YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sebanyak 494 calon jemaah haji asal Kota Yogyakarta siap diberangkatkan ke Tanah Suci secara bertahap dalam empat kelompok terbang (kloter) pada 2026.
Ratusan jemaah calon haji (calhaj) tersebut akan diberangkatkan lewat Embarkasi Yogyakarta di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kabupaten Kulon Progo, DIY mulai 21 April 2026.
Dari ratusan calhaj asal Kota Yogyakarta itu, Sarminiah menjadi jemaah tertua yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. Warga Kemantren Pakualaman itu akan memenuhi panggilan ilahi untuk menunaikan ibadah haji di usia 85 tahun.
Meski sudah berusia renta, namun Sarminiah mengaku tidak didampingi oleh anaknya. Dia mantap berangkat ibadah haji sendiri bersama rombongan calhaj dari Kota Yogyakarta.
“Saya mendaftarnya sendiri, tapi kan dari wilayah temennya banyak. Insya Allah masih kuat,” katanya kepada Populi.id, Rabu (15/4/2026).
Sarminiah bercerita, panggilan untuk menunaikan ibadah haji muncul setelah pulang dari umrah pada 2011. Bahkan keberangkatan umrah tersebut sangat mendadak dan tanpa persiapan, karena Sarminiah tiba-tiba diajak berangkat umrah saat menjenguk saudara di Jakarta.
Lepas pulang umrah ke Indonesia, ternyata kerinduan Sarminiah terhadap Baitullah tak terbendung. Oleh karena itu, Sarminiah mendaftarkan diri untuk berangkat haji pada 2011. Kini, 10 tahun berlalu akhirnya tiba giliran Sarminiah menjawab panggilan Allah menunaikan rukun Islam kelima.
“Alhamdulillah tahun ini berangkat. Saya pesan kepada teman-teman kalau sudah punya niat berangkat haji, tidak usah menunggu umur tua seperti saya. Ada kesempatan haji, ya berangkat,” ucap Sarminiah.
“Sebenarnya saya juga tidak sengaja menunggu, karena dulu saya kerja, jadinya harus pamit. Apalagi anak saya masih kecil-kecil, masak harus meninggalkan anak padahal haji kan lama, jadi cari waktu,” jelas mantan Lurah Keparakan itu.
Lebih lanjut, Sarminiah menyebut tidak ada persiapan khusus selama menunggu waktu keberangkatan menunaikan ibadah haji. Dia hanya menjaga kesehatan tubuh dengan berjalan kaki di sekitar rumah dan menghafalkan doa-doa penting sebagai modal bacaan di Tanah Suci.
“Biar di sana tidak hanya diam. Semoga Allah masih maringi (memberikan) umur dan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, berpesan kepada para calon jamaah haji agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalani ibadah haji dengan khusyuk.
“Kekompakan itu sangat penting. Kalau ada barang yang ketinggalan di hotel, maka bisa saling membantu dan mengingatkan. Sebagai warga Kota Yogyakarta diharap menjaga nama baik daerah dan menjunjung semangat Segoro Amarto (semangat gotong royong agawe maju ing Kota Ngayogyakarta),” papar dia.
Wawan juga mengingatkan para calon jemaah haji untuk tidak menerima tamu sehari sebelum keberangkatan. Dia memberi saran agar H-1 berangkat haji, bisa digunakan untuk istirahat demi menjaga kesehatan.
“Monggo kalau mau berangkat, jangan menerima tamu. Tapi justru sebelum berangkat sudah istirahat supaya dalam perjalanan nanti lancat dan fresh (segar),” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)












