Waspadai Hal Ini

Pemkab Bantul Sebut Kasus PMK di Wilayahnya Telah Terkendali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.