• Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Dari Koalisi ke Otonomi, Rocky Gerung Sebut Prabowo Tak Butuh Jokowi Lagi

Menurut Rocky, secara kalkulasi politik praktis, Prabowo Subianto kini berada di titik di mana ia tidak lagi memiliki ketergantungan pada sosok Jokowi.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
April 16, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Keberadaan Joko Widodo yang membayangi pemerintahan Presiden Prabowo, keduanya pun santer disebut sebagai matahari kembar

Keberadaan Joko Widodo yang membayangi pemerintahan Presiden Prabowo, keduanya pun santer disebut sebagai matahari kembar. [Instagram/Prabowo]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Dinamika politik Indonesia pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mulai menunjukkan pergeseran dalam hubungan antara mantan Presiden Joko Widodo dan presiden terpilih Prabowo Subianto. Pengamat politik, Rocky Gerung, menilai bahwa kemesraan politik yang selama ini terlihat mulai retak, seiring dengan langkah Prabowo yang kian menunjukkan kemandirian strategis.

Menurut Rocky, secara kalkulasi politik praktis, Prabowo Subianto kini berada di titik di mana ia tidak lagi memiliki ketergantungan pada sosok Jokowi. Seluruh instrumen kemenangan yang sebelumnya dipinjam dari pengaruh Jokowi dianggap telah sepenuhnya berpindah tangan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Balas Sindiran Inflasi Pengamat Seskab Teddy, Mahfud MD: Ada Juga Inflasi Jabatan

Prabowo Kutuk Serangan Air Keras ke Andrie Yunus: Tak Ada Impunitas

Rocky menyoroti bagaimana strategi kampanye “Gemoy” yang identik dengan gaya politik Jokowi telah berhasil mengantarkan Prabowo ke kursi kepemimpinan. Namun, setelah kemenangan diraih, formula tersebut dianggap sudah kadaluwarsa bagi sang Jenderal.

“Prabowo tiga kali ikut Pemilu jadi singa, jadi macan, kalah. Satu kali Prabowo jadi gemoy, malah menang dia,” ujar Rocky dalam sebuah siniar di kanal YouTube Total Politik, dikutip Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan itu menandakan Prabowo telah berhasil melakukan “akuisisi” energi politik dari Jokowi.

“Winning strategy-nya adalah winning strateginya Jokowi. Nah, sekarang Pak Prabowo sepertinya tidak memakai lagi itu the winning strategy karena dia sudah serap sepenuhnya the winning energy dari Jokowi,” tegas Rocky.

Rocky berpendapat bahwa efektivitas Jokowi di panggung politik justru menurun setelah ia mulai terlalu sering tampil secara terbuka untuk mengamankan kepentingan kelompok kecilnya, seperti usahanya membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal ini berbanding terbalik dengan Prabowo yang mulai bermain di ranah elit internasional tanpa perlu berkonsultasi dengan “mentor” lamanya.

Saat ditanya apakah Prabowo masih membutuhkan Jokowi, Rocky menjawab dengan lugas.

“Enggak butuhlah. Buat apa butuhnya Pak Prabowo pada Jokowi? Ya butuh secara persahabatan mungkin, tapi secara politik kan enggak butuh apa-apa lagi,” ungkapnya.

Rocky menilai Jokowi menjadi tidak efektif lagi karena gerakannya terlalu terlihat di permukaan.

Salah satu sinyal kuat kemandirian Prabowo adalah keberaniannya menjalin komunikasi kembali dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Rocky melihat ini sebagai tanda bahwa Prabowo sedang merumuskan “winning formula” baru untuk masa pemerintahannya ke depan, yang mungkin saja meninggalkan garis kebijakan Jokowi.

Pertemuan atau upaya komunikasi dengan Megawati dianggap sebagai langkah seorang “komandan” yang tidak ingin strateginya terbaca oleh lawan maupun kawan lama.

“Bagi seorang komandan itu satu kali dipakai strategi untuk satu jenis perang tertentu, enggak mungkin diulang strateginya. Kalau diulang kebaca dong sama lawan,” jelas Rocky.

Rocky juga mengamati bagaimana Prabowo mulai memposisikan diri sebagai pemain utama di kancah global melalui komunikasi langsung dengan pemimpin dunia seperti Donald Trump, Xi Jinping, hingga Vladimir Putin. Langkah-langkah ini dilakukan secara mandiri, yang menurut Rocky, sulit diikuti oleh kapasitas politik Jokowi saat ini.

Lebih jauh, Rocky menduga Prabowo ingin mengembalikan identitas politiknya yang berakar pada sejarah, mungkin dengan menghidupkan kembali semangat Asia-Afrika atau gagasan sosialisme yang lebih ideologis. Dalam pandangan Rocky, Prabowo sedang bersiap meninggalkan era Jokowi untuk masuk ke era Prabowo yang lebih berdaulat secara politik dan strategis.

Tags: Jokowikoalisipolitikpraboworocky gerung

Related Posts

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi sentilan Seskab Teddy soal istilah inflasi pengamat dalam channel YouTube-nya Terus Terang

Balas Sindiran Inflasi Pengamat Seskab Teddy, Mahfud MD: Ada Juga Inflasi Jabatan

April 15, 2026
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Kutuk Serangan Air Keras ke Andrie Yunus: Tak Ada Impunitas

March 20, 2026
Seskab merilis foto lawas Prabowo dengan Raja Abdullah II saat presiden tengah berada di Yordania.

Seskab Unggah Foto Lawas Prabowo dengan Raja Abdullah II, Netizen: Pak Pulang Pak

February 26, 2026
Ilustrasi tembok ratapan solo yang mengarah ke kediaman atau rumah Jokowi.

5 Tempat Korban Vandalisme Digital Serupa Rumah Jokowi, Ternyata Ada Kediaman Presiden

February 25, 2026
Ilustrasi simbol perlawanan dan kritik atas kebijakan yang mencederai demokrasi dan supremasi masyarakat sipil

Teror Berulang di BEM UGM, Siapa Dalangnya?

February 23, 2026
Mahfud MD dalam program acaranya bertajuk Terus Terang

4 Catatan Mahfud MD Soal Penegakan Hukum hingga Tata Kelola Sosial di Indonesia

February 18, 2026
Next Post
gedung Ombudsman RI di jakarta

Hanya 6 Hari Menjabat: Jejak Ironis Ketua Ombudsman Hery Susanto, dari Aktivis hingga Tersangka Korupsi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.